
Saat Sagara berhubungan dengan Freya, dia tidak pernah mengatakan pada wanita itu jika dia sudah menikah dengan Amora.
Sagara membohongi Freya jika dia hanya menjalin hubungan dengan Amora sebagai sepasang kekasih. Ia tidak pernah menceritakan tentang pernikahannya dengan Amora. Namun, tiba-tiba perempuan itu memberikan surat gugatan cerai padanya.
Rasanya, Sagara benar-benar merasa sangat malu pada Freya kalau dia tahu Freya dan Amora adalah orang yang sama. Ia pasti akan mengatakan pada Freya jika dia sudah menikah dengan Amora. Sekarang, Freya tahu kalau dia sudah berbohong tentang Amora.
Sagara menarik napas panjang. Pria itu benar-benar merasa frustasi dengan keadaan yang menimpanya saat ini.
Bagaimana mungkin dia bercerai dengan wanita yang sangat dicintainya? Baik Amora maupun Freya, mereka adalah wanita yang sangat dicintainya. Sagara tidak akan mungkin melepaskan Freya begitu saja.
Akan tetapi, dengan kebohongan yang dia buat, Sagara yakin, dirinya tidak akan mudah untuk mendapatkan Freya kembali.
"Bodoh! Harusnya dari awal aku menceritakan pernikahanku dengan Amora. Seandainya aku menceritakan semuanya tentang Amora pada Freya, mungkin Freya akan sedikit menghargaiku karena Freya merasa saat dia menjadi Amora, aku begitu mencintainya dan sangat menyesali kesalahan yang pernah aku perbuat pada Amora," batin Sagara.
Merasa takut Freya akan meninggalkannya setelah mengetahui semua kebenaran tentang Amora membuat Sagara memutuskan untuk tidak menceritakan tentang pernikahannya dengan Amora.
Namun, siapa sangka keputusannya saat ini justru menjadi bumerang untuknya sendiri. Sagara membohongi wanita yang jelas-jelas tahu kalau dirinya sedang berbohong.
Sagara tidak bisa membayangkan bagaimana sikap Freya di belakangnya saat dirinya berbohong tentang Amora. Wanita itu pasti menertawakannya karena tahu jika Sagara membohonginya.
__ADS_1
Sagara mengambil kunci mobil. Laki-laki itu merasa panik sekaligus takut. Sagara mencintai Freya, dia tidak mungkin melepaskan wanita itu begitu saja. Sagara akan berjuang agar dirinya bisa mencegah Freya menggugat cerai dirinya.
Sagara tidak mau kehilangan Freya alias Amora untuk kedua kalinya. Dia pernah hampir gila saat Amora meninggal. Sagara pernah menangis setiap hari karena Amora pergi untuk selama-lamanya.
Kini, setelah wanita itu mengatakan kalau dirinya adalah Amora, tentu saja Sagara tidak akan melepaskannya lagi. Sesusah apapun, dia akan berjuang agar bisa mendapatkan Amora kembali meskipun dia harus berlutut di kaki Amora.
Mobil Sagara sampai di depan rumah Dirgantara. Lelaki itu keluar dari mobil kemudian bergegas mengetuk pintu.
Sagara ingin bertemu dengan Freya. Ia akan berbicara langsung pada Dirga dan Rania jika dia tidak ingin bercerai dengan Freya.
Seorang asisten rumah tangga membukakan pintu untuk Sagara. Namun, saat pria itu mengatakan kalau dirinya ingin bertemu dengan Freya, asisten rumah tangga itu kemudian kembali menutup pintu setelah mengatakan kalau anak majikannya itu tidak ingin bertemu dengan Sagara.
"Maaf Tuan, Nona Freya tidak ingin bertemu dengan Tuan," ucap asisten rumah tangga itu sebelum kembali menutup pintu.
Sang asisten rumah tangga tetap menutup pintu hingga membuat Sagara tidak bisa berbuat apa-apa.
Tidak kehilangan akal, Sagara berlari di halaman rumah Freya dan berhenti di bawah balkon Freya. Sagara berteriak dengan panik memanggil wanita itu.
Sungguh! Sagara benar-benar tidak akan melepaskan Freya. Dia akan melakukan apa saja agar mereka tidak jadi bercerai.
__ADS_1
"Freya!"
"Freya!" Sagara berteriak memanggil Freya.
Sagara menatap ke arah kamar Freya yang terlihat terang. Pria itu melihat, Freya alias Amora keluar dari kamar dan berdiri di atas balkon. Wanita yang ternyata adalah istrinya yang sudah meninggal itu kini berdiri di atas balkon sambil menatapnya angkuh.
"Freya!"
"Sayang, aku mohon, beri aku kesempatan sekali lagi untuk tetap menjadi suamimu. Aku mencintaimu, Freya!"
Tanpa mengatakan apapun, Freya kembali masuk ke dalam kamarnya, kemudian menutup pintu kamar yang menghubungkan dengan balkon.
"Terlambat. Semuanya sudah terlambat. Sampai menangis darah pun, aku tidak akan kembali padamu," ucap Amora pelan.
Wanita itu tiba-tiba teringat hubungannya dengan Sagara setelah menjadi Freya. Lelaki itu bahkan menjawab kalau dia belum pernah menikah.
Bukankah dengan begitu berarti dia tidak pernah mengakui kalau Amora adalah istrinya? Lalu, kenapa sekarang dia merasa keberatan saat Amora ingin menceraikannya?
Melihat tidak ada tanggapan dari Freya, Sagara akhirnya pulang dengan hati kecewa.
__ADS_1
"Besok, aku akan menemuimu lagi. Aku akan terus berusaha agar aku bisa mendapatkanmu kembali."
BERSAMBUNG ....