
Sementara selir kesepuluh mengepalkan ke dua tanganya.
"Aku melihat kondisinya dulu.
"Sebelum aku dapat menyimpulkan.
"Tetapi sejauh ini belum ada satupun penyakit yang tidak bisa ku sembuhkan.
Ucapnya datar dan penuh percaya diri.
Sementara orang-orang yang mendengar itu tercengang.
"Bisa-bisanya wanita itu membual di depan Kaisar Matahari. Batin mereka.
Mulut sang Kaisar berkedut. Selama ini tabib di Kerajaanya telah menyerah untuk menyembuhkan penyakit istrinya yang tidak di ketahui apa penyebabnya.
Sekarang seorang wanita muda menawarinya untuk menyembuhkan Permaisurinya. Walaupun Kaisar itu tidak terlalu berharap dia masih memerintahkan Kasim yang di sampingnya untuk memberikan sebuah Token. Token yang hanya di miliki beberapa orang untuk bisa bebas masuk kekerajaanya maupun ke istananya.
""Terimakasih karena Putri Mahkota sudah meluangkan waktu untuk melihat kondisi Permaisuriku.
"Aku menunggu kedatangan Putri Mahkota.
"Terimakasih yang Mulia.
"Aku akan berusaha menyembuhkan Permaisuri. "Selagi nafasnya masih ada aku yakin bisa menyembuhkannya.
Ucapnya dengan tenang. Membuat suasana disana semakin ramai.
""Apa dia Dewi Obat?
""Kenapa Dia begitu percaya diri?
Bisik-bisik itu bahkan membuat Jing mi jengkel.
""Awas saja jika yang Mulia dapat menyembuhkannya.
"Saat itu juga mata kalian akan keluar dari tempatnya.
Batinya jengkel. Orang-orang itu selalu merendahkan Ratunya yang hebat.
*
Di ruangan private. Selir kesepuluh itu mencoba menghentikan niat Suaminya.
""Yang Mulia bukankah sudah seluruh tabib di Istana bahkan tabib Raja dari Akademi Kultivator sudah memeriksa Permaisuri?
""satupun tidak ada yang berhasil.
""Tidak ada salahnya mencoba..jikapun tidak berhasil mungkin takdirnya memang tidak bisa di sembuhkan ucapnya sedikit senduh.
Selir itu menggertakkan giginya saat mendengar ucapan suaminya.
Dia tau suaminya itu masih mencintai Permaisuri Cintanya sampai sekarang tidak berkurang.
Meskipun wanita Tua itu sudah sakit-sakitan
Sementara dirinya dan selir yang lain hanya pemuas nafsu dan pelampiasan amarah Kaisar saju.
""Jangan sesekali membuat masalah.
"Kali ini perbuatanMu yang ceroboh itu ku maafkan.
""Bahkan kau tidak bisa menghentikan Putrimu yang hampir mempermalukan ku.
Ucapan suaminya itu semakin membuat selir kesepuluh itu membenci Ivona.
""Gara-gara wanita sialan itu.
""Awas saja.
"Aku tidak akan membuatmu lolos begitu saja.
__ADS_1
"Kali ini wajahmu akan kubuat hancur.
Batinya tersenyum licik.
Dia tidak akan membiarkan Ivona berhasil. Predikat Permaisuri yang di dambakannya selama ini harus menjadi miliknya.
Ivona yang masih di bawah merasa bulu kuduknya meremang.
""Apakah wanita gila itu mengutukku batinya.
Suasana di lantai bawah restoran itu sedikit ribut. Banyak pasang mata melihat Ivona dengan tatapan yang berbeda beda.
Ada yang kagum, ada juga yang menganggapnya terlalu sombong dan juga gila.
Seorang lelaki tua yang sedikit lemah menghampiri meja Ivona.
""Putri Mahkota.. maaf mengganggu.
"Bisakah aku minta tolong untuk memeriksa Putraku?
Pernafasannya semakin berat mungkin karena melakukan perjalanan yang cukup jauh sehingga membuat kondisi tubuhnya yang awalnya lemah semakin memburuk. Terangnya.
Ivona menatap lelaki Tua itu. Ada sedikit rasa kasihan di hatinya. Dia tau lelaki ini Kaisar dari kerajaan Persik Emas.
Kerajaan terbesar nomor sepuluh. Kerajaan Persik Emas adalah kerajaan yang subur dan mempunyai sumber daya alam yang kaya.
""Aku bisa memeriksanya bahkan menyembuhkannya jika Kaisar memberikan Posisi kesepuluh bagi kerajaan Giok kami.
Ucap Ivona seenaknya.
Lelaki Tua itu terkejut batin.
Dirinya tidak menyangka wanita yang di hadapanya itu akan meminta hal sebesar itu.
""Kau.. sungguh lancang.
