
Setelah memberikan sedikit pelajaran ke pada klan iblis.
Chang Lian kembali ke kerajaan langit.
"sayang terluka?
Tanya Heng Yuze.
Chang Lian memutar bola matanya.
"Jika aku terluka, Kamu pasti langsung datang. Batin Chang Lian.
"Aku tidak terluka suamiku.
Jawab Chang Lian sambil memeluk suaminya ini.
Entah kenapa dirinya sangat suka bermanja-manja di dada bidang suaminya.
Aroma tubuh suaminya begitu unik membuat Chang Lian tenang.
Saat ini Chang Lian dan Heng Yuze beserta tiga Dewa jomblo sejati menuju klan duyung.
Dimana malam ini di adakan perjamuan ke seratus tahun Putri kecil Mereka.
"Salam kepada Dewa Tinggi Putra Mahkota.
Ucap Dewa Duyung ikuti para rakyatnya
"Hmm.
Heng Yuze duduk di singgasana.
Sementara Lian duduk di himpit para kakak angkat.
Chang Lian terkagum-kagum menatap keindahan di Aula Istana kerajaan Duyung itu.
Menurutnya para manusia duyung itu sangatlah istimewa.
" Adik cantik Lap air liur mu.
Bisik Dewa Matahari
Reflek Chang Lian mengusap mulutnya.
Dewa Matahari dan Dewa Bintang terkekeh kecil.
Mereka tidak menyangka, Dewi Phoenix kecil ini sosok yang sangat mudah di tipu.
"Kakak.. Gerutu Chang Lian kesal
Heng Yuze menatap para sahabat itu dengan tajam.
Sehingga ke dua Dewa itu terdiam
"Berani-beraninya mereka menipu istriku. Batin Heng Yuze.
Jing Huli mencari-cari keberadaan sahabatnya Chang Lian.
"Itu Dia Nyonya Putra Mahkota. Guman Jing Huli, tersenyum kecil.
Mengingat panggilan Chang Lian di Dunia fana
"Salam untuk Dewa Tinggi Putra Mahkota.
Jing Huli menyapa sosok yang Maha Tinggi itu.
"Hmm.
Balas Heng Yuze datar.
Chang Lian dan Jing Huli langsung berpelukan ala Teletubbies.
"Aku sangat merindukanmu Chang Lian.
Ucapnya.
Dia tidak memanggil Chang Lian Dewi Karena Chang Lian melarangnya.
Chang Lian tidak ingin ada ke canggungan di antara mereka.
Mereka telah menjadi sahabat.
Jing Huli memanggilnya Dewi, Saat acara tertentu saja. Misalnya, saat ada pertemuan para Dewi-Dewi khusus.
Jing Huli juga sudah di nobatkan sebagai Dewi Rubah.
"Kenapa kau tidak menyapa kami.
"Kami masih senior mu.
Ujar Dewa Takdir.
Jing Huli acuh tak acuh.
__ADS_1
"Kekasihmu sedang menjalani hukuman,
"Kenapa kau malah berkeliaran disini. Ujar Dewa Matahari.
"Kenapa aku tidak boleh menghadiri perjamuan ini.
"Asal kau tau saja aku juga di undang.
"Lagian Siapa kekasihku?
Jing Huli mengerutkan keningnya.
"Siapa lagi jika bukan Dewa Hukum. Balas Dewa Bintang.
"Cihh.. Sampai kapanpun aku tidak akan mau menjadi kekasihnya.
"Ihh.. Amit-amit.
Ucap Jing Huli menunjukkan wajah mualnya.
"Kau menolak sahabatku?
"Di antara kami ber enam dialah nomor tiga yang paling tampan.
Ucap Dewa Bintang.
"Yang pertama siapa Kakak.
Lian bertanya penasaran.
"Suamimu Si Es Balok itu. jawab Dewa Bintang.
"Yang ke-dua siapa?
Dewa Takdir bertanya.
"Siapa lagi jika bukan aku.
Dewa Bintang menunjukkan senyum cerahnya.
Dewa Matahari dan Dewa Takdir memutar bola matanya.
Sahabatnya yang satu ini sungguh memiliki kenarsisan yang cukup tinggi.
"Ke mana kakak Dewa Bulan.
"Aku tidak melihatnya. Guman Lian setelah menyadari salah satu kakaknya tidak ada.
"Itu. Tunjuk Dewa Matahari menunjukkan dengan dagunya.
Bisik Jing Huli.
Jujur di di antara ke enam para Dewa yang bersahabat itu. Jing Huli paling menyukai sifat Dewa Bulan.
