
Yuri meneguk air mineralnya .
" Kita makan di kantin aja dehhh, lumayan enak, beneran" , ujar Andien pada dokter Hakim.
" Baiklah, tetapi buat nanti malam gak ya Ri, kita candle light dinner".
" Ciyyeeee,tumben banget nih dok, ngajak romantisan", ujar Yuri.
" Biar di terima cinta ku, soalnya mendapatkan hati kamu sangat sulit, " ujar Hakim.
" Sttt. dok, satu rumah sakit, mendengar omongan dokter di lorong, please deh dok, jangan segitunya, kacauuu".
" Yahhh, biarin Ri, biar seluruh duania fahu, saya memang menanti kamu jadi pacar saya, atau jangan jangan kamu suka sama seseorang? hayooo?".
" Ihhh, dokter bigos deh, alias biang gosip.".
Mereka pun sampai di kantin . Yuri dan dokter Hakim masuk ke kantin.
" Antri dok , dokter di belakang aja".
" Benar, kan pria pelindung ".
Ketika giliran Yuri mengambil makanan, Yuri mengambil ikan team obat , nasi sedikit dan salad.
Hakim langsung menyendokkan beberapa menu lagi.
" Kamu kurus banget Ri, makan lebih, kamu sudah lelah bekerja."
" Ini banyak banget dok...," ujar Yuri memelas.
Dokter Hakim hanya tersenyum dan bergegas mengambil makanan nya.
Sesampai di meja, dokter Hakim mengambil jus jeruk kesukaan Yuri.
" Makasihhh".
" Kembali kasih honeyyyy".
Yuri menepuk jidatnya.
Yuri perlahan makan bersisian dengan Hakim.
" Akkkk".
Yuri menggeleng.
__ADS_1
" Akkkk, dokter Hakim melototkan matanya."
Yuri terpaksa cepat menelam makanan nya dan membuka mulutnya.
Yuri perlahan mengunyah makanan nya.
" Kenapa kamu sulit banget makan sih Ndien ,makan juga sangat sedikit."
" Namanya anak panti dok, makanan kan ferbatas, sudah terbiasa makan sedikit, harus kenyang, yah jadi sulit makan."
" Banyak cerita deh, kamu nya yang malas makan juga kan".
Yuri mengangguk menahan tawa nya.
" Jangan suap lagi, beneran nih masih ada makanan Yuri dok, lagian di liatin orang, dokter salah makan obat."
" Gak Ri, gak salah makan obat".
Yuri menutup makanan nya agar jangan di tambai makanan .
" Dok, jangan segitunya.Aku gak apa apa lohhh".
" Makan, jangan terlalu kurus Ri".
" Dokter sama dengan prof, kalau Yuri makan selalu mahluk paling sibuk".
" Jangan sampai tekanan darah kamu turun, nanti pandangan gelap lagi Ri."
" Dok, cobain ini, pudding kelapa thai nya enak, lembut".
" Kamu pasti sering gak makan,hanya makan puding".
" Ihhhh, tahu aja, dasar dukun, " ujar Yuri ngakak tertawa.
" Jam istirahat akan berakhir, kamu selalu makan siang susah kan Ri".
Yuri hanya tertawa.
" Yuk cabut dok".
" Dokter kemari ada seminar?".
" Yup, besok, di rumah sakit ini, dokter Dave datang loh Ri, dia pembicara".
" Dokter Deve, kacau.Jangan bilang aku tugas disini dok,nplease.Susah cukup 1 dokter buat keheboan, jabgan dia lagi, dia kan norak pakai banget."
__ADS_1
" Besok mau ngumpet dimanapun dia pasti kumat deh, nyari."
Halil tepat berada di belakang Yuri dan Hakim,Jalil mendengar semua pembicaraan mereka.
" Ke ingat dia buat banyak dekir balon, sampai balon di terbangin pas di kaca ruangan kamu tugas, keren kan Ri".
" Apanya keren Dok, norak, 5 musim ,Yuri di ledekin semua."
" Lain lagi dokter aneh , pusing ".
" Andeh gimana, hadiahi kamu mobil,kaku tolak, hadiahi kamu biola ,kamu tolak, hadiahi kamu perhiasan kamu tolak, aku pening liat kamu Ri".
" Please jadi manusia normal aja dok, jangan abnormal,keliatan banget ngebet nikah karena faktor umur, iyakan dok"
" Terus terang Ri, saya pengen menikahi kamu".
" Dok, saya mau kuliah, mau jadi dokter."
" Saya akan ajari kamu Ri, beneran."
" Saya akan menyekolahkan kamu Ri".
" Gak dok, saya mau kuliah dengan biaya sendiri, kalau ada percepatan , nilai saya mendukung, saya akan ikut."
" Ri, nih mami ku lagi mijta di jemput dari salon, nanti malam jangan lupa, info alamat yah".
Yuri hanya menepuk jidatnya.
" Yuri, ini surat penugasan kamu, kamu jadi perawat dokter Halil".
Yuri bengong membaca surat tersebut.
Sedangkan di kejauhan Halil tersenyum, dia sangat bahagia.Bisa berdekatan terus dengan Yuri.
🥰😍🤩🥰😍😛
Jangan Lupa
Like
Voye
Koment
" Norak ,"ujar Andien.
__ADS_1