Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Kamu Wanitaku


__ADS_3

Yuri duduk di meja pojok, entah mengapa rasa lapar melanda dirinya.Sungguh gak bisa memasak menyiksanya, apapun dimakan tidak pernah enak di mulutnya.


Yuri kembali kecewa dengan rasa makanan yang dimakannya. Memang soal makanan , Yuri sedari kecil sangat susah.Telur ceplok aja sudah sangat enak jika dia makan dengan kecap.Asal jangan rada aneh.


" Gak enak yaaaang? nih makan, " ujar Halil.


" Nanti dokter diliatin orang ".


" Saya udah bilang ke pihak pemilik kampus ,saya hanya jagaian kekasih , agar gak disalib orang. Kalau dilarang pacaran, saya gak mau jadi dosen, beneran yaaang".


Yuri tertawa.


" Cintaku, apa gak rindu?"


" Rindu bang, sangat rinduuuu".


" Abang tinggal dimana?".


" Di depan apartemen kamu, semua sudah di atur pihak kampus sebagai persyaratan saya mengajar di kampus ini, " ujar Halil.


Yuri menepuk jidatnya.


" Makan lah yaaang, sini makanan kamu abang makan."


Yuri mengangguk.Memakan makanan pemberian Halil.


" Abang yang masak?".


" Yupppp".


" Sampai nya kapan ke Inggris? kenapa gak kasitahu sih bang, berangkat sama kan enak."


" Abang kan mau kasi surprice, gimana ? apa kamu terkejut?".


" Hmmm, sangat ," ujar Yuri.


" Kamu juga akan menjadi asisten abang di rumah sakit".

__ADS_1


" What?????".


" Kamu kekasihku yaaang, 24 jam siap siap di awasi, " ujar Halil mengedipkan matanya.


" Mahasiswa banyak yang ngelirik abang, awas aku juga ngawasi abang, " ujar Yuri.


" Baik cintaku, aku senang kamu cemburuan yaaaang".


" Ihhh, abang ke PD an dehhh, aku gak cemburuan deh, " ujar Yuri.


" Jujur nih, beneran?".


Yuri menunduk dan wajahnya kembali memerah.


" Bagus bagus kuliah ya yaaang, cepat selesai.Apa kamu gak mau, kita menikah aja yaaaang, kamu sambil kuliah".


" Pengen perhatian gak bercabang bang, susah kan, ngurus rumah tangga, jadi seorang isteri, jagain dan rawat suami, lain kuliah lagi".


" Gak ada susah yaaaang, asal ada niat."


Yuri kembali tersenyum.


" Orangtua abang support abis, juga memberi support sama kamu yaaang. Mendoakan hubungan kita."


" Beneran? " tanya Yuri.


" Beneran yaaaang".


" Abang terbiasa makan makanan sini?".


" Hmmm, abang apa aja bisa makan yaaang.Kamu milih kan, berat kamu turun terus ,abang akan memasak buat kamu".


" Ajari Yuri ya bang".


" Dengan honor gedek, boleh dehhhh".


" Honor apa bang?".

__ADS_1


" Honor yang enak enak yaaang".


" Ihhh, dasar dokter mesum. Abang gak cocok jadi dokter bedah saraf,cocoknya jadi dokter kandungan, " ujar Yuri tertawa.


Halil pun tertawa mendengar gurauan sang pacar.


" Kita gak LDR ran kan yaaang, abang nepati janji kan."


Yuri mengangguk mengulum senyumnya.


" Makasih yaaang, makasih sudah berkorban menemani masa pendidikan Yuri."


" Sama sama yaaang".


" Selesai kuliah, kita sama yah yaaang ke rumah sakit".


Yuri mengangguk.


Brayan tidak lepas melihat ke arah Yuri , dan beberapa pria.


" Pria itu dari tadi sibuk mendekati kamu kan yaaang ? beberapa mahasiswi juga naksir sama kamu. Abang perlu perjuangan extra, agar gak tersiangi sama brondong, " ujar Halil tertawa.


" Yuri gak perhatiin bang, lagian modal jalan kaki, baju biasa aja, siapa yang mau sihhh bang".


" Kamu salah yaaang, kalau pria menilai wanita bukan dari pakaian ,bukan dari status sosial, bukan dari banyak gaya dan manja. Pria suka wanita apa adanya, menjadi dirinya sendiri, gak suka perempuan banyak gaya, gak suka perempuan over acting, gak suka wanita manja banget, semua bergantung pada pria.Pria lebih suka wanita pintar, tipikal mandiri, dan maja, ibaratnya bisa menempatkan diri."


" Aku tipikal norak gak bang".


" Norak nya kamu, sama abang aja," ujar Halil.


" Ihhh gak lah yauuuu," ujar Yuri.


🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2