
Yuri kembali meninba ilmu, setelah mendapatkan program beasiswa buat spesialisnya. Ujian demi ujian, dan nilai dia peroleh dengan kerja keras.Oxford bukanlah universitas sembarangan, nilai sangat sulit di peroleh, dan persaingan sangat ketat. Yuri harus extra dalam berjuang.Dan setelah satu tahun masa pemdidikan spesialisnya, Yuri semakin di tempa dengan berbagai kasus masalah jantung.Bahkan Yuri sudah di percaya menjadi asisten dalam berbagai operasi.
Yuri tidak pernah mendengar kabar tentang Halil lagi, yang dia tahu, Halil sudah menjadi pemimpin rumah sakit.Itu juga secara tidak sengaja , disuruh disennya mengirim berkas ke rumah sakit orang tuanya.Disana tertera nama Halil sebagai pemimpin rumah sakit.
Dengan wajah lembut, cantik, pintar, sangat banyak pria mendekati Yuri, dari pasien, dokter , bahkan beberapa dosen.Para dosen teeang terangan langsung melamar Yuri. namun seperti biasa Yuri hanya menanggapinya dengan bercanda.Jika waktu luang, maka Yuri hanya menghabiskan waktunya di perpustakaan.
" Ri, kamu kenapa sihhh, menjauh dari pria, jika ada yang nembak kamu, kamu menghindar, jika ada yang mau melamar kamu, kamu juga menjauh.Apa kamu ada kelainan? kenapa hatimu gak tersentuh satu pria pun, seakan sia sia saja mereka mengejarmu. Apakah kamu akan menjomblo selamanya Ri?".
" Iya Ruyh. aku akan jadi jomblo abadi, aku gak niat pacaran atau menikah".
" Efek pernah patah hati ya Ri?".
" Aku gak beruntung aja Ruth soal percintaan, ahhh sudahlah Ruth, kamu aja deh...cepat nikah, jangan sampai ketuaan."
" Semua ngejar kamu Ri, gak ada yang melirik aku, aku kalah daya saing sama kamu Ri".
" Ahhh, kamu ada aja deh Ruth".
" Kamu bahkan disukai beberapa dosen dan profesor muda, mana gantengnya polll, udah pilih aja salah satu, cinta bisa datang dengan sendiri nya Ri, setiap malam minggu kamu sendiri, harusnya masa muda itu dilalui dengan nonton, jalan , disuapi kekasih".
" Mana ada kisah mahasiswi kedokteran se romantis itu sih Ruth,yang adanya panggilan mendadak ke rumah sakit karena keadaan darurat," ujar Yuri tertawa terkekeh.
__ADS_1
" Ri , apa mantanmu sangat membuat hatimu terluka?".
" Aku gak beruntung aja, doa ku semoga dia bahagia,mungkin sudah bahagia dengan wanita yang dekat dengannya."
" Dan kamu yang patah hati, sendiri melalui kehidupan,kamu salah Ri, harusnya kamu membalas penghianatan, kesakitan dengan ,kamu menerima orang yang layak, orang yang baik, kamu hidup lebih happy, lebih bahagia."
" Mereka akan menertawakanmu jika melihat kamu jomblo, seakan dia berhasil matahkan dan hancurin kamu".
" Jangan selemah itu Ri".
" Aku memang payah ," ujar Yuri tertawa.
" Aku gak percaya lagi pada pria,aku juga gak percaya lagi akan cinta."
" Serem amat sih doa kamu Ruth".
" Kamu layak bahagia Ri".
" Jangan minder karena kamu anak yatim piatu, anak dari panti, jangan minder kamu hanya karena sebatang kara , kamu punya kemampuan. skill, dan lihat saja kemampuanmu bahkan di puji berbagai dokter dan dosen."
" Udah siap puji memujinya?".
__ADS_1
Ruth tertawa.
Yuri mendapatkan telepon , dia harus ikut naik ke ambulans, tidak jauh dari rumah sakit, ada seorang yang bermasalah dengan jantungnya.
Yuri bergegas memasuki ambulans dan mereka pun tiba di sebuah seminar.
Langkah Yuri berlari panjang, karena nyawa tak mengenal waktu.
Yuri memeriksa sang pasien dan keadaan nya sangat lemah. Yuri bahkan mengenal siapa pasien yang di hadapinya.
" Kirimkan saya rekam medis beliau, beliau pernah melakukan operasi jantung," ujar Yuri.
" Ini rekam medisnya," ujar sebuah suara.
Suara yang begitu Yuri kenal.Yuri seperti mengalami dejavu.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment