
Yuri melihat aura kecemburuan dari sang suami.Yuri gak tahu harus meyakinkan gimana, pada Halil.Gak mungkin menjauh, Eewanta dosen senior masa spesialis Yuri.Dokter Dewanta juga penanggung jawab Yuri praktek di rumah sakit.
Christian dan Hakim teman yang memang biasa ngobrol dengan Yuri.Mau menjauh rasanya gak banget, hanya karena menikah, toh Yuri gak genit dan Over acting.Real rekan kerja dan teman.
" Jika abang cemburu, gak mungkin Yuri menjahui mereka dan memusuhi mereka.Mereka sudah menjadi bagian dari mereka.Yuri membatasi diri, dan membuat hubungan memang sebatas rekan ,teman kerja ,gak lebih mas".
" Jangan negatif mikir kemana mana."
" Kalau mas gitu sama Laura dan dokter atau perawat lain, kamu gimana yaaang".
" Angkat tangan deh bang, kalau semua di persoalin, ada aja bahan pertengkaran kelak."
" Kalau aku cemburui abang. waktu kita sudah tunangan. Laura kan beda.Entahlah, bingung.Baiknya aku gak usah liat sbang. jadi gak cemburuan. abang juga gitu, cari aman, tapi aku jadi berasa bang, bahwa landasan pernikahan kita rapuh ."
" Jujur kepercayaan yang ada ,gak full buat abang. karena dua kali kita sampai udahan. "
" Pisah gak bisa ,mebikah masih kebawa ego, tidak percayaan. pondasi labih, apakah pernikahan kita akan berhasil bang oceh Yuri?".
" Kamu seringan seperti anak kecil Ri".
" Abang menghina banget, gak mas. "
" Kamu terlalu lembut, jadi banyak pria mendekati kamu, kadang kamu manja".
" Ihhh abang nyudutin banget dehhh, mau gimana lagi , bawaan Yuri memang gini, jangan minta Yuri berubah, tetapi terimahlah Yuri dan pahami Yuri apa adanya."
" Merubah seseorang seperti yang mas maui , itu akan menimbulkan konflik baru kemudian hari. "
" Saling menerima kekurangan dan kelebihan. itu jauh lebih baik bang, dari menuntut pasangan.Abang juga kalau keluar sama teman gak ingst waktu, pacar dibtelantarin, lsinnlagi kalsu udah sama wanuta, batasi diri parah".
" Kita seperti pasangan aneh, menikah asal asalan atau gimana yah? atau gak mikir panjang", ujar Yuri.
__ADS_1
" Kita apa asal menikah? baiknya kalau iya, gak usah menikah di gereja mas, semakin rumit jika bercerai".
Halil langsung menutup mulut Yuri dengan ciuman panas.
" Abang serius sama kamu yaaang, abang gak main main,abang sungguh sungguh".
Mereka saling beradu tatapan.
" Jangan seperti kucing dan anjing, kapan akurnyaa," ujar Yuri .
" Keluar wajah cemberutmu yaaaang".
Tawa Yuri pun pecah ngakak.
Yuri menyadari, perbedaan kepribadian mereka sangat banyak, orang berduit dengan orang kere ,dari segi pandangan hidup beda.Lain lagi dari banyak hal.Yuri menarik nafasnya.
" Kenapa yaaang?".
" Perbedaan kita cukup mencolok, keras kepala, satu keras satu bawaan lembut, di kasari gak bisa kan kalau akunya yang lembut, lebih sensitif. Apakah kita bisa bareng? terlalu beresiko memilih kamu banggg".
" Kasihan wajah memelas abang, " ujar Yuri berusaha serius bicaranya.
Halil menggaruk kepalanya.
" Kamu gak cinta sama abang?".
Yuri menaikkan bahu nya.
Halil hanya bisa mengusap wajahnya.
Yuri beres beres kan keperluannya.
__ADS_1
" Nanti kita ke toko pakaian yaaaang".
" Buat?".
" Beli pakaian kamu".
" Gak usah bang, nih apa bukan pakaian? tanya Yuri."
" Eeee....".
" Apa karena sangat sederhana gak bermerek bang? malu di liat teman abang atau keluarga besar abang?".
" Abang hanya ingin , memberi yang terbaik buat kamu Ri, kamu sudah tanggung jawab abang, jadi pakaian kamu, keperluan kamu, abang penuhi. Kalau sama aja kamu sebelum nikah sama sesudah nikah, kapan bahagianya sayaaaang".
" Pakaianmu bukan hanya sederhana sayang, malahan sudah pudar, gak baik di liat keluarga mas. seperti mas gak peduli sama kamu. Mas bekerja, buat siapa kalau bukan buat isteri mas. anak anak kita kelak. buat orangtua kita gak usah mikir, mami dan papi bukan kekurangan. malahan mereka berlimpah."
" Jangan salah paham ya yaaang. ujar Halil mengusap wajah Yuri dan menciuminya."
Halil memasukkan pakaian ,buku Yuri ke dalam mobilnya.
Halil bahkan membuka pintu mobil dan tangannya melindungi Yuri dari terbentur di mobil, Yuri kebiasaan terkadang ceroboh jika masuk ke mobil.
Halil memberi kode dan meledeki Yuri.Yuri pun tertawa.
🥰😍🥰😍🥰😍🥰😍
Jangan Lupa
Like
__ADS_1
Vote
Koment