Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Detak Jantung


__ADS_3

Sebenarnya detak jantung Yuri berpacu, dimana sudah mulai menjelang malam, harus menyurusi kamous,tapi mau gimana lagi, kuliah sambil kerja di rumah sakit, sambil hamil bukan hal yang mudah, mana suami bertingkah ,membuat suasana hati kesal.


Dan ketika tangan itu menahan langkah Yuri, Yuri menoleh dan disana , dengan memakai jaket, sosok orang yang membuat moodnya ambyar.


" Maaf....".


Satu kata yang Yuri inginkan sedari pagi, Halil katakan.


" Kenapa?", ujar Yuri cuek.


" Maaf...".


Yuri melanjutkan langkahnya.


( Biasa ,cewek ,kalau udah merajuk yah gitu, jual mahal dikit,tergantung rayuan sang suamilah gimana negonya,kalau negosiasi nya gak berjalan mulus, habislah🤭🤭🤭🤭).


Halil langsung mempercepat langkahnya. Dengan hati hati menggendong Yuri.


" Kenapa? gak usah sok.romantisan deh bang, gak butuh, turunkan."


" Gak.....".


Perlahan Halil memasukkan Yuri ke dalam mobil.


" Gila benar, masak pintu mobil di buka gitu aja sih?".


" Abang kan mau gendong kamu yaaang".


" Nih cocokan jadi dokter stay di rumah sakit jiwa dehhhh".


" Jangan ngomong gitu dekkkkk".


" Tagih bekawan, gak la yauuuu, sakit hati ".


" Sakit hati gak ada obatnya, ingat dan catat, " ujar Yuri.


" Ihhh segitunyaaa dekkk".


" Jangan banyak tingkah tuan.....".

__ADS_1


" Ri....,kok ngamuknya gak habis habis sihhhh".


" Untung aja kamu gak aku ulek bang ".


" Emang mas cabe ,mau di ulek dek?".


" Sejenisnya."


Yuri langsung memejamkan matanya .


Halil mau bersuara pun tidak jadi.


Halil sengaja mengelilingi beberapa lokasi penjual makanan .


" Dek, mau makan apa?".


Yuri hanya diam dan kekeh memejamkan matanya.


" Dek, ada pizza mozarella, wangi loh ,kecium gak nih wanginya, abang buka kaca mobil".


" Gak usah buang buang tenaga bang, gak usah caper, basiiiii".


" Mulai saat ini, aku gak akan ngambilin baju kamu bang, karena itu yang kamu mau, kendarai mobil ini pulang, atau aku bisa naik taxi, gak usah bertele tele bang, ennekkkk".


" Kenapa ngomong gitu Ri?".


" Cukup bang sudah. "


Halil bengong melihat wajah Yuri dalam kekesalan yang luar biasa.


Halil menjadi diam,kemudian melajukan mobil ke jalan kediaman mereka.


Sesampai di garasi, Yuri langsung membuka pintu, mengambil jalan samping, untuk memasuki kamar mereka.


Yuri langsung mengambil pakaiannya ,memasukkannya ke dalam kopernya, memasukkan beberapa bukunya dan menutup kopernya.


" Kamu mau kemana Ri".


" Apartemen ku".

__ADS_1


" Ri, abang minta maaf....".


" Maaf ? gak salah nihhh?".


" Gak, mas minta maaf, mas gak ulangi lagi ".


" Maafkanlah yaaaaang!!!!".


" Gak usah basa basi mas, kamu gak menjaga hati aku, harusnya ada hati yang kamu jaga, kamu mengingkari itu semua,aku merasa sakit."


" Segimanapun masalah kita dek, please jangan pernah saling pergi dari kediaman kita,mau marah, kesal,silahkan, tetapi tidak buat pergi, " ujar Halil.


Yuri hanya menunduk.Kemudian mengambil handuknya ,dan memasuki kamar mandi.


Yuri berendam dan memakai aroma therapy, kehamilan ini membuat reaksi nya lebih mudah emosional, lebih senditif dan lebih mudah kesal.


Yuri menarik nafasnya dalam dalam, kemudian membilas tubuhnya di guyuran air shower.


Ketika Yuri selesai, Yuri melihat Halil sudah rapi, sudah selesai mandi.Yuri pun mengambil pakaian di dalam lemari dan berganti pakaian di ruangan walk in closed.


" Duduklah Ri, jangan duduk dekat jendela, dingin ,nanti masuk angin".


Yuri hanya diam, kemudian berdiri, dan menuju pembarjngan.


" Maafkan abang Ri".


Yuri hanya diam.


Tatapan mata mereka saling bertemu.


Yuri kemudian menutup matanya, kekesalan dalam dirinya ,berusaha Yuri kendalikan.Ternyata sesabar sabarnya manusia pada masa masa tertentu bisa sangat sensitif.


🥰😍🤩😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment


__ADS_2