Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Sah Dihadapan Tuhan 4


__ADS_3

" Apa kamu kikuk berada di tengah keluarga abang Ri?".


" Hmmm, pastilah bang, Yuri kan sudah lama gak merasakan keluarga itu seperti apa. Sejak kehilangan orang tua, tinggal di panti.Jadi rame gitu, ikatan kekeluarga erat, enak banget kan bang.Sepupuan gitu dekat."


" Keluarga kamu Ri?".


" Sebenarnya ,papi aku itu anak kandung , dan ibu mereka mengangkat anak sepupu , tinggal di rumah.Namun karena papi menikah dengan mami saya yang orang sederhana, maka nenek dan kakek gak terima pernikahan mereka."


" Papi dan mami menikah tanpa restu, di buang dari keluarga, mereka sampai merantau kemana mana ,bekerja berdua.Dan gak pernah kembali.Makanya saya sebatang kara.Nyari mereka aja aku gak tahu kemana bang.Hanya dengar cerita dari ibu panti. Ibu panti tahunya dari tetangga mami dulu."


" Kamu gak kangen ketemu keluarga nenek dan kakekmu?".


" Gak kepikiran sihhh, soalnya aku lahir dari ibu yang sederhana, gak di terima keluarga papi, jangan aku kembali, mencari mereka, mereka juga toh kalau tidak menghendaki aku buat apa bang.Aku udah nyaman sendiri.Mereka kalau perduli pada mami dan papi, mereka gak akan usir,gak akan benci."


" Pada saat mami dan papiku meninggal, tepatnya aku kelas 2 SD saat itu, siapapun gak ada,aku menangis sendiri, tetangga sampai sedih melihat aku yang masih kecil.Kebetulan rumah dekat panti, ibu panti mengajak tinggal di rumah panti, soalnya rumah yang kami tempati ,juga rumah sewaan, kecil . Dari situ aku tinggal di panti.Siapa siapa gak pernah nyari mami dan papi ,hingga tiada. Jika mereka mencari saat ini, udah terlambat.Anak kandung di buang, anak yang di ambil , yang di pelihara, miris banget, kasihan papi aku."


" Ke ingat dia begitu baik, bertanggung jawab, kerja apa aja mau. Sayang banget sama mami aku.Mau nolong bantu kerjaan di rumah. Ibu ku sebatang kara, orangtuanya sudah meninggal.Orang susah juga, makanya gak ada warisan apa apa buat ibu, dari nol sama papi memulai hidup berumah tangga.Ibu buruh tekstil, jait baju dari pabrik".


" Mengenang masa lalu ,yang ada sedih aja sih bang".


" Kamu gak mau menemui keluarga nenek dan kakekmu Ri?".


" Gak pernah mikir bang".

__ADS_1


" Palingan juga kan di Indo, pulang Indo aja hampir gak pernah."


" Profesor membawaku sudah lama bang, hanya pernah beberapa kali, waktu liburan ke Bali, singgah ke Jakarta ke tempat panti".


" Ibu panti juga buka panti jompo dan panti buat anak yatim piatu di negara ini.Makanya, ibu panti sering juga ketemuan sama Yuri.Orangtua Ibu panti, orang asli negara ini bang".


Halil pun mengangguk.


Mobil memasuki mansion. Suasana masih rame.


Yuri dan Halil memasuki rumah.Keluarga Halil sedang makan malam.


" Cepetan gabung kak, " ujar Vovian sepupu Halil.


Yuri dan Halil mengangguk.


Halil menggenggam tangan Yuri di bawah meja.Yuri menahab tawa, dengan ulah Halil.


" Ri, selesai makan, wajahmu akan di totok wajah, dan mendapatkan berbagai perawatan, biar besok auranya waw...," ujar sang mami mertua.


Halil tersenyum.


" Wanita punya cara buat cakep ya mi!!!".

__ADS_1


" Wajib Lil, tetapi isterimu sangat cantik, iner beauty Lil."


Semua tertawa.


Halil mencium puncak kepala Yuri.


" Ciyeee pamer kemesraan nih ceritanya?".


Halil langsung mendekap Yuri, wajah Yuri memerah.


" Udah ,temani aja kak, biar sekalian hitung hitungan ngantar isteri ke salon, bisa jamuran , jadi kudu belajar," ujar Anto.


Malam itu Yuri menerima serangkaian perawatan kecantikan, bareng sepupunya.


Sampai Yuri tertidur, Halil menggendong Yuri memasuki kamar mereka.


🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰


Jangan Lupa


Like


Vote

__ADS_1


Koment



__ADS_2