Cinta Sang Dewa Dingin

Cinta Sang Dewa Dingin
EPISODE. 85


__ADS_3

Nyawa mereka sekarang di ujung tanduk.


Sementara mayat kedua kanselir itu Telah di bereskan pengawal Istana.


""Bukankah kau bilang Putri kedua mu wanita lembut?


Tanya Ivona kepada istri kanselir kanan atau ibu dari selir pertama.


""Lalu kenapa dia mempunyai mulut yang tajam.


""Dialah yang mendorong Putra kanselir kiri untuk melecehkan ku.


""Apakah kau tidak tau. Putrimu itu bahkan sudah menjajahkan tumbuhnya kepada banyak pria.


Bahkan  pria hidung belang  saja di layaninya.


""Cuiihh..menjijikkan


""Tidak... Putri ku tidak seperti itu. Jawab ibu selir pertama serak. Air matanya telah mengering menangisi nasib suaminya yang mengenaskan.


Apalagi melihat Putri kesayangannya yang sudah tak berdaya di depan sana.  Membuat hatinya teriris.


Kali ini Ivona melarang Jing mi untuk melayangkan jarumnya.


""Apa kamu tidak tau hal itu. Atau kau pura-pura tidak tau?


Ivona tidak memperdulikan mata wanita paruh baya yang sudah bengkak.


""Bahkan dia pernah mengugurkan kandunganya beberapa kali.


""Degg..wanita itu menggeleng tak percaya.


Orang-orang di aula itu Terbelalak.


Keluarga  seperti apakah yang di hadapan mereka.


""Mengugurkan kandungan adalah dosa yang paling besar Apalagi di sengaja.


""Manusia macam apa yang kau sebut berhati mulia itu.


Ivona kembali melayangkan kata-kata menyakitkan untuk wanita paruh baya itu.


"Dia adalah sosok iblis yang bahkan tega membunuh anaknya sendiri..Ucap Ivona bergetar. Dia sudah mempunyai anak. Dia tidak bisa membayangkan hal itu.


""Dan kau mau Tau. Bahkan Putri Pertamamu juga menjajah kan Tubuhnya.


""Deg..


""Ti-


""Syup..tubuh selir pertama langsung kaku bahkan posisinya lebih mengerikan di banding dengan yang lain.


Tubuhnya mencium lantai yang sudah bersimbah darah wanita paruh baya yang baru saja meregangkan nyawanya di sana.


""Dan Kau..


Ivona menatap seorang pria.


Pria berjubah Biru.


Dia adalah Putra Mahkota dari kerajaan Duyung.


""Ivona mendekati meja kerajaan itu.. orang-orang mundur kebelakang memberi akses untuk Ivona. Mereka menantikan apa yang akan di lakukan Ivona.


Tanpa di perintah mereka menutup mulut mereka rapat-rapat. Jangan sampai suara dari mulut mereka mengganggu wanita itu.


""Bukankah sedari tadi mulutmu ikut berkoar-koar.


"Dan kau mengatakan ingin membunuhku dengan tanganmu yang menjijikkan itu?


"Tapi perlu kau ketahui.

__ADS_1


"Aku akan melenyapkan mu duluan.


Mata hijau Ivona bersinar terang. Suasana dia aula itu semakin tidak terkendali. Orang-orang di sana bertanya-tanya dalam hati mereka masing-masing.


"Apakah mereka telah menghina wanita ini tadi? Mereka sangat Cemas.


Mereka takut hidup mereka berakhir seperti selir Matahari dan kedua keluarga Kanselir itu.


Saat ini kehancuran juga sedang  menanti Putra Mahkota dari kerajaan Duyung.


""Semoga aku masih selamat dan menghirup udara Besok.


"Ya Dewa ingatkan lah hamba mu ini. Untuk menjauh dan tidak mengusik Wanita bercadar hijau ini. Batin Mereka masing-masing dengan raut wajah keseriusan.


""Apakah kau Putri Mahkota dari Kerajaan Duyung?


"Iya. Putri Mahkota. Wanita berparas cantik dan anggun menjawab Ivona sedikit menunduk.


Walaupun dia penasaran. Dia menekan rasa penasarannya.


""Ckk...sayang sekali


""Selama ini kau telah di tipu laki-laki bajingan ini.


""Deg...


""Mak..maksud Putri Mahkota?


""Apakah kau tidak tau bahwa suami bajingan mu ini telah berselingkuh di belakangmu?


""Tidak Putri...dia adalah sosok pria yang setia.


""Apakah kau yakin?


""Sayang jangan dengarkan wanita itu.


Saat Jing mi ingin melayangkan jarumnya Ivona mengangkat tanganya.


""Baik yang Mulia. Jawab Jing mi.


