Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Menjadi Asistenmu


__ADS_3

Huri paling sebel punya sepatu jenis gali, dia selalu suka sepatu yang langsung main sorong, gak pakai ribet. Huri terkejut, klekson sebuah mobil berbunyi tepat di depan panti jompo.Yuri mengerutkan keningnya.Ada angin apa , siapa yang datang pagi pagi, biasa di panti ini, orangtua yang terbuang banyak di dapati,mau natal, tahun baru, lebaran, inlek, atau hari apapun ,tidak ada yang berkunjung.Padahal anak mereka orang sukses semua, sanggup menempatkan orangtua dinpanti jompo.Kalaupun tidak bisa mengurus nya, harusnya bisa menyewa jasa perawat ,jangan di asingkan di panti jompo.


Halil turun dari mobilnya.


" Dok, kenapa bisa datang pagi pagi benar?"


" Biar kamu gak terlambat."


" Yukkkk".


" Saya naik bus aja, di liat orang, saya gak mau, nanti jadi bahan pembicaraan satu rumah sakit".


Naik ,yukkkk, senyuman Halil begitu manis. Hati Yuri kembali bergetar.



Yuri memasuki mobil Halil.Dan disana terdapat box makanan.


" Sarapanlah, tadi saya beli di jalan menuju kesini."


" Kamu jarang makan, makan roti, atau susu aja ,kamu sangat kurus, padahal kamu perlu tenaga extra."


" Saya kesulitan makan dok, sudah ke ahli gizi, yah masalah psikologi, katanya gitu, terbiasa tinggal di panti, jadi takut, anak lain gak kebagian, takut makan terlalu banyak, yang lain gak dapat, jadi kebawa."


Halil meminggirkan mobilnya.Membuka box makanan.


" Mau saya suap Ri?".


" Ehhhhh......, " Yuri bengong.


" Gak mas, Yuri makan, beneran."


Yuri pun berdoa ,kemudian perlahan memakan makananya.Halil melihat Yuri mengemut makanan nya.


" Kunyah Ri, kalau gak, nanti mas kulum bibir kamu"

__ADS_1


" Mmm..., " Huri menjawab dengan gerakan tangannya ,gak dan menggelenkan kepalanyabtanda tidak setuju.


Yuri memakan sarapan nya.


" Dokter udah sarapan?"


" Sudah Ri, tadi dirumah.Maklum belum menikah, jadi semua di urus orangtua.Coba kalau ada isteri dia akan siapi segala sesuatu.".


" Kalau isteri mas gak bisa masak gimana?".


" Banyak cara yaaang, sewa koki".


" Orang kaya mah bebas, " ujar Yuri.


" Kamu bisa masak Ri?".


" Gak dok, ku gak bisa".


" Di panti, aku bagian mandiin anak anak, bawa mereka serombongan ke sekolah, pulang sekolah nyuapi mereka yang kecil kecil, ngepel, nyapu, bersihkan taman, itu aja ."


" Makanan nya enak, makasih ya dok".


Halil mengangguk.


" Dok, turunkan disini aja, jangan sampai rumah sakit dok, saya gak mau, beneran."


" Kita parkir di belakang aja, gak ada di liat orang."


Andien menunduk agar tidak da yang melihat dirinya.


Halil tertawa.


" Kamu jadi pacar saya aja Ndien."


" Kalau hanya buat di permainkan gak dok, saya ini orang susah , keluarga dokter ,pasti gak bisa nerima saya."

__ADS_1


"Mereka bisa nerima kamu, tetapi saya berpikir, kamu kan mau kuliah, lebih bagus lagi Ri, gak ada yang menyepelekan kamu kelak".


" Kalau saya gak sekolah, dokter masih mikir, kita gak setara kan?".


Halil meminggikan mobilnya.


Menangkup kedua pipi Yuri.


" Apapun kamu Ri, saya terima. Saya sangat menyukai kamu, mencintai kamu, rasa ini sepanjang hari tidak bisa saya cegah, ternyata orang bilang jatuh cinta itu dasyat, memang benar adanya Ri".


Yuri dan Halil saling bertatapan.


Huri menundukkan wajahnya.


Halil tersenyum ,dan kembali mengemudikan mobilnya menuju rumah sakit, dan memarkirkan mobilnya di bagian belakang.


Yuri melihat ke kiri dan ke kanan. Kemudian perlahan turun dari mobil .Sedangkan Halil tertawa melihat kelucuan tingkah Yuri.


" Itu jalannya buntu Ri, ini pintu menuju gedung utama".


" Ihhh,mas gak bilang, aku sudah ngendap ngendap ,gak taunya salah, aku jadi keliatan konyol dehhh, " gerutu Yuri.


🥰😍🤩🥰😍🤩


Like yang banyak


Biar up nya semangat


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2