
NB: Please kalau ada kesalahan pengetikan, info bab berapa biar saya refisi, lengkap dgn bab berapa ya.Klu hanya koment ada typho, penulis gak akan mungkin baca dr awal, krn komentar di bab berapa , gak keliatan sama penulis.Baiknya info bab berapa yg typho agar ada fed back bagi penulis,karena penulis selalu upayakan up tiap hari, 4 bab, di cerita berbeda.Jika hanya koment ini salah dan itu salah, benar - benar kerasa sih down nya, karena seorang penulis hanya manusia biasa.lelah susah pasti.Harap maklum.Saya juga orangnya ,sangat senang , para pembaca setia juga udah pada tahu, kalau ada typho, selalu mereka info,kak....bab ini ada typho, saya langsung revisi, beneran ,gitu lebih enak sih.Kalau hanya bilang salah ini dan itu ,tanpa di info bab, saya gak semoat buat ngecek misal 200 episode ,tiap bab saya cek.Di layar penulis ,semua komen dia umum keliatannya, bukan satu persatu keliatan , dia koment di bab mana.
Makasihhh, mohon kerjasamanya.
โกโกโกโก
Yuri mengalah, gak mungkin mengeraskan hatinya, karena Yuri tahu sifat Halil, kekeh,keras kepala.Dan malam itu mereka mengikuti penerbangan langsung, mereka menaiki penerbangan pribadi.Paman Halil mengurus jet pribadi keluarga Halil.
Yuri merasa kikuk berada di dalam jet pribadi super mewah.
Halil tertunduk lesu.
Yuri gak tahu harus seperti apa bersikap.
" Papi menjaga kesehatan , sering cek up, rajin olah raga."
" Namanya penyakit abang, mau datang, mau di bilang apa."
" Apalagi kalau pola hidup gak sehat, "ujar Yuri.
" Sebenar nya papi akan mewariskan tanggung jawab pada abang, memimpin rumah sakit dan beberapa perusahaan."
" Luka mas, jangan sampai papi abang tahu".
" Ya."
" Papi di Inggris yaaang".
" Mereka ikut abang, sejak kita putus."
" Apa mereka tahu kita balikan bang?".
" Ya yaaaang".
" Jangan banyak pikiran bang."
" Setidaknya ada kamu yaaang, makasih sudah mau mengalah, di ajak balik, mau ngikut."
" Kalau aku gak ngikut, bang ngotot bakalan ngikuti aku kan? kasihan mami bang, pasti bingung".
Yuri mulai menguap.
" Tidurlah yaaang, ".
__ADS_1
Yuri mengangguk.
Perlahan Yuri pun tertidur.
Yuri terbangun, memeriksa Halil.
p
Yuri lega ,Halil tidak ada demam sama sekali.
Halil mengecup jemari tangan Yuri.
" Jangan pernah berpikir berpisah lagi yaaang".
Yuri hanya menunduk .
Pelukan Halil membuat Yuri nyaman, mereka kembali tertidur.
Dan ketika pesawat mematikan mesin nya, baru mereka pun terbangun.
" Yuri ke toilet dulu ya bang".
Halil mengangguk.
Halil juga melakukan hal yang sama.
"Keberadaan kamu membuat mas lebih tenang ,sangat membantu yaaang".
" Gombal ," ujar Yuri tersenyum.
Yuri dan Halil bergegas ,mobil susah menunggu.Halil berusaha menenangkan dirinya.
" Yuri gak uasah ikutan ke rumah sakit ya bang"
" Gak yaaang, kamu harus ikut bareng abang".
Yuri menggaruk rambutnya.
" Punya pacar banyak maunya dehhh".
Halil tertawa.
__ADS_1
mereka sampai ke rumah sakit, dan mereka melihat mami Halil duduk di kursi menjagai sang suami.
" Bagaimana keadaan papi mi?".
" Papi cepat tahu nak, begitu gak enaknlangsung di tangani , jadi gaknparah.Papi hanya kurang istirahat.Jangan pefgi lagi boy, - mami ketakutan."
" Halil memeluk sang mami."
" Sudah makan mi?".
" Sudah nak, walau gak selera ,mami harus tetap kuat kan, papi membutuhkan kita."
" Ya mi".
" Duduk Ri".
" Ya Tan".
" Jangan panggil Tan , panggil mami.Apa kalian usah balikan?".
Yuri mengangguk
Ketika beberapa jam kemudian , papi Halil terbangun.Wajahnya tersenyum melihat Halil dan Yuri.
" Papi bahagia kalian bersama lagi.Papi ingin kalian menikah saja secepatnya, gaun , persiapan pernikahan hanya mami kalian undurkan.Papi ingin melihat Halil menikah, kalau Tuhan ijinkan ,melihat cucu."
Halil memandang Yuri.
" Kalian 3 bulan break , karena kesalah pahaman, apa belum cukup saling mengenal dan saling tahu sejauh apa kalian saling ketergantungan?".
" Pikirkanlah ", ujar papi Halil.
" Papi akan bebankan semua urusan pekerjaan, rumah sakit, papi ingin menikmati hari tua sama mami kalian.Mamimu sudah banyak papi susahkan nak, nangis nya gak henti liat papi ngeluh sakit ."
" Baik pi, "ujar Halil.
๐๐ฅฐ๐๐ฅฐ๐๐ฅฐ๐๐ฅฐ
Jangan Lupa Like
Vote
Koment
__ADS_1