Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Positif


__ADS_3

Yuri dan Halil sampai di praktek dokter Airin.Suasana masih lumayan ramai, Halil mengambil nomor antrian.Para perawat pada bengong melihat dua dokter , tampan dan cantik, ngantri di dokter kandungan.


" Ehhh,itu kan dokter Halil, bagian saraf dan kepala, kenapa ambil nomor antrian sihhh?, " ujar seorang perawat .


" Jangan jangan untuk memastikan nihhh, lagi isi gak isterinya, yaitu dokter Yuri."


" Ihhh, kita jadi sumber gosip dehhhhh".


" Kalau positif gimana? pasti jadi trending topik kan?" , "ujar seorang perawat kembali.


" Dokter Yuri memang cakep banget, beruntung babget dokter Halil mendapatkannya, dokter Chsistian, dokter Hakim, ngebet lohhhsama dokter Yuri, dari buket bunga, cokelat, balon, lain lagi pasien yang beri, ngeri banget lohhhhh, dokter Yuri terkenal banget, baik, pintar, penyayang dan perhatian."


" Lihatlah ,jika dokter Halil gak menjaga baik baik isterinya, walau sudah menikahpun pasti banyak yang incar".


" Tahu dari mana?".


" Banyak gosip gosip, di kampus aja ,dosen dan mahasiswa kedokteran dari beberapa Fakultas ,masih ngejar Yuri lohhh".


" OMG, kalau orang cantik, baik, cakep, iner beauty, pintar , memang gak di pungkiri, gak akan mau nyerah pria, malahan menantikan moment pisah, beneran."


" Dokter Christian , dokter Hakimi jauh tajir lohhhh, masih menanti, masih menanti silafnya dokter Halil".


" Sekarang, liat cara dokter Halil gimana ,iyakan."


" Benar".


Yuri tahu, para perawat sering menggosipkan hubungannya dengan Halil, banyak yang memihak pada dokter Christian dan dokter Hakim. Namun Yuri harus berbesar hati, sejarah Halil, yang gagal beberapa kali menikah, tunangan dengab Yuri, membuat kepercayaan sekitar pada titik terendah.


Dekapan Halil membuat Yuri nyaman.


" Abang tahu, banyqk yang memandang abang sebelah mata,karena kamu memilih abang"


" Abang terpengaruh?".


" Sedikit banyaknya terpengaruh, namun abang jadikan introspeksi diri".

__ADS_1


" Apalagi abang gak setajir dokter Hakim dan dokter Christian."


" Manusia hanya bisa menilai bang, kita yang menjalani, walau bagi manusia pilihan aku gak baik, asal abang membuktikan aku yang abang perjuangkan, semua mulut akan tertutup, hidup yah hidup kita, yang menjalani,juga kita, bukan orang lain.Ibarat pemain bola, lebih seram penonton dari pada pemain."


" Kamu percaya sama abang?".


" Kalau gak percaya, aku gak akan mau menikah sama abang".


Halil tersenyum.


" Maaf sayaang, banyak luka dan banyak kesalahan yang abang buat".


" Sudahlah bang, abang memang ngeselin sihhhh, kalau bertingkah lagi, awas."


" Abang gak bertingkah sayaaang, kamu tahu sendiri abang seperti apa.kan, kamu tahu sendiri kan yaaang, kalau abang macam macam,mana berani kamu menikah dengan abang".


" Hmmm, ada benarnya".


" Bukan ada aja yaaang, kita hanya salah pajam yaaang, satu anggapan nya kemana mana, padahal abang gak gitu".


" Jangan hanya karena pesaing, abang melakukannya demi image, lakukannlah dengan ketulusan."


Nama Yuri pun di panggil. Yuri dan Halil pun berdiri dan memasuki ruangan praktek dokter .


" Ada apa nihhh, barengan datangnya".


" Ini dok, mau periksa Yuri. Tadi saya periksa , denyut nadi beda, hanya mau mastiin dengan alat dan test pack".


" Baiklah, nih Ri, cek urine dulu yah".


Yuri pun pergi ke kamar mandi, tidak lama kemudian Yuri keluar.


" Hasilnya apa yaaang?" , tanya Halil.


Yuri meraih telapak tangan Halil, meletakkan alat test di tangan Halil.

__ADS_1


Halil menoleh ke tangannya.


Senyuman Halil pun merekah, langsung memeluk Yuri dengan erat.


" Hasilnya apa Ri?".


" Positif dok".


" Yuk kita USG, haid terakhir kapan Ri?".


" Saya gak pernah perhatikan dok, karena sibuk kuliah, sibuk bekerja juga.:


" Baiklah Ri, kita USG yahhh".


Yuri berbaring di tempat tidur.


" Keluhan selama inj akhir akhir ini apa ha Ri?".


" Sering pusing dok. di siang hari".


" Ada rasa mual pada pagi hari?".


" Gak ada dok".


Halil menggenggam tangan Yuri dengan erat.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2