
Walaupun kejadian itu telah berlalu Beberapa bulan hatinya masih sangat sakit.
""Kenapa kau menangis?
"Apakah kau menangisi Putramu yang tidak berbakti itu?
""Kau..da-
""Syup..jarum yang tipis telah mendarat mulus di leher seorang wanita yang di samping istri sah kanselir itu.
Sementara istri sah itu terkejut melihat selir baru suaminya telah terduduk kaku.
""Apakah kau tidak mengerti yang ku katakan.
" Aku tidak suka jika aku sedang berbicara ada yang memotong pembicaraan ku. Netra Ivona menatap tajam wanita yang sudah kaku itu. Tiba-tiba ruangan itu terasa tertekan. Semua disana tidak ada yang berani bernafas.
Aura wanita itu sangat kuat jika sudah marah.
Bahkan mereka berpikir wanita itu sama kejamnya dengan Putra Mahkota Phoenix.
"Mereka sungguh punya cara untuk menyiksa orang lain. Batin mereka
Kanselir kiri yang ingin ikut membela istrinya tiba-tiba tidak berani untuk mengerakkan bibirnya. Dirinya tidak ingin berakhir seperti selirnya.
""Kauu... Wanita licik dan berdarah busuk. "Tidakkah kau merasa bersalah telah membohongi wanita ini beserta yang lain selama bertahun-tahun bahkan puluhan tahun?
Sarkas Ivona.
Membuat mata wanita yang kaku itu membesar.
"Tidak mungkin . Batinya
Wajah Kanselir kiri itu sudah pucat pasi jika dia melawan wanita itu dia tidak yakin dirinya akan menang. Kemungkinan nyawanya akan mati sia-sia.
""Kebohongan apa? Tanya istri sah itu dengan raut wajah terkejut. Bahkan dia tidak memperdulikan ancaman Ivona.
""Jika aku memberitahukan Rahasia wanita itu beserta suamimu. Apakah kau bersedia menjadi budakku?
Wanita itu terkejut beserta semua orang disana
""Dia menolakku karna aku sudah Tua. Apa bedanya dengan wanita itu. Gerutu Kaisar Matahari . Beberapa tatapan kaisar dari kerajaan lain menatapnya seakan mengejek dirinya. Membuat Kaisar tua itu jengkel.
""Aa..aku bersedia menjadi budakMu ucapnya bergetar. Dia bahkan sangat terkejut saat ada orang yang membutuhkan tubuh lemahnya dan penyakitan itu.
Semua orang menahan nafas. Mereka tidak menyangka seorang wanita yang bermartabat akan rela menjadi budak hanya karena sebuah rahasia.
""Kaisar Persik Emas...suara lembut Ivona menyentuh gendang teling Kaisar Persik Emas dan yang lainnya.
""Kenapa wanita ini memanggilku . Apakah aku ada salah . Batin Kaisar tua itu was-was dan mencoba mengingat kesalahan apa yang di perbuatanya.
"Iya Putri Mahkota. Suara Kaisar Tua itu sedikit kaku.
""Aku bertanya kepada Kaisar.
"Jika Putri Kaisar di lecehkan seorang Pria. Dan Pria itu menyuruh Putri tercintamu memuaskan nafsunya dalam semalam serta menjadikan Putrimu Gundiknya. Apakah Kaisar merelakan Putrimu?
""Aku akan membunuh dan m*nc*nc**g tubuh pria yang sudah melecehkan adikku dan yang sudah merendahkan adikku. Suara Bariton Putra Mahkota Persik Emas yang menjawab pertanyaan Ivona. Bahkan pria itu menggertakkan giginya saat mendengar pertanyaan Ivona..
""O.ya
"Berarti Putra sulung kanselir kiri seharusnya di di c*nc**g .
__ADS_1
"Kenapa kau hanya membunuhnya saja. "Tidakkah kau dengar yang di katakan Putra Mahkota itu?
Ivona menatap nyalang kedua lelaki kembar itu.
""Ambil mayatnya dan c*nc**g seperti yang di bilang Putra Mahkota . Ucap Ivona datar.
""Byuurr...Uhuk..uhuk..Kaisar Phoenix menyemburkan teh yang hampir di telanya. Dia hampir pingsan mendengar perkataan Ivona.
Sementara suasana di bawah sana sudah membeku. Mereka bergidik ngeri saat Ivona mengatakan akan m**c**c**g tubuh yang sudah busuk milik putra sulung kanselir itu.
""Yang Mulia tubuhnya mungkin sudah Membusuk. Jawab lie zii dengan Hormat.
