Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Doa Menembus Langit


__ADS_3

Tidak ada yang mustahil, jika ikatan jodoh sudah Tuhan atur.Namun menghargai dan setia serta tidak mengulangi kewalahan satu bentuk manusia hidup lebih baik lagi dari hari ke hari.


Halil menahan langkah Yuri ketika menyusuri jalan seputaran rumah sakit.


" Kenapa menahanku?".


" Maaf aku sangat melukaimu Ri".


" Tidak masalah, semua sudah berlalu dan sudah selesai".


" Tidak pernah ada selesai di antara kita. Apakah kesempatan itu masih ada buat abang Ri?".


" Kesempatan ke 3? ".


" Ri.....".


" Harus sampai kesempatan ke berapa?".


" Maaf ,emosionalku melonjak dimana pasanganku tidak mempercayai aku, aku marah, saat kamu mencurigai apa yang gak aku lakukan".


" Sebagai seorang pria, harusnya kamu tahu kan, menyamankan wanitamu, buktikan kesetiaanmu, jika wanitamu curiga, yah harusnya kamu kan yang meyakinkan.Bukan ketika wanitamu cemburu, meminta putus ,langsung kamu sambut dan menyetujuinya.Itu sangat sakit. Kamu membiarkan wanitamu pergi, apa itu arti mencinta? luka ...yah luka sendiri?".


" Sudahlah.....".


Halil memeluk tubuh Yuri.


" Lepaskan ".


" Tidak, aku sangat merindukan mu Ri, melihatmu hanya dari jauh , selama ini aku lakukan,menahan diri itu sangatnmenyiksa".


" Kamu normal? ketika aku menjadi milikmu, kamu sia siakan. "


" Hukum aku apapun Ri, aku terima,tetapi tidak buat pisah."


" Cinta ini gak murni lagi, hati ini tidak utuh lagi".


" Abang tahu masalah kita? kamu gak pernah peka , cemburu wanitamu, luka wanitamu,ujar Yuri.


" I am not perfect"( aku tidak sempurna).


"Yeah.....I'll annoy you( yah aku akan mengganggumu)

__ADS_1


"Piss you off ( membuatmu kesal)


" And say stupid things " ( dan mengatakan hal hal bodoh).


" But I promise to you, ( tetapi aku berjanji padamu)


" I love you more,than anyone in the world(teyapi aku mencintaimu lebih dari apapun di dunia ini).


" Trust me( percaya padaku)," ujar Halil menatap sungguh sungguh kedua mata Yuri.


Sebenarnya dari beberapa dokter dan perawat, Yuri mengetahui, Halil tidak pacaran dengan siapapun, malahan Halil banyak menyibukkan diri ,setelah perpisahan mereka.Mendatangi dimana tempat mereka berkencan.Bahkan pernah sesekali ,sosok Halil terlihat sembunyi sembunyi mengikuti Yuri .Satu hal yang membuat Yuri kesal, kenapa Halil melepaskannya begitu saja, gak menyanggah semua tuduhan Yuri.Dan kenapa Halil hanya diam , sampai hanya bisa diam mengikuti.Mengusap air mata di sudut matanya,padahal selama ini dia pria tegar.


" Hukuman yang paling menyakitkan bagi abang, saat kamu pergi, kita terlerai buat kedua kalinya.Bodohnya aku, tidak menahan dan meyakinkanmu, karena amarah dan ketidakpercayaan membakar hubungan kita", ujar Halil.


" Sewaktu papi di meja operasi,abang melihat cin cin tunangan kita, masih kamu pakai di lehermu, dan itu memberi mas harapan, harapan kita masih di situs yang sama, masih di perasaan yang sama."


Yuri menjadi gugup dan refleks memegang daerah lehernya.


" Kita jangan menghjndar lagi dari luka ini Ri, biarkan abang menyembuhkan luka hatimu, karena abang yang menorehnya."


Yuri menekan lift apartemen nya, dia dan Halil masuk dalam keadaan terdiam.


" Jangan pernah usir aku lagi dari hidupmu Ri, hukuman satu tahun ini membuat abang banyak intropeksi diri, abang banyak salah sama kamu, abang banyak salah sama hubungan kita".


Halil mendekap tubuh Yuri dengan erat.


" Menikahlah denganku saat ini Ri, aku sudah tidak kuat menahan perasaanku".


Isak tangis Yuri dalam dekapan Halil pun pecah.


" Mau kah kamu menjadi isteriku Ri?".


" Setahun kita udah pisah bang, kita pasti banyak berubah".


" Tidak, kamu masih suka memesan kopi kesukaan mas, menaruh di depan , dan kamu selalu menghadirkan mas. Kita pribadi yang sama Ri".


Yuri kembali terisak.


" Dan Yuri teringat, Halik juga melakukan hal yang sama, ketika video Halil makan di kantin, selalu memesan makanan kesukaan Yuri."


Tangis Yuri dan Halik melebur menjadi satu.

__ADS_1


" Hari ini kita menikah secara sipil, mau kan yaaaang".


Yuri melototkan matanya.


" Hari ini bang".


" Ya....".


Halil berlutut dan membuka kotak beludru, ada sebuah cin cin disana.


" Cin cin buat ke 3 kalinya mas?".


" Ya yaaang, cin cin tunangan ke 3, dengan wanita yang sama".


Yuri dan Halil sama sama tersenyum.


" Abang sudah meminta paman abang yang ada di kedubes membantu proses pernikahan kita".


Yuri kembali terkejut.


" Abang PD banget, bahwa aku nerima abang".


" Gak PD yaaang, abang malahan merasa, jika kalah dalam perjuangan ini, abang gak akan menyerah memepet kamu terus."


Yuri tertawa terkikik dalam dekapan Halil.


" Aku hanya mau jujur pada diriku bang, selama ini aku munafik dan mengingkari isi hatiku".


" Jangan pernah meragukan abang dek, percaya ,kita hanya butuh kepercayaan .Disini, selalu ada kamu dan bukan yang lain."


Halil mengusap wajah Yuri,perlahan mencium Turi dengan lembut.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2