
" Saya masih masa pendidikan dok", ujar Yuri.
" Kuliah sambil pacaran Ri".
" LDR gak kuat dok".
" Saya akan nemani kamu, sampai selesai di Inggris."
" Dokter bercanda dehhhh"
" Kamu cukup menjawab, Ya yaaang, aku mau pacaran dengan kamu."
Yuri menahan tawanya.
Dokter cool, kaku, ternyata bisa juga banyak ngomong.
" Kamu menyukai saya kan Ri?".
Yuri menjadi salah tingkah.
" Terus terang Ri".
" Hmmm, ya saya suka sama dokter, dokter pintar, hangat, perhatian sama saya".
" Saya juga suka sama kamu Ri, sejak melihatmu pertama kali, dengan mata ceriamu, tomboy mu, membuat saya sangat menyukaimu dan gak bisa berbohong, jantung saya berpacu hanya sama kamu Ri."
" Maukah kamu menjadi pacar saya Ri?".
Yuri kembali bengong.
" Dengan syarat ,temani saya studi, saya gak bisa LDR, tetapi dokter kan tugas disini, pasien dokter banyak disini".
" Aku rela melepas semua buat kamu Ri".
Yuri melotot.
" Tenang Ri, aku akan bersama kamu, kamu harus giat belajar, aku ingin memperisteri kamu Ri".
" Ihhh, baru minta jadi pacar, sudah rencana minta jadi isteri, ihhhh, ujar Yuri mengulum senyumannya.Wajah Yuri memerah."
Halil mendekap Yuri dalam pelukannya.
" Apa orangtua dokter gak marah, pacaran sama wanita biasa seperti saya?".
__ADS_1
" Gak ,mereka malahan menyuruh saya ngejarbkamu, nikahi kamu secepatnya, mereka pengen jagain cucu, pengen liat kebahagiaan saya Ri.Karena saya gak pernah mendekati siapapun Ri, hanya kamu".
" Apa istimewanya saya dok?".
" Hanya kamu yang bisa menggetarkan hati saya Ri, belum pernah saya tidur, makan semua serba salah, pusat perhatian saya hanya kamu, saya sangat cemburu kamu di dekati beberapa dokter.Sifat posesif saya beraksi."
Yuri menahan tawa.Halil begitu terus terang padanya.
" Kamu mau jadi kekasih saya cintakuuuu?".
Yuri mengangguk.
Perlahan Halil mencium bibir Yuri, perasaan mereka berbaur dan saling menaut.Yuri dan Halil sama sama belum pernah melakukan ciuman, meraka saling tertawa ketika saling mengetahuinya.
" Kita akan banyak belajar yaaang," ujar Halil.
Yuri mengangguk.
" Tidur disini aja malam ini yaaang".
" Ihhh, gakkk ".
Halil tertawa.
" Yuri mau,hubungan kuta gak usah di expose ya dok, masih baru, Yuri gak mau orang omongin macam masam".
" Ya cintakuuu, makasih, maksih sudah menerima perasaan ku".
Yuri mengangguk.
Malam itu, Yuri menutup wajahnya dengan bantal, dia merasa sangat bahagia.Perasaanya beraambut.
Sedangkan Halil juga sangat bahagia, bahkan langsung masuk ke kamar tersenyum .
Ke esokan harinya, Halil pagi pagi sudah mengetuk apartemen Yuri.
Ketika Yuri membuka pintu, dekapan Halil yang hangat langsung Yuri rasakan.
" Pagi pagi udah nyelonong, " ujar Yuri.
" Mau latihan kiss yaaaang".
" Ihhh, " ujar Yuri kembali wajahnya memerah karena malu.
" Sarapan yuk yaaang".
__ADS_1
" Hmmmm, disini aja ya dok".
" Jangan panggil dok, panggil beb, honey, yaaang".
" Hmm., baiklah,".
" Kalau panggil Abang?".
Halil tertawa.
" Panggil apa aja, gak masalah, asal jangan dok, kalau tugas ,baru dok ya yaaang".
Yuri mengangguk.
Alex mengambil handphone nya dan duduk berdampingan dengan Yuri.
" Mau ini bang".
Halil tersenyum dengan panggilan bang.
" Mau sarapan apa yaaang?".
Halil mengangkat Yuri dan mendudukkannya di atas sofa ,mendekap Yuri dalam pelukannya. Halil berada tepat di belakang yuri.
" Sarapan mie".
" Semalam kamu udah sarapan miezyang lain aja yaaang".
" Kalau kita masak omelet, makan roti gimana bang?".
" Pesan aja ya yaaang, bahan sudah gak ada, abang kasi ke pembersih apartemen abang."
Yuri mengangguk.
Mereka memesan humburger , kentang goreng. Yuri dan Halil saling berebutan handphone.
Sampai akhirnya Halil tepat di posisi atas tubuh Andien.
Debar jantung Yuri dan Halil berpacu.Halil kembali mendekatkan bibirnya. Mereka kembali saling bertautan.
🤩😍🤩🥰😍🤩🤩
Happy Reading guysss
Jangan Lupa
__ADS_1
Like
Vite koment.