Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Aku Hanya Mau Kamu


__ADS_3

Akhirnya mereka sampai di posko tim relawan.Halil sosok dokter yang disegani, karena nama Halil dan kepintarannya sudah di akui di manapun.Halil sengaja membuat Yuri dalam kelompoknya. Apapun ceritanya, Yuri menjadi asistennya.


Para teman Halil dan beberapa perawat tersenyum Terlihat Halil begitu bucin pada Yuri.Mereka sampai bengong, bagi dokter sesukses dan seterkenal Halil, wanu


wanita manapun tinggal tunjuk, tetapi beda , selama ini banyak perawat. dokter mengejar Halil,Halil gak perduli, tetapi sosok Yuri sesuatu yang beda.


Halil ,Yuri dan beberapa perawat di bagi beberapa kelompok, sudah pasti Halil sengaja membuat Christian ke kelompok yang berbeda dengan Yuri, lagipula Christian seorang dokter. dalam tim tetap berlaku satu dokter, lainnya perawat.


" Makanlah Ri, Halil membukakan makanan buat Yuri."


Yuri terkejut melihat makanan yang Halil bawa. nemukan di tempat darurat gini ,mana ada.


Yuri mengambil makanan tersebut.


" Bawa yang frozen punya ya bang?".


" Ya Ri, tuh tadi ada yang antar peti box dan berbagai makanan."


" Sultan memang beda," ujar Yuri meledek Halil.


Mereka bertugas di daerah perang, membantu merawat masyarakat sipil . Tugas yang benar sangat sulit.


Halil dan Yuri membawa tas ransel berisi obat obatan.


Halil membantu Yuri ketika melangkah melewati area sulit.Deru nafas Yuri berkejar kejaran, suara deru senjata sudah pasti tidak asing bagi mereka.


" Minum Ri ", Halil memberikan tumblernya pada Yuri.


" Berapa jauh lagi kita akan berjalan?" tanya Yuri.


" Kurang lebih satu jam."


Halil melihat, Yuri sangat lelah.


" Naiklah ke punggung mas, mas gendong, kamu sangat lelah Ri".


Yuri menyerah, dia sudah sangat lelah.Tas Yuri di bawa perawat lain sedangkan Yuri di gendong belakang Halil.


Yuri membenamkan kepalanya di bahu Halil, Halil sangat bahagia.Kedekatan seperti ini membuat Hati Halil berbunga bunga.


Tidak ada rasa lelah dia alami, saat menggendong Yuri.

__ADS_1


w


" Kita istirahat sebentar, desanya akan dapat lima belas menit lagi, " ujar seorang perawat.


Dengan hati hati , Halil menurunkan Yuri.


Yuri melihat keringat di kening Halil.Yuri pun melap keringat di dahi Halil.dengan sapu tangannya.


" Maaf bang , Yuri merasa lelah , Yuri sedang haid."


" Pantasan Ri, biasanya kamu tahan jalan."


" Ya bang".


" Apa gak mau ganti pembalut?".


Yuri menggeleng.


Halil memberi teh hangat buat Yuri, dari tumbler nya.Halil mengusap wajah Yuri.


" Makasih , makasih Ri, makasih tidak membenci abang".


" Lanjut perjalanan yukk, biar gak gelap, " ujar Halil.


Mereka ber 6 pun kembali melakukan perjalanan.


Ketika mereka sampai di pemukiman sipil, banyak para prajurit dan wafga sipil yang terluka.Yuri dan lainnya langsung memberikan pertolongan pada mereka.


" Ri, jait luka ini", ujar Halil.


" Baik dok, "ujar Yuri.


Yuri dan lainnya mengobati para warga sipil dan tentara.


Beberapa tentara , menatap Yuri. Halil langsung mengambil alih, Yuri menangani para warga sipil, para perawat tertawa melihat ulah Halil.Tatapan Yuri juga menghujam pada Halil.


Para prajurit di perlakukan Halil, dengan tegas.Kembali perawat tertawa ngakak karena ulah Halil.


Yuri pun tertawa.Ternyata cemburunya Halil akut dan super parah.


Selesai Halil mengonati para prajurit, Yuri mencubit lengan Halil.

__ADS_1


" Dokter sama mereka kenapa bar bar kali sihhhh, mereka pasien , malah di treining",ujar Yuri.


Halil hanya tersenyum.


" Mas temani bersih bersih tuh ada toilet umum ,mas jagain".


Yuri mengangguk.


" Nih juga udah tembus ke celana bang".


" Apa sakit perut nya Ri?".


Yuri mengangguk.


Halil dan Yuri menuju toilet umum.


Yuri membersihkan dirinya.


" Sudah selesai?".


" Sudah bang," ujar Yuri.


Malam itu ,kembali Halil dan para perawat memasak makanan mereka. Posko tempat memasak makanan , buat umum.


" Besok kita balik sore, dan akan kembali ke markas. Kita akan menuju daerah lain juga", ujar Halil.


Malam itu, Yuri mengantuk, Halil menjaga Yuri, menyelimuti Yuri dengan selimut.


Halil mengusap wajah Yuri dengan lembut.


Halil akhirnya tertidur dan memeluk Yuri dengan erat.


🥰😍🤩🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2