Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Night


__ADS_3

" Mas kenapa bolak balik menatap gitu sihhh?".


" Kita sudah lebih sempurna halal nya yaaaang".


" Apa kamu gak bahagia? " tanya Halil.


" Bahagia bang, namun sebenarnya kebahagiaan pernikahan itu bukan di awal cerita ,tetapi di akhir.Semua pernikahan di awal sweet, namun sesudah 1 tahun, 2 tahun dan seterusnya, pria dan wanita pasti beda, mulai cuek, sibuk dengan dunia masing masing, sibuk dengan pekerjaan masing masing, jarang sweet dan hampir tidak pernah lagi sweet sweet yang ada Sour( asam ) melulu.Jarang pasangan yang bisa mempertahankan hakiki nya cinta dan kasih sayang itu seperti apa, " ujar Yuri.


" Dan kita harus menjadi salah satu pasangan yang sweet sepanjang masa, amin nin dong dek".


Yuri tertawa.


" AminnnnπŸ˜‡," ujar Yuri.


" Kita bertekad, berjuang bersama sama. Doa bisa menembus segalanya."


" Hmmm", ujar Yuri.


" Ganti pakaian yang casual aja nak, biar enakan nyantai, " ujar sang mami mertua.


" Ini non, sudah tuan Halil siapkan, " ujar Sinai.


" Ya Sin, baiklah, terlalu ribet yahhh, pakai pakaian ini di rumah sakit dan saat ini, sampai double."


Yuri menukar pakaiannya,memakai atasan dan bawahan simpel.


Halil sudah menunggu di depan pintu kamar.


" Yaaaang, mas kok gak dibolehin masuk sih, kan udah halal," ujar Halil mengetok pintu kamar.


" Ohhh, bentar ya bang, lupa,udah ounya suami, " ujar Yuri ngakak tertawa.


" Hahhh,yang benar dek,lupa udah ada suami, bisa gawat adek".


" Gawat kenapa bang?".


" Kena amnesia gak dek?".

__ADS_1


" Iihhh udah jangan lebay bang, bilang aja abang penasaran mau nyolek adek".


Yuri menahan tertawa.


Sementara Halil menggaruk kepalanya, kehabisan kata kata.


Yuri keluar dari kamar, Halil tersenyum melihat sang isteri.


" Kenapa senyum senyum si pak dokter,lupa makan obat?".


" Gak lupa makan dek,entar malam aja abang makan, asal adek gak pingsan aja".


" Nih dokter banget memang ,soal obat jago nya dehhhhh", ujar Yuri.


" Tanpa obat ,abang lebih jago lagi dekkk," ujar Halil berbisik di telinga Yuri.


" Ihhhh, pamer nih, dah pernah uji coba gakkk?".


" Gak dek, abang masih ting ting".


Yuri tertawa.


" Pastilah dek, kita menikah, wajib kan jaga diri, kesucian, beda wanita dan pria , kalau pria gak berbekas, wanita melakukan akan bekas.Namun nurani gak bisa berbohong , sama isteri dan Tuhan, isteri memberi yang terbaik, dirinya se utuhnya,kenapa suami enggak, gak ada beda kan ,jangan suami beri yang second alias yang ke dua dan ke sekian, gak imbang dan gak etis."


" Thats right".


" Soal ini sepaham deh bang".


" Jadi sudah siap tempurkah dekkk".


" Kita liat aja, siapa yang menang, " ujar Yuri menantang.


Halil memeluk sang isteri.Halil tahu, Yuri pasti kikuk, dan sudah pasti yang di lukai, lebih sakit, biasa nya kan robekan selaput darah, sangat membuat sang wanita kesakitan berhari hari.


" Kamu istrinya abang".


" Jangan lupakan itu ya yaaang".

__ADS_1


" Baiklah bang, a.....siapppp" ujar Yuri.


Halil mencubit kecil pipi Yuri.


" Udah lapar yaaang?".


" Hmmm,banget."


" Lapar atas atau bawah yaaang?".


" Dasar dokter ngajar pasti banyakan nyerempetnya", ujar Yuri.


" Jangan salah yaaang, pasti mahasiswa gak ngantuk, kalau metode kaku, susah di cerna.Abang ngajar dengan style abang sendiri, makanya selalu penuh kan kelas abang, benar kan yaaang, abang guru favorite?".


" Favorite apaan, hanya karena tampang kali bang".


" Kalau dari tampang juga gak apa apa dek, berarti pilihan kamu tepat, menikahi cowok se tampan abang", ujar Halil ngakak tertawa.


" Eittts...., kayaknya gak deh mas, kayaknya aku salah minum obat, makanya meng iyakan abang".


Yuri berlari menjauhi Halil.


" Dek....,serius, abang ngambek nihhh".


Yuri membalik belakang.


" Yang namanya ngambek cewek, alias wanita bang, bukan pria,gak banget dehhh," ujar Yuri ngakak tertawa.


πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2