Cinta Sang Dokter Dan Perawat

Cinta Sang Dokter Dan Perawat
Meraih Cita Cita 2


__ADS_3

" Mas baru melihat satu sisi dirimu Ri, "ujar Hakim.


" Sejak kapan nge DJ?".


" Dah lamaz tahunan, hanya yah pakai masker dan gaya rambut seperti tadi, penggemar udah pada tahu, karena di iven besar ,aku ikut gabung," ujar Yuri.


" Kamu sangat sexy, "ujar Hakim.


" Aslinya sedang kuliah dan bertugas tomboy, dua sisi berbeda Ri, " ujar Hakim.


" Biasa kalau udah heng ,yah gini mas. Tapi no mabuk, beneran, no ngerokok."


" Kamu lapar Yuri?".


" Benar mas,laper, "ujar Yuri.


Hakim mengajak Yuri mencicipi beberapa menu yang sudah tersaji.


" Hot Pot yuk mas, traktir dooong", ujar Yuri.


" Berdua atau rame rame?".


" Rame aja dehhh, aku traktir ,beneran" ujar Valent.


Yuri mengangguk.


" Kalian masih mau disini atau kita ngisi lambung, aku nih pengen nge hit pot bareng DJ kondang, DJ Riri, " ujar Valent.


Laura menatap Yuri dengan tajam.Yuri cuek dan tetap berdisko mengikuti Dj yang lagi memainkan musik.


" Gak nyangka ,murid nya prof handal, jenius dan DJ waw bangetttt, pacar kamu ada gak Ri, banyak nih mau ngantri, " ujar Valen .


" Status jomblo, beneran , lagi di kejar Hakim, tuh si Hakim ternyata bahan ceritaaan nya Yuri yang ini tohhh, I see ujar Febi ngakak."


" Buruan Hakim halalin, banyak yang ngincar ,maklum cewek high quaality mah bukan kaleng kaleng babang.Senggolin dikit dongg" ,ujar Ribka ngakak.


" Baru putus ya Ri? , rugi bener siapa yang mutusin kamu, melepaskan berlian demi imitasi, ujar Tina ngakak.Kalau aku pria,pasti udah nomor satu ngejar Yuri, beneran.Mau sama abang aku gak Ri, Aku kenalin, hmmm, gak dokter,pengusaha, mau aja, ku kenalin, tajir, baik hati, gak pandai pacaran, gak pernah. Tapi setia, perhatian dan baik.Ku kenalin yaahhh, ntar dia datang."


" Why not say, iya kan Ri, " ujar Ribka ngakak.


Dan benar saja. Tina memanggil sebuah nama.

__ADS_1


" Ko Will, sini. "


William pun datang.


" Nih ,cewek cakep yang nge DJ tadi, calon dokter, jenius, pasti smart, mandiri."


" William Arthur".


" Yuri".


Sudah pasti Halil kebakaran jenggot melihat Yuri di dekati para pria high quality.


Hakim langsung meraih jemari Yuri.


" Eitssss ,lihat dokter Hakim langsung ngawal."


Para sahabat Hakim tertawa.


Laura sengaja mendekati Halil, namun Halil menjauh. Menahan perasaan takut kehilangan, perasaan kecewa , menyesal, merasa bodoh.


William langsung mendekati Yuri.


" Aku pernah liat kamu nge DJ di Singapura ."


" Kamu sahabat dengan Velisia kan Ri".


Yuri mengangguk.


" Sudah lama aku nelepon kamu, nge Wa kamu, kamu gak pernah tanggapi."


Yuri hanya tersenyum.


" Maaf saya gak ngenal nomor,gak bakalan angkat.Bukan sombong hanya banyak banget ngubungi, sementara saya belajar, jadi saya slu silent handphone."


" Kamu udah kenal aku kan Ri".


" Hmmm".


" Aku suka sama kamu beneran",ujar William.


" Sikat Ri, mumpung banyak yang high quality beneran naksir."

__ADS_1


" Aku juru seleksi ya Ri, kekayaan mereka aku data, jadi bahan pertimbangan.Eitsss jika ada catatan kelam,juga aku rilis," ujar Valent ngakak.


" Bagian itu yang paling penting," ujar Yuri ngakak.


Semua tertawa.


" Manatahu aku jadi cewek ke 11 dan dah jadi bekas ," ujar Yuri.


" Eitttsss Hakim tulent tuh, gak pernah pacaran, serius dia mau sama kamu aja katanya, " ujar Ribka.


" Patah satu hilang berganti Ri.Tahu gak kamu Ri,aku pernah loh ,putus pagi, sore udah jadian sama cowok lain.Cowok aku ngamuk, aku bales bilang, lu boleh gonta ganti,gue gak boleh. Jangan ngimoi, hahahaha, "ujar Tina.


" Kegagalan membuat kita menjadi berpengalaman, gak di permainkan lagi, " ujar Tina.


" Cepat Ri, ada nominasi nih, William ,Hakim, Tuh Jerry dari tadi natap kamu dalam banget, tuh gring grong Wa juga ,pasti mau PDKT dehhhh".


Yuri hanya tersenyum.


" Yang nemani aku ke daerah perang, ayooo, kita liat, tulus gak".


" Kamu mau beperang, yang benar Ri?".


Yuri hanya tersenyum.


" Kamu ikut tenaga medis relawan lagi? " Hakim menarik Yuri.


" Benar Mas".


" Ri...., bahaya".


Yuri hanya tersenyum.


" Nyawa hanya satu mas, kalau koid juga gak ada yang sedih".


Hakim menepuk jidatnya.


🥰😍🤩😘🥰😍🤩


Jangan Lupa


Like

__ADS_1


Vote


Koment


__ADS_2