
Halil dan Yuri menuju daerah kota malam itu, menumpang di mobil milik pemerintah.Hujan begitu deras, Yuri memakai jaket dan Syalnya ,masih merasa dingin.
" Pakailah yaaaang, Halil memakaikan jaketnya pada Yuri."
" Abang?".
" Nih ,abang punya jaket cadangan."
Yuri pun mengenakan jaket tersebut.
" Sudah hangat, " ujar Yuri.
" Sini abang peluk, biar lebih hangat lagi."
Yuri tersenyum.
Dekapan Halil membuat Yuri merasa nyaman.Halil.mengecup puncak kepala Yuri.
Halil merasakan begitu besar cintanya pada Yuri, bahkan ketika Yuri meminta putus darinya, Halil sangat sedih, berulang kali gelisah dan tidak menentu.
Halil langsung menjaga jarak dan tidak mau terlibat dengan siapapun.
Pengalaman memberikan Halil pelajaran, pelajaran menghargai orang yang dia cintai. Halil sangat bersyukur Yuri memberinya kesempatan.
Yuri berbalik arah, Halil tertawa melihat tingkah Yuri
Bertapa akrobatik ketika tertidur.
Halil keingat, tanggal kelahiran Yuri, Tanggal lahir Yuri, 1 januari. Mengingat 2 bulan lagi sudah mau desember, Halil pun merencanakan liburan bersama Yuri.
Ketika mobil berhenti, Perlahan Yuri terbangun.Yuri bengong melihat Halil sangat dekat dengan wajahnya.
" Abang memanfaatkan keadaan, " ujar Yuri.
" Kamu kekasih ku sayaaaaang".
" Kalau tidak dekat dengan mu, dekat dengan siapa lagi?".
Wajah Yuri memerah.
" Dekat dengannnn...... ".
Yuri terkejut melihat sosok Christian.
" Dok, " ujar Yuri.
Christian mendekat.
" Ri, "ujar Christian sangat bahagia.
" Dokter tugas disini?".
__ADS_1
Christian mengangguk.
" Gak bertemu dengan mu berminggu minggu, kamu tambah cakep aja Ri".
" Muji ada maksud nihhh tersembunyi, hayooo," ujar Yuri ngakak.
" Ya adalah Ri, mau lamar kamu," ujar Christian.
" Eittttsss gak bisa bro, soalnya ...,Yuri itu pacar saya, kami balikan lagi," ujar Halil.
Christian memandang Yuri.
" Kamu balikan sama dia Ri? kamu memberinya kesempatan, apa kamu gak salah Ri?".
Yuri hanya diam.
" Biasa penghianat akan kembali berhianat" , ujar Christian.
" Hei bung, jaga ucapan anda ",ujar Halil menatap tajam Christian.
Halil langsung meraih jemari tangan Yuri, mereka pun melewati sosok Christian.
" Ingat ya Ri, aku gak akan mundur, aku gak mengakuinya, "ujar Christian.
" Mengakui atau bukan, tidak masalah," ujar Halil elegan.
" Yang menjalaninya aku dan Yuri," ujar Halil.
" Please jangan bertengkar, " ujar Yuri menenangkan hati Halil.
Yuri dan Halil duduk sambil berpandangan.
" Mencintai wanita milik orang lain, sungguh hal terbodoh yang di lakukan banyak orang.Satu , move on nya bakalan akan susah, menerima dan menyangkal sudah pasti," ujar Halil.
" Udah jangan ngomongin deh bang", ujar Halil
" Kamu jangan marah terus ya Ri, nanti cepet tua,
Dari pada tua sendiri, lebih baik kita menua bersama",ujar Halil.
" Bisa liat kamu aja udah seneng, apalagi bisa milikin kamu, " ujar Halil mengedipkan matanya.
" Mata abang nakal".
Halil tertawa.
" Aku sayang kamu,kalo kamu nggak, ya aku aja yang sayang hehehe ," ujar Halil.
Yuri memukul perlahan lengan Halil.
Sebuah telepon mengganggu kebersamaan mereka.
__ADS_1
" Yaaang, ada telepon dari mami, bentar ya."
Yuri mengangguk.
📞Hallo...
( Terdengar suara isakan tangis dari sang mami)
📞Hallo mi, mami kenapa?
📞Papi, papi terkena serangan jantung nak, mami...
📞A...a..apa mi....?
📞Kembalilah sekarang juga boy, mami mohon, mami sangat rapuh, mami bingung.
📞Yang nangani papi siapa Mi?
📞DokterJoseph nak.
📞Keadaan papi bagaimana mi?
📞Mami gak berani bertanya nak.
📞Berikan handphonenya pada dokter Joseph mi
📞Hallo...
📞Dokter,bagaimana keadaan papi saya?
📞Beliau mengalami kelelahan, apalagi pekerjaan nya sangat banyak,kurang istirahat Lil.
📞Mami mu membutuhkan kamu, kamu tahu sendiri, selemah apa dia.
📞Baik dok,saya berangkat pulang, awasi mami dan papi saya dok.
📞" Baik Lil."
" Ikutlah pulang Ri, abang mohon".
Yuri merasa berat meninggalkan kerjanya yang masih ada waktu satu mingguuan.Namun Halil membutuhkannya.
" Ya bang".
Halil langsung memeluk erat Yuri dan mengujani pipi Yuri dengan ciuman.
👚👛👚👛👚👛👚👛
Jangan lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment