Cinta Sang Dewa Dingin

Cinta Sang Dewa Dingin
EPISODE. 73


__ADS_3

Ada sedikit senyum tulus keluar dari bibir Ivona. Dia tidak menyangka gadis remaja itu memiliki kasih sayang yang begitu besar terhadap kakaknya sehingga dia sampai merendahkan dirinya di depan Ivona.


""Baiklah.


""Panggil dia. Aku akan memeriksa denyut nadinya.


""Baik Putri. Kaisar itu sangat senang.


"Dia menarik Putranya sedikit tak sabar takut wanita bercadar itu berubah pikiran.


Ivona memeriksa nadi laki-laki itu.


Sementara yang di periksa hanya memandang mata hijau Ivona yang begitu tajam dan misterius.


Lelaki itu merasa Mata itu seakan menyimpan rahasia di balik rahasia.


""Menyembuhkannya akan sedikit menghabiskan waktu satu bulan.


"Karena racun di tubuhmu sudah ada sejak di kandungan.


""Terimakasih Putri.


"Walaupun harus menunggu satu bulan Putraku baru sembuh. Itu tidak masalah.


Ucap Kaisar Tua dengan semangat.


Perjalanan panjang yang di tempuh saat ini menghasilkan sesuatu yang sangat berharga, bahkan dirinya tidak pernah membayangkan hal ini.


Sementara Putra Mahkota itu terkejut.


""Wanita ini memang luar biasa.


Batinya sedikit bernafas lega.


Ada secercah harapan di hatinya.


""Makanlah pil ini sekali tiga hari. Jika pil ini sudah habis.


"Maka selama dua bulan Jangan mencoba menggunakan tenaga dalammu karena dapat menimbulkan efek samping yang bisa menghambat proses penyembuhannya.


Jelas Ivona.


""Terimakasih Putri Mahkota. Aku bisa melakukanya.


Ucap Putra Mahkota dengan tulus.


Senyum indahnya terukir di bibirnya yang masih pucat.


Lagian selama penyakitnya semakin parah dirinya tidak menggunakan tenaga dalam lagi.


Putra Mahkota itu berdiri sambil membungkuk.


Sang Kasim Tua itu kembali terkejut saat mengambil pil itu.


""Ini..kenapa Putri memberikan pil Eleksir yang sangat berharga dan langka seperti ini.

__ADS_1


Tanya Kasim Tua dengan raut wajah penasaran. Tangannya bergetar sambil memegang botol pil itu.


Kaisar tua beserta Putranya terkejut dan mereka semua menatap Ivona dengan pertanyaan yang sama.


""Racun yang ada di tubuh Putra Mahkota sudah mendarah daging.


"Jika pil biasa tidak akan mampu untuk menyembuhkannya.


'Walaupun pil yang di minum Putra Mahkota adalah pil yang terbuat dari bahan bahan langka selama ini.


"Hal itu tidak akan berpengaruh pada proses penyembuhannya.


"Saat ini hanya pil Eleksir yang sudah di murnikan dengan Bunga Teratai salju yang bisa menyembuhkan racun Putra Mahkota.


Mereka yang mendengar itu sangat terkejut. Mereka tidak menyangka Ivona akan memberikan  bunga Teratai salju yang sangat berharga dan hanya ada tumbuh di kerajaan Teratai Salju.


Bahkan Bunga itu hanya mekar seratus tahun sekali. Dan itupun harus di penuhi cahaya sihir untuk melindungi bunga itu dari cuaca yang berubah ubah.


Saat ini wanita bercadar itu memberikanya  seperti memberikan Bunga biasa yang dapat  tumbuh di alam liar.


""Putri Mahkota....apa Putri tidak merasa rugi telah memberikan Bunga salju yang bergitu berharga ke pada Putraku?


Tanya Kaisar. Selama ini dia sudah mendengar kerajaan dari dataran rendah itu telah di jajah oleh kerajaan Teratai salju selama satu tahun ini.


Bahkan kerajaan Teratai Salju tidak segan-segan membunuh masyarakat yang tidak bersalah.


Wanita ini telah memurnikan Bunga Teratai salju itu sehingga menjadi Eleksir yang sangat berharga dan memberikanya kepada Putranya. Walaupun dia menginginkan kesembuhan Putranya dia tidak ingin mengambil barang yang memang sudah milik kerajaan itu.


""Ambillah...nyawa Putramu lebih berharga di bandingkan Bunga itu.


Kaisar Tua yang mendengar perkataan Ivona  sungguh terharu sampai matanya bermerah dia tidak menyangka wanita itu mempunyai hati seperti Malaikat.


