Cinta Sang Dewa Dingin

Cinta Sang Dewa Dingin
EPISODE. 40


__ADS_3

""Nama yang sangat bagus yang Mulia.


Balasnya. Ivona langsung berpikir memberi nama anak yang satu lagi.


" Lie Zhu. Batinya.


Ivona sengaja tidak menggunakan marga suaminya. Dia tau hanya keturunan Kerajaan Phoenix yang bermarga " Ba. Jadi Ivona Menganti marga anaknya yang satu lagi untuk menutup identitasnya. Ivona menggunakan marga ibunya. "Lie.


"""Istirahatlah sayang..anak kita sedang di bersihkan...Ba Xi'an menarik selimut untuk menutupi tubuh lelah istrinya itu.


Ivona menggangguk...sungguh tenaganya terkuras habis..Dia ingin memulihkan tenaganya supaya dirinya dapat mengatur rencananya selanjutnya.


**


Di toko obat di pinggiran Ibu kota.


Jing mi sedang bertekak dengan Zhang Wong. Jing mi yang hewan spritual yang sudah mencapai ranah Dewi binatang Suci. Dia tidak tau cara berbicara yang baik kepada manusia. Karena Selama ini Jing mi hanya  berbicara kepada binatang spritual seperti dirinya.


Dirinya tidak pernah kontak langsung dengan manusia.


Dan Jing mi hanya mengerti bahasa Ratunya Ivona.


"""Maksudmu bayi ini anak Nona Ivona?


"Siapa Dia?


""Maaf Nona aku tidak mengenal wanita yang bernama Ivona.


'Dan sejauh ini aku tidak pernah berhubungan dengan perempuan manapun.


"Jadi untuk apa aku bertanggung jawab..


Zhang Wong berusaha memutar otak cerdasnya. Diingatanya tidak ada satupun wanita yang bernama Ivona yang pernah berkencan denganya.


Sejauh ini dia masih perjaka tertampan seantero di kerajaanya.


Jing mi..ingin sekali melempar lelaki yang di hadapannya itu ke sungai darah supaya lelaki itu mengingat Ratunya.


Tapi dia berpikir lagi melakukan kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah.


Saat ini Jing mi tidak mau menunggu waktu. Kekuatan Putra Mahkota di luar pemikirannya. Dia takut Putra Mahkota merasakan auranya dan menemukannya.


"Apakah tuan ingat dengan seorang Nona yang bernama Ivona Aleksia  yang pernah datang ke toko obat tuan ini untuk membeli obat obatan dan racun serta jarum?


"Dan apakah Tuan Zhang ingat pernah memberi cincin penyimpanan kepada Nona Ivona?


Zhang mencoba berpikir lebih jauh.


Beberapa bulan lalu dia pernah di datangi seorang pengunjung wanita yang mempunyai ilmu beladiri yang cukup kuat.


Tetapi ilmu pengetahuan gadis itu setipis kertas.


""Oo..sekarang aku sudah ingat Nona.


"Maksud Nona wanita yang lumayan kuat itu?  karena ilmu beladirinya nona itu lumaya hebat. "Tetapi sayang ilmu pengetahuan Gadis itu


Sangat Kurang.


"CK Sungguh sayang.


""Memang kenapa dengan Nona Ivona Nona?


Bibir Jing mi berkedut mendengar Ratunya itu tidak memiliki ilmu pengetahuan.


"Jika ratunya di bilang tidak memiliki ilmu pengetahuan.

__ADS_1


" Lalu aku ini apa?


Bisa-bisanya sang ratu kenal dengan lelaki bodoh begini. Gerutunya.


""Tuan.. nona Ivona baru saja melahirkan.


'"Dan ini Putranya.


"Mohon Tuan merawatnya dan ikut saya pergi dari tempat ini.


Jing mi Memperlihatkan kepada Zhang bayi mungil yang masih berdarah darah bahkan tali pusatnya masih menempel.


Zhang Wong terbelalak...


""Kenapa Nona itu mengirim seorang bayi?


"Dan kenapa juga kau bilang aku harus merawatnya?


"Memangnya aku pelayannya?


Kepala Zhang mendadak pusing.


Seketika Dia merasakan firasat yang buruk.


Apakah dia sedang di manfaatkan?


""Tuan.. saat ini aku tidak bisa menjawab pertanyaan Tuan yang banyak itu.


""sekarang ikutlah bersamaku Tuan..


Jing mi langsung menarik lelaki itu menuju kereta kuda milik Zhang yang ada di belakang toko obat itu.


"""Tunggu dulu nona..


