DERITA CINTA AMORA

DERITA CINTA AMORA
APA SAAT BERSAMAKU, KAU JUGA MENGINGATNYA?


__ADS_3

Amora segera menyingkirkan tangan Sagara yang tiba-tiba berada di atas pahanya. Wanita itu hampir saja terbuai saat Sagara tiba-tiba menciumnya.


Selama ini, Amora memang menghindari kontak fisik yang berlebihan dengan Sagara. Wanita itu hanya mengizinkan Sagara mencium area wajahnya saja, tidak lebih.


Meskipun seandainya Sagara meminta lebih pun sebenarnya halal saja dilakukan karena biar bagaimanapun, mereka masih sah sebagai suami istri.


Namun, Amora tentu saja tidak bodoh. Kebersamaannya kali ini dengan Sagara adalah untuk menghancurkan pria itu bukan untuk kembali bersama.


Amora menutupi pahanya. Jangan sampai lelaki itu melihat tanda lahir di pangkal pahanya. Amora sangat yakin, lelaki itu jelas masih hapal bagaimana bentuk tubuhnya.


"Maafkan aku," ucap Amora saat tautan bibir mereka terlepas.


Sagara menarik tubuh wanita itu dalam pelukannya.


"Aku yang seharusnya minta maaf. Maafkan aku. Aku selalu hilang kendali saat bersamamu." Sagara mengeratkan pelukannya. Lelaki itu tidak pernah menyangka kalau akan tiba masa di mana ia benar-benar merasakan jatuh cinta yang begitu dalam pada seorang wanita.


Rasa cintanya pada Amora yang begitu besar bahkan mengalahkan rasa cintanya pada Freya. Meskipun wajah mereka mirip, tetapi, Freya dan Amora adalah dua orang yang berbeda.

__ADS_1


Sagara tidak mungkin terus-menerus membandingkan Amora dengan Freya. Mereka adalah dua wanita yang sangat berbeda.


Dulu, Sagara begitu mudah menaklukkan Amora. Lelaki itu bahkan tidak perlu izin apalagi menunggu Amora untuk menerima sentuhannya.


Jika Amora menolak, maka dia tidak akan segan-segan untuk memperkosanya. Jangan lupakan pertemuan Sagara dan Amora. Amora adalah gadis yang dia beli dari tunangannya untuk menjadi pemuas nafsunya.


Oleh karena itu, dari awal hingga akhir, Sagara memang menjadikan gadis itu sebagai pemuas nafsu saat Sagara menginginkannya.


Berbeda dengan Freya, lelaki itu harus menahan diri untuk tidak menyentuhnya. Freya tidak pernah mengizinkan Sagara menyentuh tubuhnya. Jangankan bercinta, mencium bibir saja bisa dihitung dengan jari.


Namun, entah mengapa, meskipun begitu, Sagara tidak pernah marah. Lelaki itu bahkan seringkali meminta maaf saat melihat Freya marah karena dirinya hilang kendali saat sedang menciumnya.


"Aku mencintaimu, Freya." Sagara mengecup lembut kening Amora.


"Apa itu benar?"


"Kamu meragukan aku, Sayang?" Sagara melepaskan pelukannya.

__ADS_1


Amora menatap Sagara dengan wajah cemberut. Akan tetapi, justru terlihat sangat cantik di mata Sagara.


"Kamu terbiasa hidup dengan banyak wanita. Kamu juga terbiasa mendapatkan semua keinginan kamu pada wanita itu. Aku yakin, kamu tidak mungkin tidak menyentuh mereka bukan?" Amora menatap Sagara dengan penasaran.


Sebenarnya pertanyaan ini sudah lama ingin Amora tanyakan pada Sagara. Sebagai seseorang yang pernah disakiti oleh Sagara dengan sedemikian rupa, Amora tentu saja tidak terima saat mendengar kabar dari media sosial jika Sagara bersama dengan banyak wanita setelah kepergiannya.


Biar bagaimanapun, Amora sangat ingin Sagara menyesali karena dulu telah membuatnya menderita. Jika ternyata Sagara hidup dengan bahagia setelah kepergiannya, bukankah itu sama saja kalau kematiannya berakhir sia-sia?


Memikirkan semua itu, amarah dalam dada Amora semakin berkobar.


"Aku memang pernah dekat dengan beberapa wanita. Namun, hanya sekedar dekat. Saat aku memilih menjalin hubungan dengan mereka, mereka mengatakan kalau mereka tidak bisa menjalin hubungan denganku jika aku sendiri tidak menginginkannya."


"Maksudnya?" Amora tidak mengerti dengan ucapan Sagara.


"Wanita-wanita itu datang saat aku sedang patah hati. Mereka mencoba masuk dalam kehidupanku. Tapi, akhirnya mereka sendiri yang tidak tahan karena aku tidak bisa memenuhi keinginan mereka. Ragaku bersama mereka, tapi hati dan jiwaku terus-menerus memikirkan Amora. Mereka tidak terima dan akhirnya memutuskan untuk pergi meninggalkan aku," jelas Sagara.


Tidak ada lagi yang ia sembunyikan dari Freya. Bahkan tentang siapa Amora pun, Sagara sudah mengatakannya pada Freya dengan jujur.

__ADS_1


"Sepertinya, kamu benar-benar sangat mencintai Amora. Apa saat bersamaku, kau juga masih mengingatnya?"


BERSAMBUNG ....


__ADS_2