Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Memutuskan Berhenti


__ADS_3

Semenjak hari aku memutuskan untuk berhenti pada rasa itu.


Aku mulai merubah semua hal atas diriku yang pernah kau lihat dariku


Dan nanti bila Tuhan mengizinkan kita untuk bertemu kembali.


Aku sangat berbeda dan bahkan yang sedang ada dihadapanmu adalah memang bukan aku yang dulu menyambut,tidak.


Dari sana nantinya kamu akan paham, bahwa ketika hal kecil yang menyepelekanku akan tumpas dengan kemampuanku.


Maka akan kubuat mereka terpanah atas jalan ku.Aku tidak akan menyerah.


Menjadi wanita yang mandiri , ada masa depan , Dan dengan menjauhi mu dia menemukan kekuatan yang baru.


Hebat bukan, perubahannya terjadi tanpa harus menemukan seseorang yang baru tapi cukup ditemani dengan luka darimu.


Wanita terlaku cepat lumer dan tersentuh dengan pujian, pendekatan dan kata kata rayuan, semua hanya rayuan maut.


Untuk kedepan, baik atau tidaknya ingatanku tentangmu. Semoga itu menjadi titik awal untuk aku bisa melupakanmu.


Yuri berjalan memasuki apartemen nya, menekan tombol dan berbaring di kamar. Mematikan handphone nya.Yuri kembali belajar, membaca beberapa buku mengetik dan menggaris bawahi hal yang penting.


Ketika hari minggu tiba, Yuri jogging, dan kembali ke apqrtemennya. Mandi, sarapan dan kembali belajar.Yuri mendengarkan musik, membersihkan apartemennya.


Bel apartemennya berbunyi dan disana Andien melihat dokter Hakim tersenyum padanya.


" Hai Ri, " ujar dokter Hakim.


" Apa susah nyari apartemen ini dok?".


" Gak Ndien.Nih, pakailah Djn, please bantu temani aku ke pesta kolega mas."


Andien mengangguk.


Andien pun bergegas mengenakan dres pemberian dokter Hakim.


Berias natural, dan Dokter Hakim sangat takjub melihat indahnya dress tersebut.


" Kamu dan aku akankah menjadi kita, aku yidak pernah tahu, yang aku tahu ,aku harus membumi, menyerahkan semua pada sang pencipta hayiku, siapakah yang akan berjodoh denganku , Tuhan yang akan menjawabnya."


Dan malam itu, Yuri bersama dokter Hakim hadir di acara perkumpulan para dokter. Dokter Hakim terlihat sangat tampan dan senyuman selalu menghiasi wajahnya.


" Wajah dokter ,selalu serius banget, "ujar Yuri tertawa.


Dan ketika Yuri duduk di samping dokter Hakimi, Yuri melihat Dokter Halil datang bersama seorang dokter yang cukup sexy.



Yuri bahkan masih bisa tersenyum , menyembunyikan perasaannya.



" Kenapa wajah dokter jadi cemberut?", tanya Yuri tersenyum.


" Pertunjukan menarik Ri".

__ADS_1


" Hmmm, pastinya dok ,ujar Yuri tertawa terkekeh. Dan dilarang menyuruh aku tampil nyanyi, jangan please."


" Menarilah denganku Ri".


" Hmmm, tidak terlalu buruk ," ujar Yuri tersenyum walau hatinya menangis.


Hakim tiba tjba berlutut di hadapan Yuri.Yuri menutup muluynya.


" Please jangan aneh," ujar Yuri merasa guyonan dokter Halil berlebihan.Bahkan Yuri juga jongkok.


" Kalau jonhkok gini, bentar lagi,tumit sepatu ini bakalan patah, ayo berdiri, " ujar Yuri berbicara sambil menahan tawanya.


Hakim dan Yuri pun berdiri. Hakim merapikan dres Yuri.


" Lain kali, jangan beli dress gini dok, ribet,mirip kawinan," ujar Yuri.


" Ri, yuk kita nikahan aja, masih ada waktu 1jam lagi, kantor catatan sipil tutup".


" Mulai deh, salah makan obat, "ujar Yuri menepuk lengan dokter Hakim.


" Jadi gak nih dansa nya, awas liat nih, tumit ku tajam loh, salah injak, bakalan kaki dokter berkonde," ujar Yuri.


Hakim tertawa.


Hakim menautkan tangannya di pinggang Yuri.


Mereka pun mulai berdansa.


" Ri , serius deh, kita ini pasangan paling kocak."


" Eitttsss ,siapa bilang, bisa jadi jodoh loh Ri".


" Serius?".


" Serius dong, jawab dokter Hakim."


" Makanya , jangan lirik yang lain, yang lain belum tentu setia,jadi pilihlah akuuuu...," ujar Hakim melantunkan nyanyian.


" Beneran nyindir nih dok? ".


Hakim kembali tertawa.Beberapa dokter memperhatikan mereka tersenyum.Tetapi tidak eengan dokter Halil.Hatinya sangat perih dengan kedekatan Yuri dan Hakim . Hatinya sangat galau.Bahkan tatapannya hanya menatap ke arah Yuri dan Hakim.


" Ri, kamu kalau lolos ujian,mau ambil kedokteran dimana?".


" Di Inggris dok".


" Baiklah, saya akan ke Inggris juga, buat menahlukkan kekasih hati".


" Dasar, norak, " ujar Yuri.


Acara pun dimulai, beberapa pembicara dari pimpinan rumah sakit memberi beberapa kata sambutan.Yuri dan Hakim menyimak setiap perkataan mereka.


" Dok, saya ke toilet dulu ya".


" Hmmmm, hati hati, mau saya temani Ri?".

__ADS_1


" Gak deh dok, bisa kok,tuh gak jauh".


Yuri pun perlahan berjalan dari arah belakang, keluar dari lorong dan menujunkamar mandi.


" Benar benar ribet nih, umpet Yuri ketika memasuki kamar mandi."


Setelah selesai ,Yuri pun keluar dari kamar mandi.Namun sebuah tangan mencengkeramnya.


Dengan gaya taekwondow , Yuri mengangkat tubuh lawannya, namun mendengar teriakan Halil, Yuri menurunkannya kembali.


" Kamu jago Taekwondow".


" Hmmm, " ujar Yuri dingin.


Yuri mencuci tangannya dan melap dengan tisu.


" Jangan melakukannya lagi, kalau tidak kamu bisa bonyok dok, seperti perkedel".


" Kenapa dengan Hakim datang?".


" Kami sama sama janjian," ujar Yuri.


" Sudah selesai interogasinya dok?".


" Ri, kamu bisa gak menjahui Hakim?".


" Enggak ," jawab Yuri dengan tegas.


" Ri...., kamu anggap saya apa, kita lagi pendekatan".


" Hmmm, maaf dok, saya gak merasa gitu, "ujar Yuri membalas perih hatinya.


" Dan dokter juga gak mengatakan demikian kan? buktinya anda datang dengan mantan anda, apa balikan lagi dok? kalau balikan lagi, saya ucapkan selamat, bahagia selalu, dan saya tunggu undangannya", ujar Yuri.


" Kamu cemburu Ri?".


" Tau dari mana itu mantan saya?".


" Dari perawat di rumah sakit, nunjukin foto mantan anda".


" Bukan sebaliknya? saya gak respek apa apa dok, bukan ke GR an juga".


" Dia hanya ketemu di depan gedung tadi, kami sama masuknya".


" Bukan urusan saya dok, permisi, " ujar Yuri.


❤❤❤❤❤❤❤❤


Jangan Lupa


Like


Vote


Koment

__ADS_1


__ADS_2