""Ya sudah biarkan saja. Sekali lagi jika ada kejadian hal yang sama ingatlah untuk bertindak sesuai yang di katakan Putra Mahkota dari kerajaan Persik Emas.
""Baik yang Mulia.
Keluarga Kanselir kiri itu tidak bisa berkata-kata lagi.
Ivona menatap wajah sendu paruh baya itu. Wanita itu masih menangis pilu.
""Ckk..kau tidak pantas menangisi manusia bejat dan durhaka sepertinya.
""Dia..dia Putra yang ku kandung dan kulahirkan bahkan kedua tanganku ini yang membesarkanya. Hiks..
Ucap wanita itu serak.
""Apakah kau yakin dia Putra Mu?
"Ke..kenapa Putri Mahkota bertanya seperti itu. Wajahnya menatap Ivona.
""Apakah kau tidak tau bahwa dia bukan Putramu?
""Bukankah kau ingin mengetahui rahasia suamimu dan selir barunya itu? Itulah sebagian rahasianya.
""Apaa.? Tubuhnya sudah bergetar hebat.
""Kau lihat darah ini?
""Ini adalah darah yang kau anggap PutraMu. Apa perlu aku membuktikanya juga?
"Supaya kamu puas? Ivona tersenyum sinis.
""Dialah ibu kandung Putramu tunjuk Ivona pada sosok wanita.
Semua mata tertuju kepada wanita paruh baya yang masih diam tak berdaya. Wanita itu memutar-mutar kedua matanya kekanan dan kekiri.
""Bagaimana bisa dia ibu kandung putraku. Dia selir terbaru suamiku yang baru di angkat tahun ini. Jawab wanita itu serak.
""Kamu yakin?
""Dengar aku baik-baik.
""Dia adalah selir pertama suamimu. Bahkan dia duluan menikah dengan suamimu sebelum kau menjadi istri sahnya. Jika kau tidak percaya tanya saja pria yang kau cintai itu.
Tapi sayang Pria yang kau cintai itu tidak pernah mencintaimu dia hanya memperalatmu dengan kekayaan dan kedudukan keluargamu. Terang Ivona dengan raut wajah tak bersalah.
Semua orang terkejut batin tak terkecuali orang orang yang duduk di singgasana.
Bahkan mata legam Ba Xi'an melebar. Dia yakin ada sesuatu yang tidak beres. Seketika keringat dingin membanjiri pelipisnya.
""Baiklah aku akan membuktikanya.
__ADS_1
Ivona melakukan hal yang sama.
Melakukan sihir darah seperti yang di lakukanya kepada Kaisar Matahari.
Semua orang terbelalak dan menutup mulutnya masing-masing.
""Tidak..tidak..
Kenapa?
""Kenapa kau sungguh kejam? Tanya wanita paruh baya itu sambil memukul -mukul badan suaminya dengan kedua tanganya yang lemah .
""Kau..tarik Dia.
""Jing mi menarik paksa wanita kaku itu.
Membawanya ketengah-tengah aula.
""Yang Mulia Kaisar. Ivona memanggil Kaisar Phoenix.
""Ehem...iya Nak?
"Apa yang Mulia kenal dengan wanita ini?
""Iya..Dia mantan pelayan terdekat selir Putraku.
""O..ya.
"Kenapa Dia bisa menjadi selir kanselir kiri.
""Putra sulung kanselir kiri sangat menyayanginya sehingga Putra nya memohon kepada Putraku untuk menyetujui pernikahanya dengan kanselir kiri.
""Hahaha...tawa Ivona mengalun indah di dalam Istana.
Semua orang menelan salivanya dengan kasar saat mendengar tawa Ivona yang menyeramkan bagi mereka.
""Ternyata langkahmu sangat berjalan mulus.
""Hukum Dia... Jing mi maju
""Plakk...
satu cambukan mengenai punggung wanita itu.
"Ini hukuman yang telah membohongi istri Sah berhati lembut itu.
""Plak..plak ini hukuman telah membohongi selir ketiga yang sudah menjadi korbanmu.
Ucap Jing mi penuh semangat.
Wanita paruh baya itu menahan suaranya yang hanya sampai di tenggorokanya.
Brakk..Kaisar dan Putra Mahkota langsung berdiri.
""Apa maksudmu.
Aura dingin Ba Xi'an menyentuh gendang telinga Ivona beserta penghuni aula.
""Yang Mulia..jika anda penasaran anda sendirilah yang bertanya. Ucap Ivona datar.
""Bukankah kau yang memulainya? Ba Xi'an turun dari singgasana sana.
__ADS_1