
" Ini kakak panti bang, dulu kami sama tinggal di panti."
" Apa kebetulan atau unsur kesengajaan anda bertemu dengan isteri saya? tanya Halil."
" Menurut anda? " tanya Fauzan.
" Apapun alasan anda, tidak masalah, asal batasan itu anda tahu, anda tahu kan, Yuri sudah ber suami, dan saya suaminya!!!!".
Fauzan diam.Ada begitu banyak pikirannya berkecamuk.
Yuri tidak tahu harus menjawab apa.
" Ri, buku yang kamu perlukan apa ada lagi?".
" Belum nemu satu lagi bang".
" Ri...," ujar Fauzan.
" Ya mas".
" Kita boleh bicara?".
" Yuri nyari buku dulu ya mas, soalnya buat tugas."
Fauzan mengangguk.
Halil menatap tajam Fauzan.
Yuri mencubit kecil lengan Halil sambil berbisik.
__ADS_1
" Abang ramah dikit, jangan seram banget. abang seperti mau nelam orang bulat bulat lohhhh".
" Kamu wanita ku sayaaang, kalau orang dekati kamu, hati hati aja, jangankan golok, samurai pun akan beraksi."
" Sampai segitunya bang?".
" Jelas, jangan pernah lewati garis batasan Ri, termasuk dia. "
" Sempurna itu bukan dicari Ri, tetapi di bentuk".
" Kamu tahu gak yaaang, suami isteri ,wajib bersikap saling terbuka, karena kehancuran tumah tangga itu ,selalu bermula dari menyimpan rahasia."
" Ya bang, Yuri janji ,gak akan menutupi apapun dari abang, kalaupun harus bicara, abang wajib temani,karena abang suami Yuri.Gak pantas ketemu pria, tanpa ijin dan tanpa pendampingan suami, di lihat orang gak baik. Se moderen apapun, norma dan adat ketimuran ,mengalir di darah kita bang, mau dimanapun kita berada ,jati diri ada,dan kita tidak sepaham dengan budaya bebas ."
" Apapun kata kata abang, abang pimpinan keluarga, abang iman dalam keluarga kita. Yuri akan ingat bang, Yuri akan selalu sadar, siapa diri Yuri."
" Mas,saya nyari buku dulu yah, kalau mau bicara , kita ke tempat lain juga boleh," ujar Yuri bersikap se adanya.
Yuri memandang Halil.
" Boleh, asalkan weekend, dan asalkan ada saya disana.Bagaimanapun wanita saya ,gak sembarang ketemu dengan orang lain, statusnya sudah memiliki suami dan keluarga."
Fauzan terdiam.
" Baiklah , saya akan bertamu di weekend."
" Saya udah add nomor kamu Ri, kirim alamat rumahmu dari Wa aja ya Ri".
Yuri mengangguk.
__ADS_1
Yuri berpikir, dari mana no Wa nya Fauzan ketahui, sedangkan ketemuan sama ibu panti, Fauzan gak pernah.Dahi Yuri berkerut.
" Dari mana mas tahu nomor Wa Yuri?".
" Mas mencari group alumni sekolah kita, mas dapat dari guru wali kelas kamu Ri, dari beliau mas tahu nomor kamu.Ibu wali kelas tidak ada mengatakan kamu sudah menikah . Hanya mas tahu, kamu sudah menikah, dari cin cin yang kamu kenakan."
" Ya mas, saya sudah menikah, dan saya sedang mengandung anak pertama saya dan mas Halil."
Fauzan terdiam dengan penjelasan Yuri.
" Saya mau balik dulu ya mas, soalnya saya juga merasa kelelahan."
Fauzan mengangguk.
Sampai jauh Fauzan memandang diri Yuri dan Halil , perasaan Fauzan bercampir aduk.
Fauzan meratapi dirinya yang terlambat datang ,buat cintanya.
Apapun Fauzan miliki, namun tidak buat wanita yang dia cari selama ini.Wanita yang sangat dalam artinya bagi kehidupan Fauzan.
Membangun kerajaan bisnis,butuh bertahun tahun ,berpuluh tahun ,hingga tepat di posisi saat ini.Apalagi dengan status Anak yatim piatu, status anak angkat, dari orangtua angkat ,yang ber ekonomi sederhana.Meraih seduatu sangat sulit ,dibanding seseorang yang mempunyaj orangtua mapan dan tajir.
Fauzan mengusap wajahnya, memasuki mobil dan supirpun membawanya.
🥰😍🤩🥰😍🤩
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Koment
Vote