
Halil mendengar para perawat bercerita tentang pasien kamar 301. Halil pun langsung mengambil sikap mencari Yuri ke setiap ruangan.
Akhirnya Halil menemukan Yuri di ruangannya.
" Abang..."
" Abang kenapa?".
" Abang cari kamu dek".
" Kenapa abang cari Yuri?".
" Tindu,nih yaaang, makan buahnya dulu".
" Sogokan nih Bang?".
" Enggak, tulus yaaang:.
Yuri tersenyum.
" Duduk bang, kita makan bersama yuk bang".
Alex tersenyum.
Alex menyuapi Yuri apel, Yuri sangat bahagia.
" Hasan dulu suka sama kamu ya yaaang".
" Hmmm, dulu ,dulu bangettttt bang".
Halil memeluk Yuri.
" Abang ini rumah sakit,jangan peluk peluk ,gak enak di liat perawat".
" Maaf yaaang, kangen".
" Abang bentar lagi mau praktek".
" Ya yaaang".
" Abang jadi pembicaraan di bagian admin, perawat abang cowok semua".
" Mau gimana lagi yaaang, abang buat gitu, bukan gak tahan sama rayuan wanita, tetapi, wanita ganas dan tahu sendiri,mereka kalau mendekati gak pernah nyadar, dan abang juga bilang, abang sudah menikah."
" Mereka nanya ,menikahi siapa, abang jawab menikahi kamu".
" Mereka terkejut, kita tiba tiba kembali sama".
" Ya bang, namanya nikah dadakan juga kan."
" Hmmmm, tetapi abang berterima kasih, kamu sudah memilih abang menjadi pendamping hidup abang".
" Kuliah jam berapa yaaaang?".
" Jam 5 sore nanti bang".
__ADS_1
" Abang antar, tetapi di gerbang aja ya yaaang, gak usah masuk, nanti abang dj kerumuni juga, adek pergi dan ngambek".
Yuri tertawa.
" Beri jatah nanti malam ya dek".
" Hmmmm", ujar Yuri.
" Yesssss....," ujar Halil tertawa.
" Usah gih kerja yaaang".
" Baiklah nyonya Halil, hamba akan kerja buat nafkahi adek".
" Makasih sayang, maksimal ya bang kerjanya".
" So pasti dek".
" Ada isteri yang mau di danai, mana berani abang ingkar dek".
Yuri tersenyum membelai wajah Halil.
" Bye bang".
" Bye."
" Love you my love".
" Love you to".
Yuri kembali mengikuti dokter Dewanta buat cek fisik pasien, dan ada beberapa kasus buat observasi.
" Ri...",ujar Dokter Hakimi.
" Eh dokter, apa kabar ?".
" Hmmm, aura happy nya keliatan banget ya Ri".
" Ihhh dokter ledekin saya ya?".
" Iya Ri, maklum Ri, akibat cinta di tolak".
" Asal jangan cinta di tolak ,dukun bertindak dok".
" Suamimu bucin mana Ri".
" Tugas dok, buat danai isteri".
" Mantappp," ujar Hakim tersenyum.
Yuri kembali bertugas, setelah selesai bertugas ,Halil ke ruangan Yuri.
Halil langsung menyandang ransel Yuri dan buku buku tebalnya.
" Mau sekolah lagi Lil? atau ada minat tersembunyi nihhh?".
__ADS_1
" Iya ,jagain solmet, jagain ibu negara, maklum ibu negara banyak yang incar, termasuk anda kan dok? ".
" Saya hargai Yuri, j"
" Ya Kim, saya tahu."
" Saya hanya buat perhitungan ,kalau kamu, sakiti Yuri, berurusan dengan saya, " ujar Hakim.
" Baik bos ,enggak akan".
" Baiklah kami cabut dulu ya bos, nih mau antar ibj negara dulu".
" Mesranya, di antar ."
" Wajibla bos".
Hakim dan Halil tertawa.
Wajah Yuri memerah menahan malu.
" Wajahmu seperti kepiting rebus Ri".
Yuri memegang wajahnya yang merona.
" Begitulah kalau lagi full in love yah Ri, love semua, berbunga bunga, berkumbang kumbang, mentari juga sangat terang bersinar".
" Dokter ngeledek nihhhh".
" Doa saya,kamu bahagia selalu ya Ri, akur selalu".
" Amin, " ujar Yuri dan Halil bersamaan.
" Yang lain sudah pada tahu kalian sudah menikah?" tanya Hakim.
" Belum ,semua belum tahu".
" Gak buat pengumuman di dinding nihhh,berita bahagia".
" Hak lah dok, norak dehhh dokkkkk",ujar Yuri.
" Kalau belum di umumin, ntar ada yang ngejar kamu Lil,ada juga yang ngejar Yuri".
" Biar pada tahu semua Ri, bahwa kalian bersama kan lebih baik".
" Kami gak nutupi kok Kim, kalau ada yang nanya, saya jawab ,Yuri juga jawab, kami gak nugupi apa apa ."
🥰😍🥰😍🥰😍🥰
Jangan Lupa
Like
Vote
Koment
__ADS_1