Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Melindungimu


__ADS_3

Karena pembatalan operasi,pihak keluarga menuntut rumah sakit.Otomatis dokter bersangkutan langsung di ajukan ke pihak disiplin rumah sakit.Semua itu berdampak pada Yuri.Karena dosen pembimbing Yuri adalah Dewanta.


Namun Yuri lega dengan ucapan Dewanta ,dia sudah meng Acc tesis Yuri dan jadwal meja hijau nya / jadwal sidangnya akan dia dapati.


Yuri turut prihatin dengan apa yang Dewanta dan tim alami,yang pastinya ,anggota tim operasi bakalan di tanya semua.


Kesaksian di perlukan untuk menilai kasus yang ada.


Halil mencari Yuri ke beberapa bagian dan lantai rjmah sakit, namun Yuri tidak di temukannya.Handphone Yuri dalam keadaan mati, itu membuat Halil kesulitan mencari posisi Yuri.Di tambah kasus yang sedang heboh hebohnya di rumah sakit.


Halil mencari Yutj ke ruangannya tadi tidak ada,Hal kembali mencarinya ke ruangan Yuri, dan Halil lega,di dalam ruangan Halil melihat sang isteri sedang tertidur,terlihat wajah lelah .


Halil membelai pipi Yuri,kemudian perlahan mengecup bibir Yuri .


" Karena lelah,gaj bangun ya yaaang, bisa gawat honeyyy,gimana kalau orang lain yang emakkkkk nya kamu sayaaaang?", ujar Halil.


Halil memperhatikan wajah sang isteri, mengusap tangan Yuri dengan lembut.


" Jangan takut ya yaaang, sistim rumah sakit, sudah banyak tekanan pada para staf, pekerja dan dokter.Semua sudah pada protes ke pihak rumah sakit.Dan abang sudah mengajukan surat pengunduran diri.Mereka semakin gila gilaan permintaannya yaaang, abanv gak sanggup Kita kembali aja ke rumah sakit keluarga."


Sekitar satu jam Yuri tertidur, ketika bangun Yuri terkejut melihat sang suami juga tertidur san mendekap dirinya.


" Sejak kapan abang tidur disini,dalam hati Yuri.Wajah Yuri bersemu merah."


Yuri mengusap jambang sang suami, tidak lama kemudian Halil membuka matanya.Halil tersenyum menatap wajah cantik sang isteri.

__ADS_1


" Yaaaang, abang juga sering mengalami apa yang kamu alami.Jadwal operasi semakin semberautan, di tambah kondisi pasien.Abang sudah mengajukan pengunduran diri. Bagaimana denganmu ?".


" Yuri belum bisa mengundurkan diri, karena kan masih dalam penyelidikan komisi kedisiplinan bang ".


" Jika sampai dokter Dewanta terkena hukuman ,rasanya gak adil, dan sudah pasti,dokter dokter pada demo dan protes,bagaimana pun pasien yang minim persentase hidup,gak bisa sesukanya di paksain di operasi kan yaaang, yang benar aja."


" Benar bang, yang benar aja.Karena pasien berpengaruh bisa sesukanya, dan punya kuasa.Bagaimana pun pertanggung jawaban dokter tim ,pertanggung jawaban mental gedek, gak bisa di ganti dengan apapun."


Halil mendekap Yuri dengan erat.


" Baru kali ini, abang keliatan akur sama dokter Dewanta, selama ini seperti mau saling nerkam, ledek Yuri."


" Benar ya harus benar yaaang, salah yaaah harus salah, harus objektif kan!!!".


" Jadi selama ini gak objektif bangggg?"tanya Yuri.


" Kamu ledekin abang yaaang?".


" Aneh aja. kalau abang bisa gak bersebrangan sama dokter Dewanta."


" Jadi kamu punya tesis gimana yaaang. ini kan Dewanta kena kasus, pasti bepengaruh kan dengan kamu punya tesis?".


"Sebelum melakukan operasi, satu hari sebelumnya,dokter Dewanta sudah meng Acc tesis Yuri,jadi dah tinggal meja hijau/ sidang bang".


" Puji Tuhan dek, jadi gak ada masalah,palingan dosen pengganti sewaktu nguji kan".

__ADS_1


Yuri mengangguk.


" Lapar bangggg".


" Yuk ke ruangan abang, mami ada kirim makanan, yang pastinya makanan kesukaan sang mantu," kedek Halil.


Yuri tertawa.


" Ya banggg, mami sangat perhatian, sangat baik.Tahu aja mami mantunya sudah kelaparan banget," ujar Yuri ngakak.


Halil pun tertawa.Mereka pun makan di ruangan Halil.


" Seberat apapun masalah, jangan pernah peduliin ya yaaabg, kapan komisi kedisiplinan nanyain anggota tim operasi?".


" Tadi sudah ada nanya bang. Jadwal penyelidikan akan keluar".


Halil mengangguk menggenggam tangan Yuri.


πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜πŸ₯°πŸ˜


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


Makasih banyakπŸ™


__ADS_2