Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Perayaan


__ADS_3

Yuri, Halil dan kedua orangtuanya sibuk membagikan bingkisan pada anak panti, mereka juga makan bersama.Bolak balik Yuri menghapus air matanya,ke ingat saat Yuri masih berada di posisi mereka.


Halil menggenggam tangan Yuri dengan erat.


" Yaaang, jangan sedih".


Yuri mengangguk.


Dekapan dari Halil membuat Yuri berusaha tegar.


" Dulu ,Yuri sebesar ini mi, masuk panti, kehilangan orang tua, keluarga tidak ada sama sekali."


Beberapa media meliput kegiatan keluarga Halil, padahal keluarga Halil menutupinya, tetapi selalu menjadi sumber bahan berita.


Foto Halil , Yuri dan kedua orangtua Halil pun tidak luput dari pemberitaan.


Ketika acara berlangsung, Yuri hapal semua lagu anak panti, bahkan Yuri bernyanyi dan memainkan biolanya serta gitar. Air mata mami Halil turun berderai , ke ingat sesusah apa Yuri melalui hidupnya.


Anak anak panti terkejut melihat kebolehan Yuri dalam bernyanyi dan bermain alat musik.Beberapa pelukan suster biara, menghangatkan diri Yuri.


Yuri bercerita masa lalunya pada anak anak panti, bagaimana dia rajin pagi pagi menyiram bunga, bagaimana belajar, bagaimana melakukan pekerjaan di panti sejak kecil.


Yuri dan keluarga Halil makan bersama mereka. Mami Halil bolak balik memeluk Yuri.


" Anggap mami ibu kamu nak, kamu tidak sendiri".


Yuri mengangguk.


" Buat pesta besok, pakaian gak ada masalah kan nak?".


" Enggak mi, sudah bagus, Yuri suka, simpel,gak semak".


" Yang pilih pakaian kamu, yah abangmu Ri".

__ADS_1


" Cantik kok bang, sederhana tetapi elegan dan mewah, abang mirip desainer."


Halil tertawa.


" Jas abang gimana?".


" Sudah ada yaaaang, lagian pesta nya gak formal banget yaaang".


"Ya bang...,banyak tamu ,Yuri gugup juga".


" Udah ,jangan gugup la dek, toh kita juga udah nikahan."


Yuri tertawa .


Siang itu, Yuri di hias oleh MUA, Yuri sangat cantik, anggun, dan Halil tidak henti hentinya bolak balik memeluk Yuri.


" Bang, maluuuu", ujar Yuri.


" Malu kenapa yaaang, kamunkan isterinya abang", ujar Halil dengan penuh percaya diri.


" Lil, kamu gak liat tempat, nyosor mirip keboooo,'ujar sang mami.


" Mami sekarang bilangnya Halil kayak kebooo, mami mau cucu gakkk, kalau kebo mau buat anak, kan deketin betinanya mi, kalau jauhan ,mana jadi mi".


" Pandai kamu ngomong Lil".


" Mi...., bener atau gak ucapan Halil".


" Iya sih, bener."


" Mami mau punya cucu gak?".


" Yah mau lah nak, rumah kita akan ramai, rumah kita akan sibuk, jagain dia gimana, papimu bakalan sayang banget, bawa jalan anak mu".

__ADS_1


" Sudah lama mami mengimpikan itu semua nak, mami doain kalian punya keturunan, mami bisa menjadi nenek, kalian bisa menjadi orang tua.Gak semua orang bisa menjadi orangtua nak".


" Gak semua orang bisa punya anak, mami dapatkan kamu Lil, susah loh nak".


" Mami hanya mau,kalian gak nunda, srdangkan gak nunda,mau lama dapatnya nak, apalagi nunda ."


Yuri sedikit gelisah, Halil bisa membaca mimik wajah Yuri.


"Kenapa yaaaang?".


Yuri hanya menggeleng.


" Apa kamu belum siap,kita memiliki anak yaaang?".


" Yuri lagi study bang, hamil pasti sangat susah".


" Kamu gak yakin ya?".


" Hmmmm, tetapi ujur kita juga sudah pantas memiliki anak kan bang, abang nanti ketuaan punya anaknya."


" Gak usah di paksa dek, se iring jalan nya waktu, kita akan banyak belajar.Kamu tahu gak yaaang, di negara ini,pemerintah memberi kan penyuluhan pada pasangan, bagaimana mereka siap buat menjadi orangtua.Kita ber dua ikutin kegiatannya aja yaaang,weekend gitu".


" Abang mau?".


" Abang mau, kita merawat baby gitu, mencoba belajar ngerawat baby."


" Abang mau ,kamu senyaman apa yaaaang".


🥰😍😍🥰😍🥰😍


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2