Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Masa Hamil


__ADS_3

Yuri memakan baksonya dengan lahap, dan bersyukur ,bakso buatan sang mami mertua bisa Yuri makan tanpa mual dan muntah.


Yuri berbaring dan menonton drama Turki,drama kesukaannya.


" Mi, sesekali gak kerja lumayan juga ,hehehehe,soalnya dari beberapa tahun, Yuri jarang ambil cuti, karena selalu hari cuti di tukar dengan uang, kalau gak ,gantiin teman."


"Semua ada hikmahnya nak, manjain diri perlu, bukan mesin disel, manusia juga butuh istirahat kan,bukan kerja melulu".


" Iya mi".


" Manusia butuh bekerja,tetapi menikmati hidup wajib nak, sedari kecil kamu sudah kehilangan kedua orangtua,sedari kecil kamu gigih berjuang hidup di panti asuhan, bekerja di rumah sakit, belum bahagia banget, profesor dan nyonya profesor sudah meninggalkan dunia, kamu menjadi sendirian ,kembali berjuang, sampai jadi dokter, dan selarang sekolah spesialis,dengan beasiswa. kamu berjuang sendiri, pintar, cekatan, berbakat, mami aja lihat kamu Ri, bangga banget, mami doain kamu bahagia. anak mami gak nyakitin kamu, anak mami bisa bahagiakan kamu dan keluarganya, baik baik menjalani rumah tangga,doa orang tua gak banyak nak, anak cucu dan menantu sehat, hidup bahagia, itu lebih dari harta apapun."


" Ya miii".


" Makasih Ri, kamu sudah memberi kebahagiaan pada papi, pada mami.Papi mu sangat senang ketika tahu kabar kamu hamil, sampai berkaca kaca matanya nak.Mami juga, rasanya ,baru inilah kami merasakan ,bagaimana menjadi calon kakek dan nenek. ada perasaan yang gak bisa di ungkap lewat kata kata".


" Mami heran liat orang, bisa jahat sama menantu, menantu itu bukan di jadikan saingan, bukan di jadikan madu,musuh , saingan nunjuk perhatian sama anak, gak bersyukur banget.Kalau anak nya belj sesuatu sama isterinya ,iri, ngomel ngomel, seperti gak pernah aja di beli suami apa, aneh aneh tabiat manusia Ri.Harusnya bersyukur,ada yang menyayangi anak kita,merawat anak kita,isteri anak kita , menjadi bagian keluarga kita, mami gak ngerti jika liat mertua bisa nyuruh anaknya ceraikan isterinya.Mami gak ngerti gimana mertua , bisa hadi4i penikahan kedua anaknya, apa gak kasihan sama cucu dan menantunya? ", ada lagi mertua nyeritain mantu kemana mana ,seram banget rasanya."

__ADS_1


" Taat beribadah, tetapi memperlakukan anak orang, gak layak, apa gak punya nurani".


" Ada juga menantu yang jahat mi, mertua baik, menantu betingkah, orangtua di masukin panti jompo, harta orang tua mau, giliran ngurus orangtua gak mau, makan gak mau satu meja dengan mertua, bicara ketus sama mertua,padahal,mereka ibu dan ayah dari suami, tega kan mi.Ada juga menantu yang benci banget sama mertua, suami beri uang jajan buat orangtuanya,dia ngamuk, marah marah, bertengkar hebat, bukan apa apa, apakah harus gitu banget."


" Gak memiliki orangtua sedih banget loh mi, natalan, tahun baruan,imlekan , hari raya apapun, rasanya sepi, bukan apa apa, berapanlama kita hidup di dunia ini, harusnya menjadi ladang berkat,bukan menumpuk dosa, tetapi manusia bisa sebaliknya".


" Kamu bisa jahat gak nak sama mami dan papi".


" Mami bisa nilai sendiri, Yuri gak usah ngomong apa apa, kasih sayang mami,papi, abang, sangat berarti, Yuri juga memiliki keluarga mas Reyhan, temannya mami, jadi Yuri merasa gak sendirian lagi mi".


" Ibu mami, meninggal sewaktu melahirkan mami, dulu mami menyalahkan diri sendiri, coba kalau mami gak ada,gak di lahirkan, pasti mami gak kenapa kenapa."


" Satu hal luar biasa mami rasakan, papi mami, telaten merawat mami, gak benci karena mami penyebab mami meninggal".


" Malahan papi bilang, kalau mami meninggal,mami punya mami juga gak akan hidup, dia sangat menyayangi mami."


" Semua keluarga menyayangi mami.Kalau setiap orang membawa ibu nya di hari ibu, mami membawa gerombolan keluarga, semua datang, dan nenek mami yang mewakili mami, sedih banget ,bertumbuh gak punya mami".

__ADS_1


" Namun keluarga bisa mengurangi ketimpangan itu Ri, walau gak sempurna".


" Mami berharap kamu sehat lahiran nak, bisa menjadi mami super buat anak kamu, bisa menjadi ibu se utuhnya."


" Ya mi, Yuri juga berharap begitu,kita doa ya mi".


Mami Halil mengangguk.


🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴🪴


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2