"Terimakasih Putri aku akan segera mengirim pengawalku untuk melaporkan permohonan ku ini ke pada Kaisar Phoenix.


"Mulai sekarang  aku akan menyerahkan posisi kesepuluh ke pada kerajaan Putri.


"Aku juga akan mengirim sepuluh ribu karung gandum untuk kerajaan Giok.


Ucapnya tulus. Yang di berikan itu tidak seberapa dengan apa yang sudah di terimanya.


""Terimakasih yang mulia. Senyum manis Ivona muncul di balik cadarnya.


Dia merasa tenang sekarang beberapa tahun kedepan dia dapat mengatasi makanan pokok untuk masyarakat kerajaan Giok.


""Terimakasih yang Mulia. Zhang merasa senang. Akhirnya masalah yang sudah di pikirkannya selama  dua bulan ini dapat teratasi.


Dia melihat Ivona. Berkat Ivona dia bisa mencapai semua hal ini. Bahkan nyawanya sekalipun tidak dapat membayar utang budinya kepada Ivona.


Ivona dan rombonganya keluar dari restoran itu.


Kaisar dari kerajaan bulan menghampirinya.


""Salam kepada Putri Mahkota dan Putra Mahkota kerajaan Giok.


Hormatnya Sambil membungkuk.dia telah menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri apa yang di lakukan Ivona. Dia merasa kagum sekaligus menyukai Ivona.

__ADS_1


""Putri Mahkota karena perjalanan kita searah dan tujuan yang sama.


"Bagaimana Putri Mahkota pergi bersamaku menaiki kreta kudaku.


Tawarnya dengan sedikit senyum mengodanya yang membuat wajahnya yang tampan kini semakin bertambah tampan.


""Maaf yang Mulia. Putri Mahkota kami tidak suka satu kreta dengan orang asing.


Ucap kakek Tua datar dia dapat melihat tatapan memuja dari Pria muda itu untuk Ratunya.


Ivona dan yang lainnya tidak memperdulikan kerajaan Bulan yang sedikit terkejut saat mendengar perkataan salah seorang pengawalnya.


Mereka tetap berjalan menuju kreta kudanya.


""Putri Mahkota...teriak Kaisar bulan sedikit meninggi...


Dia tidak perduli dengan tatapan orang-orang yang masih tertinggal disana.


""Yang Mulia Kaisar. Mohon pengertiannya. Ucap Ivona datar.


Sehingga Kaisar muda yang sudah berjalan mengejarnya menghentikan langkahnya.


Tubuhnya merasa kaku.


Saat Ivona memanggilnya Kaisar.


""Ckk...bahkan kerajaan yang cukup jauh dari kerajaanya mengetahui bahwa dirinya sudah menjadi Kaisar sejak enam bulan yang lalu. Batinya.


Kreta mewah dan besar terparkir cantik di depan Rombongan Ivona. Ivona di tuntun ke dalam kreta itu dengan lembut bak barang berharga yang takut lecet.


""Wahh...apakah keempat tiang di kreta itu Emas murni.


Ucap pengawal Kaisar mudah itu dengan mata berbinar..


Jiwa banditnya seketika meronta-ronta.


''berhentilah memikirkan yang aneh-aneh.


""Bukankah kau bilang kerajaan mereka kecil dan miskin. Bahkan kehidupannya sangat melarat?


""Apakah informasi mu itu salah. Bentak Kaisar bulan ke pada Pengawalnya.


Maksud dan tujuanya ingin menawarkan satu kreta dengan Ivona karena dia merasa kasihan dengan Ivona dan Putranya yang harus duduk di kreta kecil dan sangat bergoyang.


Pikiranya sudah sempat membayangkan kreta kuda Ivona sangat kecil dan jika berjalan akan terasa goncangannya.


Bukan Tampa sebab dirinya berpikir seperti itu.


Ternyata hal yang dia lihat sungguh berbeda. Bahkan wanita itu memiliki kreta yang sangat megah dan besar...dingding kreta itu bahkan di lapisi emas murni. Kreta seperti itu hanya di miliki Putra Mahkota Phoenix. Melihat hal itu dirinya sedikit ragu dengan informasi yang di terimanya.


Sementara pengawal itu merasa takut. Melihat kaisarnya yang menampilkan raut kekecewaannya.


"Maaf yang Mulia. Memang seperti itulah informasi yang hamba terima. Ucapnya gugup.


""Apakah informasi yang kau terima itu murni setelah kerajaan itu menang dari kerajaan Teratai Salju? Dia menatap tajam pengawalnya itu.

__ADS_1


Pengawal itu semakin ketakutan.


__ADS_2