
Yuri memantau keadaan Halil.Halil masih demam, bahkan mengigau.
" Ri, abang mau hanya kamu, please...jangan pergi, jangan marah".
Yuri membangunkan Halil, namun mata Halil masih tertutup.
Yuri mengompres dahi Halil.Dekapan Yuri membuat Halil merasa nyaman dan tenang.
Yuri memaksa Halil ,agar meminum obatnya.
" Abang kok manja banget sihhhh".
" Udah lama nge jomblo yaaaang, akibat di putusin kamu yaaang, manja la yaaaang".
Yuri menepuk jidatnya.
" Kalau abang ngulah, besok aku kotakin, ku kirim lewat truk angkut , yang antar bantuan kemanusiaan.Truk nya balik ,kan kosong, abang ku kotakin, balik home aja."
" Ayaaaang beb, jangan tegaan gitu dongggg".
" Ihhhhhh, ayang beb. Apa abang tahu, itu ay singkatan dari ayam dan beb itu singkatan bebek. Masa aku disamain sama ayam dan bebek sih!!!!".
Halil menggaruk kepalanya.
Yuri terlalu pintar buat di gombalin.Gombal menggombal, gak mempan mah ...sama Yuri.
" Istirahatlah bang, darah banyak keluar,apa gak pitam?".
" Dikit".
Yuri kembali mengompres Halil.
" Cepat sembuhhhh".
" Besok gak usah bertugas, istirahat aja ".
" Ini luka kecil yaaang".
" Abang bandel, luka gitu bisa infeksi, kalau terpencet pasien ,kan bahaya mas".
" Udah... besok , abang jadi asisten aku aja, biar sesekali aku seakan jadi dokter dan abang asisten alias anak buah, cocok kan bang".
Halil tertawa ngakak.
" Udah ,kamu calon isteri dokter aja deh yaaaang".
__ADS_1
" Ihhh, abang usil banget".
" Abang gak usil yaaang, seriusan lohhh".
" Cepat selesai kuliah yaaang, abang pengen lihat kamu memakai seragam dokter.Walau kemampuan mu setara dengan dokter, hanya soal ijazah dan ijin praktek nantinya".
" Ya bang , Yuri akan berusaha."
" IPK kamu 4.00 kan yaaang".
" Ya bang , buat semester ini."
" Kamu sangat pintar yaaang".
" Abang juga pintar."
" Kamu tahu dari mana abang pintar."
" Sebenarnya, dulu banget, profesor mau jodohin kita".
" Terus...?".
" Akunya gak mau, aku bilang sama profesor, kita tuh beda, aku sebatang kara, anak panti, gak pantas sama kaum borjuis."
" Pantasnya sama siapa yaaang".
" Maksud kamu yaaang?".
" Sebenarnya beberapa pilihan kakak panti dan setara umurnya ada bang, kami dekat karena sejak kecil bersama.Mereka sudah berhasil, ada yang jadi pengacara, ada yang jadi Jaksa, ada yang jadi dokter."
" Abang baru tahu.Gak pernah liat mereka".
" Hmmm, mereka susah balik, biasa kalau reunian baru balik".
" Kalau abang bandel lagi, aku akan memilih salah satu dari mereka", ancam Yuri.
" Yaaaaang ".
" Hmmmmm".
" Abang cemburu".
Halil langsung menarik Huri sehingga menimpa tubuh Halil.
" Lengan mas luka."
__ADS_1
" Jangan pernah berbicara gitu yaaang.Sudah cukup penantian abang".
Halil mendekap Yuri, mereka saling memandang.
" Tidurlah bang".
" Dalam posisi ini ya honey".
" Ihhh.....bang".
" Kapan kamu mau di Halalin yaaaang?".
" Jangan lama yaaang, kita menikah dulu aja, baru pacaran."
" Aku meragukan mu bang, bisa gak lirik sana sini? bisa jaga hati?"
" Genggamlah tangan ku, bersamaku,diriku selalu menjagamu,yakinkan harimu temaniku , disetiap langkah langkahku ,kita berdua akan menentukan arah.Jangan pernah meragu."
"Semakin dewasa aku hanya butuh pasangan yang menetap, untuk menemani hari hari ku dan bercerita tentang hari ini dan hari itu, bukan nyari pasangan yang untuk dijadikan bahan ajang pamer, tetqpi serius yaaang."
" Jika cinta perlu pengakuan, saat ini aku mengaku Ri, bahwa abang mencintaimu".
" Kita boleh patah, wajar kalau jatuh. Tetapi bukan berarti wajar jikalau kembali pada masa lalu itu," ujar Halil.
" Jika saatnya tiba, sedih akan menjadi tawa, perih akan menjadi cerita, kenangan akan menjadi guru, rindu akan menjadi temu, kau dan aku akan menjadi kita.Menjadi satu ikatan yang lebih kokoh dan kuat."
" Sayang, aku turut bahagia hari ini. Karna ini kali pertama kamu bilang ke semesta kalo kamu lagi jatuh cinta dan mau kembali padaku."
"Mencintai adalah kata kerja,dicintai adalah kata sifat,tapi cinta itu bukan kata kerja dan kata sifat,melainkan kata hati"ujar Yuri.
" Saat kamu marah aku hanya bisa bilang aku mencintaimu.
Saat kamu cemburu ,akupun hanya bisa bilang aku mencintaimu.
Saat kamu bilang kenapa kamu tak pernah meninggalkanku akupun hanya bisa bilang karena aku sangat sangat mencintaimu.Sungguh seluruh nya aku sangat mencintaimu, segenap jiwaku.
Halil memeluk Yuri mereka saling menatap.
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Jangan lupa
Like
Vote
__ADS_1
Koment