Salah satu kesatria yang berbadan besar membentak Ivona dan langsung mengacungkan pedangnya di depan Ivona.
"Prang..
"Krakk..
""Ahh...
Suara jerit lelaki besar itu dan langsung terpental jauh. Serta tanganya patah akibat benturan di dinding.
""Jangan coba-coba melukai Putri Mahkotaku sehelai rambut pun.
Ucap lelaki dingin dan tampan itu.
Lelaki yang sudah di berikan Ivona nama.
"Lie zoo.
dan saudara kembarnya yang satu lagi bernama "Lie zii.
""Zoo... kembali ketempat mu. Suara dingin Ivona memerintahkanya.
""Baik yang Mulia.
Sementara lelaki Tua dan yang lainnya tercengang.
""Ternyata rumor itu benar. Selain sombong mereka juga orang-orang kuat.
Batin lelaki Tua itu.
""Ayah berhentilah meminta tolong pada orang-orang gila itu.
Ucap Salah seorang gadis yang masih remaja dan menghampiri Ayahnya.
""Ayo ayah...aku tidak akan membiarkan Ayah mempermalukan diri Ayah
__ADS_1
Sementara Putranya yang tidak jauh dari mereka menatap Ivona tajam.
Ivona membalas tatapan tajam Putra Mahkota itu. Dia dapat melihat wajah pucat dan bibir lelaki itu yang sedikit membiru.
""Ckk...kenapa keluarga ini sangat menderita. Batinya.
""Bukan cuma Putramu yang kuselamatkan. Tubuhmu yang terkena racun itu juga dapat kusembuhkan.
Sehingga Kaisar dapat melatih sihir lagi.
Kaisar Tua dan yang lain tercengang.
Apalagi Putra Mahkota dan Putrinya sangat terkejut.
""Ka...Kauu... bagaimana kau bisa mengetahuinya.
Ucapnya sedikit terbata-bata selama ini penyakitnya itu sudah berusaha di sembunyikan dari Putra dan Putrinya. Bisa-bisanya wanita bercadar itu mengetahui rahasianya dan membongkarnya begitu saja.
""Apa yang di katakan wanita itu benar Ayah. Suara Putrinya sedikit bergetar dan matanya sudah berkaca-kaca.
Kenapa Ayahnya bisa Setega itu membohonginya.
""Aku ingin istirahat.
"Ini obat untuk mengobati racun yang di tubuhMu.
"Aku akan memberikanya secara gratis karena yang Mulia orang yang bijaksana.
Puji Ivona sambil meninggalkan botol kecil di meja itu dan langsung melangkah pergi meninggalkan seribu pertanyaan yang bersarang di pikiran para orang-orang itu.
Ivona tidak ingin menyaksikan Drama keluarga itu.
Dan Ivona tidak berharap lebih pada sang Kaisar Tua dan Ivona juga tidak ingin memaksanya.
Kasim Tua Kaisar mengambil botol dan menciumnya. Dia juga seorang tabib jadi dia tau yang di dalam botol kecil itu obat atau racun.
""Ini...ini...bagaimana bisa.
Ucapnya bergetar.
Dan matanya menatap rombongan Ivona yang sudah menaiki tangga ke lantai atas.
""Kenapa? Apa ada masalah?
Tanya Kaisar Persik Emas itu dengan cemas.
""Yang Mulia ini pil eleksir sisik permata Putri duyung.
""Aa..apa?
""Apa kamu yakin?
"Bagaimana dia bisa memberikan padaku pil eleksir yang begitu berharga dan hebat secara cuma-cuma?
Tanyanya was-was konon katanya sisik permata duyung dapat menyembuhkan racun-racun tertentu.
""Yang Mulia tidak usah banyak pertanyaan. segeralah makan obat ini dan langsung tekan ilmu dalam yang Mulia.
Ucap tabib sedikit gemetaran. Dia takut wanita bercadar itu berubah pikiran dan mengambil pil eleksir itu kembali.
""Iyaa...sini.
Kaisar itu langsung menelan Pil itu.
Matanya berbinar merasakan khasiat dan aroma yang begitu unik dari eleksir itu. Baru kali ini dia memakan pil Eleksir. Selama ini dia hanya meminum pil biasa. Kaisar itu langsung menekan kekuatan dalamnya.
""Uhukk..uhukk..Darah segar dan berbau busuk keluar dari mulutnya bahkan dia sendiri sangat jijik.
Sang Kasim Tua dan yang lain sangat terkejut dan langsung menutup hidung. Mereka hampir muntah darah mencium aroma itu.
Setelah beberapa menit wajah Kaisar Persik Emas itu kembali segar bahkan kerutan yang di wajahnya sedikit tersamarkan.
__ADS_1
""Terimakasih Dewa akhirnya Hamba ini bisa Selamat. Ucapnya penuh syukur.