"Apa..apaan ini?


""Aku tidak berniat menculik tuan.


"Tetapi tuanlah yang berniat menculik kami...


Belum lagi kesadaran Zhang pulih kini Dia mendengarkan ucapan wanita yang di depanya itu. Yang menurutnya semakin gila dan di luar akal sehatnya.


"Hei Nona....Bisa- bisaanya kau bilang aku menculik Nona.


"Bukankah Nona yang datang ke tokoku.


"Lalu mengobrak Abrik habis isinya?


""Apakah Nona sudah tidak waras.


Teriaknya...sambil mencoba melepaskan tanganya dari wanita itu. baru kali ini ada orang yang mempermainkannya...sampai dia sendiripun binggung dimana letak kesalahannya.


Jika memang nona ini mau meminta bantuannya seharusnya nona ini bisa bicara baik baik.


""Dan kenapa tenaga wanita ini sangat kuat. padahal badanya sangat kecil . Batinya.


Zhang masih mencoba Turun dari kreta kuda itu saat Dirinya di lemparkan kedalam kreta.


""Kauu..


Geramnya...bisa bisanya wanita Ini melemparkanku  seperti melemparkan karung. Umpatnya.


"""Diam..jika Tuan melawan maka toko obat Tuan akan ku bakar habis.


Belum sempat Zhang membalas perkataan Jing mi.

__ADS_1


Matanya melotot seakan keluar dari kelopaknya. Toko obat yang di dirikannya beberapa tahun ini. Telah terbakar tepat di hadapannya.


Matanya melihat wanita yang di sampingnya itu. Mata wanita itu seperti Lautan api yang sedang menahan amarah.


Membuat Zhang membeku. Hari ini dia dihadapkan dengan Dewi neraka.


""Duduk..


Kesabaran Jing mi setipis kertas.


Jing mi sudah tidak tau lagi caranya membujuk lelaki itu.


Dengan wajah ketakutan Zhang duduk patuh di hadapan Jing mi. Lututnya seperti jeli yang tidak tahan menopang tubuhnya.


Pikiranya bertanya- tanya.


Dia melirik toko obatnya yang sudah terbakar habis.


Sampai Kreta kuda tanpa kusir itu berjalan dan menjauh dari toko yang sudah rata dengan tanah itu Zhang masih membeku.


Nyawanya masih terpisah.


Otak cerdas yang sering di puji pujinya itu belum bisa beroperasi.


Setelah kreta kuda itu cukup jauh suasana di dalam masih tetap sunyi.


Bayi yang di pangkuan Jing mi juga tetap tenang seakan mengerti dengan kondisi orang dewasa itu.


""Tuan tolong potong tali pusat yang Mulia kecil.


Jing mi bersuara dengan datar.


Zhang baru sadar bayi yang di lihatnya tadi masih memiliki tali pusat.


Tanpa banyak bicara dia mengeluarkan sebuah gunting dari cincin penyimpanannya. Lalu memotong tali pusat bayi itu.


""Sekarang pegang yang Mulia kecil.


Titah Jing mi tapi kedua tanganya langsung menyerahkan bayi itu kepangkuan Zhang. Membuat Zhang semakin membeku.


Wanita itu benar benar menjadikanya seorang pengasuh.


""Nona akan datang menemui kita.


"Untuk saat ini kita akan pergi ke hutan Spritual. Jelasnya.


Dia sekarang harus memanggil Ratunya itu dengan sebutan Nona sesuai dengan perintah Ratunya.


Zhang menyipitkan matanya.


""Nona hutan Spritual bukan hutan sembarangan disana tempat perkumpulan Binatang suci dari tingkat rendah sampai tingkat tinggi.


"Bahkan di sana sudah ada hewan spritual mencapai ranah Dewi dan Dewa.


Jelasnya Dia yakin wanita yang di hadapannya itu sama dengan Nonanya. Ilmu pengetahuannya setipis kertas.


Jing mi memutar bola matanya malas. Dia lebih baik diam.


Manusia yang di sampingnya itu tidak mempunyai sihir. Bahkan tidak memenuhi standar sebagai pelayannya apalagi pelayan Ratunya.


Zhang merasa tebakannya benar  bahwa wanita itu tidak tau apa apa tentang hutan Spritual.


"""Nona lebih baik kita mencari penginapan.


"Aku tau nona takut saat mendengar penjelasanku barusan.

__ADS_1


Zhang telah berpikir licik sekarang.


"Saat di penginapan aku akan meninggalkan bayi dan nona ini. Batinya menyeringai.


__ADS_2