
Siang itu, ketika Yuri membantu menangani pasien kecelakaan di UGD. Lisa menarik tangan Yuri.
" Bisa kita ngobrol berdua?".
Yuri mengangguk.
" Saya bersih bersih bentar ya dok, "ujar Yuri .
Selesai bersih bersih, Yuri melihat Lisa masih menungguinya.Halil hari ini ada membawakan seminar di sebuah tempat. Seminar seputar gangguan saraf otak.
" Kita makan diluar aja ya Ri".
Yuri mengangguk.
Ketika sampai di sebuah resto Korea, Lisa memesan berbagai menu, Yuri hanya memesan satu porsi mie kesukaannya.
" Kamu makan sangat kesulitan Ri, apa sudah berobat di dokter gizi?".
" Sudah , gak ada masalah, hanya kebiasaan makan sedikit dok."
" Ada dokter ,mau kenalan sama kamu Ri, tuh dia baru nyampai".
Seorang dokter duduk di kursi tepatnya di samping Yuri.
" Sudah lama nunggu? udah pesan?" tanya sosok ganteng tersebut.
Yuri hanya tersenyum sekedarnya.
" Kenalkan Ri, saya dokter jantung, Christian."
Yuri mengulurkan tangannya juga.
" Saya sering mengamati kamu, minta bantuan sama Lisa, kamu sangat cuek dengan sekitar Ri".
Yuri hanya tersenyum.
Ketika makanan datang, seperti biasa ,Yuri sangat perlahan makan dan menunya juga gak mau ambil bermacam macam.
" Kamu suka mie , dan beberapa makanan ini, tadi saya suruh Lisa pesenin buat kita."
" Makan kok susah Ri?".
" Hmmm, bawaan aku gini memang dok, susah makan".
" Apalagi kalau ada buku di depan kamu, kamu bakalan lupa nyuap, "ujar Christian.
" Saya pamit dulu yahhh, nih ada panggilan tugas," ujar Lisa.
" Jangan marah Ri, tuh dokter pemaksa banget. beneran , biasa kaku dan gak suka dengan lawan jenis. Dia sepupu aku, minta tolong banget".
Yuri hanya diam.
__ADS_1
Selepas Lisa pergi, Yuri menyuapi mie nya perlahan.
" Saya anak yatim piatu, besar di panti dekat rumah sakit, sejak kecil lingkungan saya di rumah sakit, dan menjadi bagian dari rumah sakit".
" Saya gak pernah peduli latar belakang seseorang.Kaku wanita menarik, tomboy, manja nya sangat manis."
" Walau kamu banyakan diam,pesonamu sangat membuat saya gak bisa berpaling .Saya menyukaimu Ri, sungguh."
Yuri terbatuk dan bergegas meminum minuman nya.
" Ri, kamu pikirkan yahhhh".
" Saya sudah punya pacar dok".
" Kamu gak pernah saya liat jalan sama seseorang ," ujar Christian.
"Hubungan gak harus di umbar , yang wajib saling percaya ,saling mengerti, menjaga, dan saya pamit ya dok, maaf saya gak bisa, saya benar sedang mejalin hubungan serius dengan seseorang. "
" Makanlah dulu, saya sabar mengejar kamu, siapapun itu, saya tidak menyerah ."
" Jangan sia siakan waktu dokter."
" Saya sangat menyukai kamu Ri, sungguh.Makanlah, anggap kita berteman dulu".
Beberapa daging , Christian letakkan di piring Yuri.Mereka makan perlahan.
" Apa hubungan kamu dan dia sudah bertahun Ri?".
" Jika kamu berminat menjadi spesialis jantung, saya terbuka ngajari kamu Ri".
" Beneran dok? " tanya Yuri.
Christian mengangguk.
Christian membawa Yuri kembali ke rumah sakit. Mereka jalan bersisian.
Christian ternyata sosok humoris , humble, membuat siapapun akrab dengannya.
Yuri kembali ke ruangan Halil, melanjutkan berbagai tugas mata kuliahnya.
Dengan secepat kilat gosip dokter Christian mengejar Yuri pun beredar di rumah sakit.Gosip itu semakin hangat, apalagi semakin terlihat dokter Christian sampai mengirimkan buket bunga, bahkan dokter koas dan beberapa dokter mengirimkan berbagai hadiah yang sama.
Halil baru kembali dari seminar, terkejut dengan perkembangan yang ada.
" Selama mas gak ada, Christian dekati kamu ya Ri?"
Yuri mengangguk.
" Apa kamu menanggapinya?".
" Yuri udah bilang, Yuri sudah punya pasangan. Mereka Yuri anggap teman ,bergaul secara wajar."
__ADS_1
Halil langsung menangkup wajah Yuri.Menghujani Yuri dengan ciuman panas.
" Maaf yaaang, abang sangat sibuk, 1mingguan berada di luar kota, kamu jadi kesepian."
" Ya bang, sangat".
" Yuri sibuk belajar bang, udah besok mulai ujian."
Halil pun tertidur karena kelelahan saat nemani Yuri belajar. Yuri dan Halil tertidur di sofa ruang tamu Yuri.
Ketika pukul 2 pagi. Halil bangun. melihat sang kekssih tertidur di ambal dengan kepala di sofa. Halil pun mengangkay Yuri ke kamar.Halil mendekap Yuri dalam tidurnya.
Ketika pagi dekapan itu masih mengukung Yuri.
Yuri perlahan bergerak.
" Bang ...,kenapa Yuri bisa tidur disini".
" Abang bawa yaaang, good morning honeyyyy"
" Morning bang".
Yuri bergegas ke kamar mandi ,mandi dan bergegas memakai pakaian.Sedangkan sosok Halil menyiapkan sarapan buat Yuri.
Dengan manja ,Yuri duduk.di pangkuan Halil.
" Suapin yaaang".
Halil pun menyuapi Yuri, sesekali mengecup dan mengulum bibir ranum Yuri.
" Yuk mas antar yaaang".
" Ujian mata pelajaran mas hari terakhir kan yaaang?".
" Ya mas".
" Selamat berjuang sayang, bagus bagus jawab yahhh".
Yuri mengangguk.
Halil melambaikan tangannya dan kembali ke rumah sakit bertugas.Ada pasien urgent, baru di info butuh penanganan operasi segera.
👨🔬👩🔬🧑🔬👩🔬👨🔬👩🔬🧑🔬👩🔬👨🔬🧑🔬👩🔬👨🔬
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1