
Cuaca sebentar panas ,sebentar hujan, membuat pasien membludak.
Yuri juga merasa sangag lelah, karena Yuri di tugaskan di bagian UGD membantu tenaga medis lainnya.
" Sedari pagi, pasien membludak".
" Hmmm, sungguh lelah ya Ri, " ujar Sarah ,teman seprofesi Yuri.
" Ri, pasien sungguh sangat membludak, beginilah kalau kesehatan masyarakat rendah, faktor cuaca sangat rentan ".
" Benar Sar, nih kita tiap hari makan aja ,wajib gantian kan, kalau orang liat ,pakaian kita putih, bagus, kalau orang tahu, kita berada di garis depan ,buat melayani pasien, kita pasti lelah, pasti kurang tidur, makan gak teratur, banyakan perawat, dokter terkena sakit maag, karena jadwal selalu amburadul. Lain kalau lagi di rumah, kadang sering di telepon, ada operasi mendadak, ada pasien urgent"
" Mau di pernikahan teman, mau di acara keluarga, pasti buru buru balik rumah sakit", ujar Yuri.
" Kalau gak aku, yah dokter Halil, gitu gitu aja , bolak balik, dari berbagai kencan, bisa di hitung dengan jari lancar berjaya".
" Ri, kamu masih mending, ketemuan sama suamimu, gimana aku, aku di putuain pacarku, t kali, karena aku pacaran kan sama orang umum ,gak seprofesi sama aku, yah komplain sudah pasti banyak."
" Waduh, udah nyari jodoh disini aja deh Sar, yang ngertiin profesi kita, yah sesama di rumah sakit, kamu banyakan pacaran sama pasien,yah kalau mereka ngebet sama kamu, terus minta extra perhatian, kan susah juga kan Sar".
" Sebenarnya gak susah Ri, jika prianya ngetiin ,aku gak main main, ini profesiku, profesiku menyangkut nyawa manusia.Gak mungkin kan hanya masalah dia ingin di perhatiin, satu nyawa tercabut , aku gak bisa egois kan Ri".
__ADS_1
" Sebenarnya pacar kamu gak sepenuhnya salah, pria pasti ingin dekat, manja sama pasangannya."
" Tapi yah harus ngerti juga kan Ri, profesi kita apa,iya kan".
" Ri, tuhhh, abangmu datang, pasti nyambil, nyambil makan malam sama kan?".
" Benar Sar, aku cabut dulu yaaah".
" Ciyeeee, cemangat 45 nih yeee, si babang tamfan cuit...cuitttt".
" Ihhh,kamu ngeledek aja dehhh, liat liat calon pacar aja Sar,.banyak dokter jomblo kan".
" Gimana mau nyantil Ri,mereka belum bisa move on dari kamu".
" Ngarang dehhhh, " ujar Yuri.
" Betulan loh Ri".
" Kepalaku agak pusing sedari siang tadi Sar".
" Kamu kelelahan Ri, tiduran bentar aja Ri, kalau kamu tumbang, bisa gawat. kamu kan dokter gesit, dokter yang di sukai pasien, dokter sabar, telitu, dan seringan tomboy ,ketika tomboynya kumat, pasien geng master sekalipun , gak berkutik. Mau suntik vitamin?".
__ADS_1
" Nanti aja deh Sar, aku rebahan dulu aja di ruangan, lurusin pinggal, badan pegel semua Sar".
" Kamu dan Halil, sama sama extra kalau bekerja, seramnliat duet maut kalian, kalian hanya bisa nyatu bertugas di UGD, coba kamu ambil spesialis bagian saraf dan bedah kepala Ri, kamu bakalan goyang dumang kan ,bareng si pak dokter tamfan".
" Udah goyang dumang di rumah, di rumah aja Sar, lebih privasi, " ujar Yuri tertawa terbahak bahak.
" Ahhh mantaffffff...mantaffff bu dokter, tambah cetar membahenol si bu dokter, dapat ilmu dari mana nih bu dokter?".
" Dari kamulah , kamus berjalan kamu kan extra banyak, kamu juga suka ngelolor kidul, udah aku come back ke ruangan ku dulu ya Sar, selamat bertugas, semoga dapat pasien tamfan dan unyuuuu, jangan lupa,di bungkus bu dokter, jangan di biarin, biar cepat kita makan makannya., hehehehe" ujar Yuri.
Yuri menekan tombol lift, membalas senyum beberapa pasien.Yuri perlahan keluar dari pintu liff, dan memasuki ruangannya.
🥰😍🥰😍🥰😍
Mana Like nya guyyssss
Makasih banyak buat support selama ini
Wajib Happy yaahhh
my IG Christian lenny elisabeth
__ADS_1