
Bisa-bisanya sahabatnya itu membawa-bawa mereka.
""Ibuku yang terbaik dan yang terhebat.
""Ibuku wanita yang tercantik di dunia ini. Ba Xi'O memuji ibunya dengan suara melengking.
""Iya..ibumu yang terhebat dan yang tercantik. Sangking cantiknya Ayah Mu yang dingin dan kejam ini sudah seperti mayat hidup. Setelah di tinggal ibumu. Ucap mereka serentak.
Membuat Ba Xi'an mencibir.
"Dasar teman tak berguna .
Kehadiran sahabatnya itu bukanya menghiburnya malah melemparkannya ke dalam jurang yang tak berujung.
Ba Xi'an ingin sekali mengusir ke tiga sahabat yang mengganggu kenyamanannya itu. Tetapi Ba Xi'an sedikit tidak tega. Walaupun ketiga sahabatnya itu sedikit kurang ajar. Mereka bertiga lah yang selalu ada bersamanya semenjak masih kecil.
""Ibu ku sangat pandai bernyanyi. Ba Xi'O bahkan tidak berhenti memuji ibunya itu.
Ruan memicingkan matanya.
''Bukankah Pangeran kecil ini di tinggal saat masih umur satu bulan?
Kenapa Pangeran kecil ini seakan mengenali ibunya dengan baik. Batinya.
""Memangnya pangeran kecil kenal sama ibumu?
" Kenal.
Ruan semakin penasaran lalu Ruan bertanya lagi.
""Apa kamu pernah bertemu dengan ibumu?
Ba Xi'O melihat Ruan dengan mata berbinar.
"" ibuku sering menjumpaiku lewat mimpi. Bahkan ibuku sering membacakan cerita lucu sambil mengendongku di punggung ibu. Ba Xi'O bercerita dengan wajah yang ceria.
Ba Xi'an yang mendengar itu merasa bergetar.
""Kenapa kamu tidak pernah cerita pada Ayah?
Ba Xi'an menatap putranya dengan lembut.
""Ayah tidak pernah bertanya tentang ibu kepadaku. Balas Ba Xi'O dengan santai.
Bibir Ba Xi'an berkedut. Dirinya tidak pernah membahas tentang istrinya di hadapan sang Putra karena takut putranya itu merasa sedih dan merindukan ibunya
""Apakah memang sayang pernah datang kemimpi anak kita?
""Lalu kenapa sayang tidak pernah datang ke mimpiku. Batinya.
Ba Xi'O menatap lekat kepada ke tiga paman yang di depanya itu.
""Apakah paman ingin bertemu dengan ibuku.
Sontak membuat ketiga manusia itu tergagap dan sama-sama geleng kepala..
Ee...tidak..tidak...paman tidak ingin bertemu dengan ibu mu.
Ucap mereka dengan raut wajah ketakutan.
""Siapa yang mau bertemu dengan orang yang sudah berbeda alam. Ruan membatin.
""Apa para paman yakin?
__ADS_1
""Ibuku wanita tercantik.
Jika ketiga paman bertemu ibuku pasti para paman langsung menyukainya.
Ketiga manusia itu sontak merasa bulu kuduk mereka berdiri. Walaupun mereka memiliki sihir. Tetapi mereka tidak akan berani bertemu dengan sosok Makhluk yang sudah berbeda alam dari mereka.
""Paman tidak ingin bertemu dengan ibumu. Mending ibu suruh saja menjumpai ayahmu..ayahmu lebih merindukannya.
Ucap Ruan bergidik ngeri.
""Putra Mahkota lebih baik kau memberikan jimat sebelum tidur untuk pangeran kecil. Aku yakin pasti ada sosok yang menyerupai selir kelima. Ruan memberikan pendapatnya.
"Di dunia ini banyak makhluk tak kasat mata. Yang suka mengganggu manusia terutama anak kecil semanis pangeran. Ucapnya prihatin.
Ba Xi'an melihat wajah Putranya itu. Lalu mengangguk.
""Ayah aku tidak perlu jimat..Ibuku bahkan mempunyai itu dan memberikanku beberapa jimat.
"Kata ibu untuk melindungi ku dari makhluk makhluk yang jelek dan ibu juga bilang untuk melindungi ku dari iblis yang ada di neraka. "Karena kata ibu aku terlahir istimewa jadi ibu menyuruhku terus berlatih supaya aku menjadi hebat.
