Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Bagas Dan Hasan 2


__ADS_3

Yuri terkejut saat melihat sosok Halil di depan pintu ruangan mami Hasan. Ada perasaan kesal ,kecewa dan tidak menentu yang Yuri rasakan.


Halil bisa melihat, bagaimana Hasan menatap ke arah Yuri dan seorang pria seumuran Yuri.


Halil memasuki ruangan itu.


" Bagaimana kabarnya bu?".


" Baik dok".


" Kenalkan bu, saya suami Yuri, " ujar Halil memperkenalkan dirinya.


Yuri cukup terkejut, Halil bicara penuh dengan wibawa dan siapapun sangat terkesan dengan apa yang Halil lakukan.


" Kamu sudah menikah Ri?".


Yuri hanya menunduk.


" Kamu menikah di paksa Ri? " tanya Bagas.


" Dipaksa? kenapa anda mengatakan demikian?" ujar Halil menatap tajam ke arah Bagas.


" Saya pamit ya bu, obat ibu jangan di minum telat, makan ya bu, baru minum obat, jika ada keluhan, panggil suster dan saya."


Yuri langsung keluar dari ruangan itu ,Halil mengusulnya.


" Yaaaaang....".


" Kenapa mas masuk ke ruangan pasien , gak enak kan , jangan lakukan lagi".


" Abang kekanak kanakan."


" Kalau gak melakukan itu , kamu gak mau nemui abang, kamu hindari abang".


" Sudah selesai di kerumuni wanita? abany jago memikat wanita,aku ketipu abang".


" Yaaang, jangan ngomong gitu".


" Harusnya ,abanh di kerumuni gitu, kamu bantu yaaang.Apa kamu gak tahu, pelakor lebih kejam dari penculik anak?".


" Kemakan tik tok abang".


" Tetapi itu beneran loh yaaang, mas kesulitan, beberapa megang tangan kiri, beberapa memegang tangan kanan .Abang gak bisa gerak ."

__ADS_1


" Jangan marah, kalau suami di kerumuni orang, harusnya adek bantu, bukan membiarkan."


" Honeyyyyy, mas nungguin di parkiran apartemen kamu, kamunya naik taxi.Lampu apartemen mati, kenapa yaaaang?".


" Merenungkan hidup abang, soalnya kecewa sama abang, di ajak nikah namun di sia sia in".


" Abang jemput kamu yaaaang, setelah lelah melakukan 2 operasi urgent abang mau kita sama pulang".


" Permintaan abang simpel aja yaaaang".


" Jangan kita bertengkar hanya karena orang, yaaaang,as mohon".


" Abang terlihat lelah".


" Lelah fisik masih bisa di pulihkan yaaang, lelah pikiran sangat sulit".


" Sudah sarapan yaaang?".


" Belum abang".


Halil menarik tangan Yuri menuju kantin, beberapa pasang mata bengong melihat interaksi Yuri dan Halil.


Halil membuka kursi dan menyuruh Yuri duduk.


" Masih terlihat kesal sama abang."


" Kesalnya wanita itu ada bang".


" Abang merindukan adek, rindu banget."


" Tidur di mobil, buat badan abang sakit semua yaaang".


" Makanya jangan kecewain adek".


" Yaaang, mereka loh ngerumuni abang,pantasan artis terkadang berlagak sombong, di kerumuni, di obok obok, gak ada enaknya yaaaan".


" Enaklah, apalagi dokter dokter lumayan cakep".


" Masih lumayan yaaang, bukan cakep.Bagi abang, mamh dokter cinta abang, coba kita sama selalu, kamu perawat dan abang atasan kamu, kita lebih enak yaaang, tiap hari jumpa".


" Enak apanya, abang dokter atasan ribet, semua harus rapi,pada tempatnya,dikit gak raoi ,mata abang melotot, kacamata sampai turun ngeliat seakan buat salah yang gedek".


" Aaak yaaang".

__ADS_1


Yuri membuka mulutnya.


" Dua pria di ruangan itu menyukaimu kan yaaang?".


" Menurut abang?".


" Seperti yang abang bilang dek, mereka menyukaimu".


" Satu udah nikah, anaknya udah gedek".


" Isterinya kok gak kelihatan yaaang?".


" Yah mana adek tahu yaaaang, yaaang....yaaaang".


" Perlu kita selidiki", ujar Halil.


" Ihhh dah kepo banget dehhh, gak usah selidiki orang lain bang, abang cukup perbaiki diri, mau selidiki orang pula".


" Abang harus selidiki pesaing abang dek".


" Ngaco, gini kalau dokter dah gila, udah kerja, obati pasien ,jangan salah beri obat dan jangan salah diagnosa, gila nya di kurangi bang, genitnya juga".


" Kalau genit abang, gak tua baru nikah dek.Abang gaknpernah ngeh sama wanita , selain kerja sama".


" Di kerumuni wanita abang suka kan ? ".


" Gak dek, jujur.Next kalau para pelakor dekati, kamu harus bantu abang, kita kan harus saling dalam segala hal."


" Minum yaaaang", ujar Halil.


" Kenapa sejak nikah abang sering panggil dek?".


" Enak aja yaaaang, lebih dekat hubungan kita, "Halil mencubit pipi Yuri dengan gemas.


" Sakit yaaang".


Halil langsung tertawa.


🥰😍🥰😍🥰😍😍🥰


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2