""Kau mau tau siapa wanita selingkuhan suamimu?


Wanita itu menggeleng bibirnya yang telah keluh untuk mengatakan sesuatu.


""Dia...wanita yang sedang mencium lantai itu.


Tunjuk Ivona mengarah selir pertama.


Semua mata tercengang tak terkecuali Ba Xi'an  yang sudah mulai sadar.


Sang Kaisar dan Permaisuri yang mendapatkan hal yang bertubi-tubi itu kini menahan rasa amarah yang sudah bergejolak di dada.


Permaisuri yang tidak bisa menahan rasa kesalnya yang sudah ke ubun-ubun kini menangis sejadi-jadinya.


Dirinya tidak menyangka dia akan mempunyai menantu yang berhati busuk dan juga Kotor.


"Tidak jangan percaya perkataanya sayang...semuanya itu salah.


Ucap Putra Mahkota Duyung itu mencoba menyentuh tangan istrinya dan hal itu di tepis langsung Putri Mahkota Duyung.


"Salah. Apakah harus kukasih tau di mana saja kalian melakukan hubungan layaknya suami Istri?


""Bahkan selir Pertama itu juga sama dengan adiknya... mengugurkan kandungannya.


""Ah.. sungguh sayang padahal kau sudah bertahun-tahun menunggu kehadiran seorang anak. Ivona berkata santai.


Sementara Putra Mahkota kerajaan Duyung itu terkejut. Dirinya tidak mengetahui bahwa kekasih gelapnya itu Hamil.


Dia melirik Selir pertama yang sudah berpenampilan Hancur.


Ada sorot ketidak sukaan di Matanya. Selama ini dirinya telah merindukan kehadiran anak.

__ADS_1


Sebelum dia merasakan bagaimana rasanya punya anak.  Ternyata wanita itu sudah membunuhnya sendiri.


""Kenapa?


""Apakah kau ingin membalas dendam atas kematian anakmu?


"Semua yang kau katakan itu tidak benar


Putra Mahkota itu masih mengelak.


""Hahaha.


"Kau adalah Manusia yang tidak bersyukur dan berterimakasih.


""Kau dulunya seorang pelayan.


"Tetapi karena Putri Mahkota mencintaimu dia mau menikah dengan Pria parasit sepertimu.  Bahkan Putri Mahkota mengangkat derajat mu menjadi Putra Mahkota.


""Apakah yang kukatakan juga salah.


""Putra Mahkota itu tertekun. Hanya beberapa orang yang mengetahui identitasnya.


""Kau manusia yang serakah. Di kasih hati minta jantung.


""Plakk


"Ahh


"Plakk...Plakk


""Uhukk.. uhukk. Putra Mahkota itu memuntahkan darah dari mulutnya.


Cambukan di layangkan Ivona langsung ke tubuh Putra Mahkota itu.


Penghuni aula itu bergidik negeri melihat aksi brutal Ivona.


Ivona masih mengingat jelas saat laki-laki itu mencaci makinya dan menatapnya penuh hina.


""Mengakulah..maka kematianmu tidak terlalu tersiksa. Ivona berkata dingin.


Sementara Putra Mahkota itu masih dengan keras kepalanya.


""Putri Mahkota. Bukankah Putri sudah berlebihan menyiksanya.


""Dia tidak mengaku.


""Mohon Putri Mahkota menghentikan penyiksaan terhadap Putra Mahkota itu.


Suara berat seorang pria membuyarkan lamunan para penghuni aula itu. Seketika semua orang melihat ke arah seorang pria. Pria Berwajah tampan rupawan.


Dia Putra Mahkota dari kerajaan fantasi.


Sebenarnya lelaki itu tidak berniat untuk mengurui Ivona. Tetapi dia sangat kasihan melihat istrinya seakan mual melihat aksi brutal Wanita bercadar itu.


'"Apakah menurutmu aku tipe orang yang suka berbicara tanpa bukti?


"Maaf..Aku tidak menganggap Putri seperti itu.


Ucap Putra Mahkota Fantasi


"Karena kau sudah meragukan ku. Setelah ini aku akan memberikan sedikit pelajaran untuk..Mu.


Semua yang disana Merasa kasihan melihat Putra Mahkota fantasi yang sudah mematung mendengar perkataan Ivona.


Sebenarnya dia Tidak takut dengan ancaman wanita itu karena sejak lahir sampai sekarang dia adalah orang yang lurus.


Dia bertanya-tanya dalam hati pelajaran seperti apa yang di kasih wanita itu kepadanya.


Dia melihat ke arah istrinya yang sudah gemetaran.


""Apakah dia menginginkan Istri ku. Batinya.

__ADS_1


__ADS_2