
Bukankah kau yang memulainya? Ba Xi'an turun dari singgasana sana.
""Baiklah...tapi mohon yang mulia disitu saja. Ivona takut pria itu terlalu dekat dengannya. Bahkan secara tidak sadar Ivona memegang cadarnya takut longgar dan terlepas.
Semua interaksi Ivona di perhatikan Ba Xi'an. Bahkan dia mengerutkan keningnya.
"Jika kau jujur maka aku akan mengakhiri kematianmu yang tidak menyakitkan dan kau bisa menyusul Putramu ke Neraka. Ucap Ivona dingin.
Setiap tindakan dan ucapan Ivona membuat ngeri suasana di aula itu. Sementara di sisi yang lain selir pertama sudah gelisah seperti keluarganya yang lain.
Ivona melepaskan jarum yang ada di tubuh pelayan itu.
Keadaanya kini mengganaskan. Karena Jing mi dengan semangat empat limanya mencambuk tubuh wanita itu.
Wanita itu sekuat tenaga mencoba berdiri.
Sebelum kematian menjemputnya. Dia ingin membersihkan nama mantan Nonanya itu. Di lubuk hatinya yang terdalam. Dia menyayangi wanita itu seperti Putrinya sendiri.
Akibat nafsu dan keserakahannya Dia menjadi manusia yang mempunyai hati yang tidak manusiawi. Air matanya mengalir deras mengingat mantan Nonanya.
""Katakan..suara Berat Ba Xi'an sedingin salju di kutub Utara.
Wanita itu berucap sambil bergetar.
""Yang Mulia Putra Mahkota
""Beberapa tahun yang lalu.
"Sebenarnya bukan..bukan selir ketiga yang meracuni selir Kelima.
""Braakk..
""Coba katakan dengan jelas. Ba Xi'an menarik tubuh Wanita itu dengan sihirnya. Matanya menatap tajam wanita paruh baya itu.
""Yang Mulia..hiks..
"Hamba mohon ampuni hamba hiks.
""Sebenarnya hamba istri yang sudah menikah dengan kanselir kiri dua puluh tahun yang lalu.
Semua orang di sana terkejut batin.
Termasuk Kaisar Phoenix.
Suasana di aula semakin memanas.
Saat mendengar perkataan wanita itu.
Tubuh Kanselir kiri sudah membeku di tempat.
Sementara istri sahnya sudah pingsan. Dirinya sudah tidak sanggup menerima hal seberat ini.
""Bukankah kau pelayan di kediman kanselir kanan terdahulu? Ba Xi'an mencoba bersabar.
""Hamba memang pelayan di sana sejak masih remaja.
""Dan setelah hamba menikah dengan kanselir kiri hamba meminta izin dari tuan hamba terdahulu untuk pulang kampung.
" Sebenarnya karena hamba di situ sedang hamil Putra hamba.
""Dan..dan setelah saya melahirkan hamba di suruh kanselir kiri tetap menjadi pelayan di kediaman selir ketiga sebagai mata-mata.
"Dan Putraku yang di asuh oleh istri sahnya.
"Kebetulan istri sah suamiku baru melahirkan dan bayinya tidak selamat.
"Dan kanselir kiri berjanji akan menjadikanku istri sahnya suatu hari nanti.
""Aku tidak perduli dengan penjelasanmu yang panjang itu. Sekarang katakan.
"Siapa yang menyuruhmu?
""Deggg...jantung selir pertama sudah bertalu-talu sejak tadi..tubuhnya sudah bergetar hebat.
__ADS_1
""Se..selir pertama yang memerintahkan hamba.
""Yang muli--
""Diaammm..
""Brakk..Krak..
""Ahhh..
""Ba Xi'an menghempaskan tubuh selir pertama yang mencoba ingin mendekatinya.
Tubuh selir pertama langsung remuk saat tubuhnya terhempas ke beberapa meja.
Para penghuni meja langsung menghilang dari sana.
Mereka takut kena imbas amukan Putra Mahkota Ba Xi'an
""Lanjutkan.
Suara Ba Xi'an sudah berat. Hal-hal buruk telah melayang-layang di pikiranya.
Emosinya kini sudah tidak terkontrol.
""Selir pertama menyuruh keponakan hamba untuk menaruh racun di makanan selir kelima "karena selir pertama telah berjanji akan membantu keponakanku menjadi selir Tuan Ke Dua yaitu Tuan Song.
"Selir pertamalah yang mengkambing hitamkan selir ketiga.
"Sebenarnya selir ketiga tidak pernah meminta untuk menebus kami. Itu hanya siasat selir pertama dan keluarganya. Beserta kanselir kiri.
Yang Mulia...itu-
""Sraaakk...
""Sraaakk
""Ahh
Ba Xi'an menebas langsung Ke**** kanselir Kiri dan kanan menggunakan tangan kirinya.