"Jika aku sudah hebat maka ibu akan lebih mudah membawa ku pergi.
Wajah Ba Xi'an menggelap.
Bisa bisanya wanita jadi-jadian itu menyerupai istrinya dan mencuci otak Putranya.
Bahkan ingin membawa Putranya pergi.
Sementara ketiga manusia itu tertekun.
""Apa Pangeran kecil sudah tidak waras? Bisik Yuan.
""Mungkin otak Pangeran kecil sedikit bergeser. Balas Ruan.
Ba Xi'an menatap Putranya sendu.
""Apa Xi'O merindukan ibu..hmm?
Ba Xi'O menggeleng...
"'tidak ayah...ibu sering menjumpai Xi'O dalam mimpi. Ucapnya dengan wajah serius.
Ba Xi'an memicingkan matanya.
"" Bisakah Xi'O mengatakan kepada ibu. Untuk menjumpai Ayah?
Ba Xi'O menggeleng.
""Ibu tidak suka dengan Ayah.
""Ibu benci kepada Ayah.
""Kata ibu Ayah itu jahat.
""Ayah tidak bisa melindungi ibu.
"" Bahkan ayah tidak bisa menegakkan keadilan untuk ibu.
Ba Xi'O berbicara dengan mata berkaca-kaca dan suara yang bergetar.
Ba Xi'an merasa deg..degkan mendengar ucapan Putranya entah kenapa hatinya merasa sakit.
Ketiga manusia yang lain itu terkejut dengan ucapan Ba Xi'O.
__ADS_1
Mereka tidak menyangka Pangeran kecil akan mengatakan hal seperti itu.
""Apa yang di katakan Pangeran kecil benar?
Xia He bertanya dan menatap netra sahabatnya yang merasa tertekan.
""Iya..
""Mungkin itu benar.
"Jika saja diriku tidak lalai mungkin aku bisa melindungi istriku.
Ucapnya serak. Mata legamnya menunduk kebawah.
""Pangeran kecil jika ibu mu datang lagi kemimpimu.
"Bilang kepadanya untuk tidak sering menemuimu.
"Ayahmu akan merasa sedih. Ucap Ruan.
Dirinya bahkan tidak bisa berpikir jernih lagi.
Jika makhluk itu ingin mencelakai Ba Xi'O dia tidak akan mungkin mengatakan yang tidak-tidak kepada anak kecil.
Sekalipun yang di katakan itu ada benarnya.
""Paman Ruan. Aku tidak mau. Tolak Ba Xi'O langsung.
""Aku senang jika ibu datang kemimpiku.
"Karena ibu juga tidak datang setiap hari. Ibu datang hanya sekali sebulan atau sekali tiga bulan.
" Kata ibu. Aku harus menjadi anak yang kuat. Dan kata ibu aku juga harus banyak makan. Karena aku sekarang masa pertumbuhan. Ucapnya panjang lebar.
Mereka berempat mendengar ucapan Ba Xi'O semakin tertekun.
Xia He dan Ruan saling melirik kemudian mengangguk.
Mereka berdua langsung melakukan sihir pendeteksi aura makhluk halus atau makhluk yang mencoba mendekati Pangeran kecil itu. Kepada Ba Xi'O.
Mereka tidak menemukan tanda-tanda aura makhluk halus atau yang lainnya.
Tapi mereka menjumpai aura yang lain.
Ruan dan Xia He saling memandang jantung mereka bertalu-talu. Mereka sedikit menjauh dari Ba Xi'O.
Ba Xi'an yang melihat ekspresi wajah ke dua sahabatnya itu merasa heran sekaligus cemas.
""Apa yang kalian temukan?
Ba Xi'an menatap lekat kedua sahabatnya itu.
""Putra Mahkota...kami tidak menemukan aura makhluk halus atau makhluk jadi-jadian dari tubuh Pangeran kecil.
""Te..tapi. mulut Ruan bergetar.
""Ada aura Roh jiwa Phoenix dalam tubuh Pangeran kecil. Xia He menjawab dengan gugup.
""Deggg... Ke dua mata legam Ba Xi'an membesar.
""Tidak mungkin.
Sewaktu umur Ba Xi'O satu tahun.
__ADS_1
Putranya itu sudah di bawah ke menara sihir suci.