Dia sosok laki-laki yang paling lembut dan Dewasa.
"Dia Dewi Ular.
"Jangan sesekali kau menaruh hati kepada Dewa Bulan .
"Jika Dewi Ular tau.
"Maka tamatlah riwayat mu.
Ujar Dewa Bintang kepada Jing Huli.
Dewa Bintang tau, Gadis muda yang di sampingnya ini menyukai sahabatnya.
Dia sebagai Casanova di kerajaan langit. Mempunyai pengalaman jika seorang wanita itu menyukai lawan jenisnya.
"Kamu cocoknya dengan Dewa Hukum. Dia lebih tampan dan jauh lebih romantis dari pada si Dewa Bulan. Timpal Dewa Matahari.
"Ckk . Kenapa jadi kalian yang mengaturku.
"Ibuku saja tidak ikut campur tangan masalah jodohku .
"Memangnya kalian Siapa?
Gerutu Jing Huli kesal. Belum lagi mendayung. Perahunya sudah tenggelam.
"Terserah mu lah.
"Awas kau merengek jika kau di Jambak oleh wanita kejam itu.
Ancam Dewa Matahari.
"Cihh.. Memangnya dia berani. Guman Jing Huli.
"Kau suka dengan kakak Dewa Bulan?
Tanya Chang Lian sedikit berbisik.
"Kau ingin melarangku juga?
__ADS_1
Jing Huli menatap tajam sahabatnya itu.
"Ckk..Pikiranmu sungguh buruk kepadaku.
"Aku akan membantumu menjodohkan kalian.
Bisik Chang Lian sambil tersenyum.
"Benarkah.
Jing Huli merasa senang. Sahabatnya mendukung nya
Ke tiga Dewa yang di samping Mereka merasa curiga.
Perempuan jika sudah berencana maka masalah akan segera menghampiri. Pikir mereka.
"Syaap.
'"Hahaha
Suara tawa mengelegar di Aula itu.
Sosok berjubah hitam pekat Berdiri di tengah-tengah Aula itu.
Laki-laki yang penuh misteri itu tersenyum sinis.
Seringai licik terukir di bibir mempesonanya.
Tidak di pungkiri sosok itu sangatlah tampan dan berkharisma.
"Apa kabar Yuze.
Ucapnya berat. Bola mata merahnya menatap Dewa Tinggi Putra Mahkota yang duduk tenang di singgasana.
"Kabar baik. Jawab Heng Yuze datar.
Dia tau kehadiran kepercayaan dari ketua klan iblis itu akan menganggu ketenangan di Aula.
Para Klan Duyung langsung berbondong-bondong melompat ke dalam air. Mereka tidak mau menjadi sasaran kemarahan laki-laki berjubah hitam itu.
Seorang wanita berpakaian seksi duduk di pangkuan laki-laki itu.
Laki-laki itu bernama Fu Kai. Salah satu kepercayaan ketua klan Iblis.
Dengan tidak tau malunya perempuan itu mencium bibir tipis Fu Kai dan Fu Kai membalasnya dengan sedikit brutal.
Chang Lian mau mual melihatnya.
Dia tidak menyangka laki-laki aneh itu menunjukkan adegan tidak senonoh di depan Mereka.
"Ckk.. Bisa-bisanya dia melakukan hal rendah itu.
Guman Jing Huli.
"Kau mengenalnya.
Tanya Lian.
"Aku tidak mengenalnya. Yang aku tau dia dari klan iblis.
Terang Jing Huli.
"Klan Iblis?
Lian mengerutkan kening.
Dia sungguh heran ternyata klan iblis bebas berkeliaran.
"Mereka memang bebas,
"Hanya saja mereka tidak berani memijakkan kaki di kerajaan Langit.
"Bahkan ke pintu masuk pertama saja mereka tidak ada yang berani masuk.
"Tetapi jika mereka mengganggu alam semesta, "Maka mereka akan di lemparkan ke penjara khusus klan iblis yang ada di lembah iblis.
Bisik Dewa Matahari. seakan mengerti dengan pemikiran Lian.
Mata Merah Kai melirik Chang Lian.
Sejak dirinya memasuki Aula itu matanya selalu tertuju kepadanya.
Laki-laki tersenyum sinis.
Kai langsung mengetahui Lian sedang mengandung.
Kai berjalan menuju Lian.
"Hai Dewi Cantik.
"Paras indahmu sungguh membuatku panas dingin. Ucapnya berat.
Saat tanganya ingin menyentuh wajah Lian.
__ADS_1
Lian langsung menepisnya dengan kuat.
Heng Yuze langsung berpindah tempat di samping Istrinya.