Jika Ivona melakukan pelumpuh otot untuk menghentikan siapa saja yang mencoba menganggu persidangannya. Bedahalnya dengan Ba Xi'an. Dia akan langsung mencabut nyawanya.
Semua orang disana menahan nafas tidak ada yang berani berkutik. Kekejaman Putra Mahkota memang seperti itu sejak dahulu.
Tubuh wanita itu semakin kaku. Bahkan dirinya telah kencing di dalam gaunya.
'Lanjutkan ..titah Ba Xi'an.
Mata legamnya seperti lautan dalam.
Selir pertama melakukan itu karena ingin dirinya menjadi Permaisuri Dan menginginkan kematian selir kelima yang sedang mengandung waktu itu.
""Deegg...
Tubuh Ba Xi'an bergetar hebat.
Kilasan-kilasan muncul di benakknya. Ba Xi'an menggeleng.
Sebelum istrinya ke kuil istrinya sempat membahas tentang pelayan selir ketiga dan membahas kejadian beracun itu.
Bahkan dengan entengnya Ba Xi'an mengatakan kepada wanitanya untuk tidak membahasnya lagi. Dia juga mengatakan selir pertama itu wanita yang lembut dan tidak suka kekerasan.
""Apakah kamu sudah tau yang sebenarnya. Batin BA XI'AN. Tubuhnya lunglai
""Dialah orang yang pertama mematahkan hati istrinya.
""Maaf..Maafkan aku..Ba Xi'an menahan sesak di dadanya.
Aula itu hening.
""Kenapa Lelaki brengsek itu Diam . Batin Ivona.
Sebuah suara terdengar di gendang telinga mereka seperti air jernih yang menyiram tenggorokan yang sudah lama kering.
__ADS_1
""Kalian sudah bebas berbicara.
Ucap Ivona sambil duduk santai dan memakan cemilan serta menyesapkan teh.
Pertunjukan yang di nantikan untuk selir pertama itu telah di tunggu-tunggunya.
Saat Ivona sudah membebaskan mereka...
berbondong suara menghampiri suasana aula yang sudah lama sunyi itu.
""Apakah selir pertama itu sudah gila.
""Apakah kita sudah di bodohi dengan wajah polosnya selama ini.
""Apakah kita selama ini telah salah menilainya.
""Di balik wajahnya yang pura-pura polos itu ternyata dia mempunyai wajah iblis.
Ruan dan Yuan tak ketinggalan
""Semoga Putra Mahkota menyiksanya dengan kejam bahkan kematian tidak akan cukup untuknya. Yuan menggeram
"Gara-gara perbuatanya mantan selir ketiga dan keluarganya dapat hukuman p*ng**l.
Ruan bahkan bergidik ngeri membayangkanya.
"Wanita itu sungguh keji Dia telah mengorbankan orang-orang yang tidak bersalah.
Xia He yang sejak tadi diam kini ikut memanaskan suasana di aula itu.
Ketiga hewan suci itu memutar bola matanya malas.
""Baguslah jika mata kalian sudah terbuka. Ucapan hewan suci Burung.
Ketiga pemuda itu kembali tertekan. Pulang dari sini mereka akan bertanya kepada hewan suci mereka masing-masing.
""Mudah-mudahan Dia mendapatkan hal yang sama dan bahkan lebih dari itu. Ucap gadis remaja dari kerajaan Persik Emas.
Sejak awal dia tidak menyukai wajah sok polos Selir pertama.
""Aku dengar Putra Mahkota sangat mencintai selir kelima. Ucap Kaisar Kunlun.
""Byuur...
""Uhukk -uhuk.
""Yang Mulia tidak apa-apa.
'"Tidak.. Ivona mengangkat tanganya supaya pelayan wanita itu tidak mendekatinya. Dia takut pelayan itu melihat wajahnya yang sudah merona.
""Itu hanya sekedar gosip. Batin Ivona.
Brakk..
""Sraakk..
""Ahh
Wanita paruh bayah itu langsung meregangkan nyawa.
semua orang di ruangan itu langsung menahan nafasnya saat tindakan yang tiba-tiba dilakukan Bingwen beserta Kasim Tua.
""Pok..pok..pok.
Ivona bertepuk tangan
Aura yang saat ini di keluarkan Ivona menambahkan suasana di aula itu semakin menyesakkan dada.
Sementara Putra Mahkota yang duduk di singgasana. Bak orang linglung.
Ivona menatap Netra hijaunya ke arah keluarga kanselir kanan.
""Apa perlu kukasih tau lagi Rahasia yang sangat indah.
__ADS_1
Ivona berjalan ke meja kanselir kanan. Membuat penghuni meja itu. Mundur.
Nyawa mereka sekarang di ujung tanduk.