DERITA CINTA AMORA

DERITA CINTA AMORA
KAU TAKUT?


__ADS_3

Laura masih berteriak histeris. Wanita itu tetap tidak berhenti menangis dan berteriak meskipun beberapa orang berseragam polisi itu menyuruhnya diam.


Rasanya, semua bagaikan mimpi buruk untuknya. Setelah skandalnya terungkap dan video panasnya tersebar dan menyebabkan karirnya hancur, kini, seseorang justru melaporkannya atas tuduhan percobaan pembunuhan.


Sungguh! Laura tidak tahu apa yang terjadi sampai-sampai ada orang yang melaporkannya atas tuduhan itu. Namun, saat pria berseragam itu mengatakan jika dirinya dituduh melakukan percobaan pembunuhan pada seseorang bernama Amora, Laura langsung mengingat perbuatannya beberapa tahun lalu.


Amora, wanita yang saat itu berstatus sebagai istri dari kekasihnya. Merasa marah karena kekasihnya lebih memilih istrinya, Laura kemudian menyusun rencana untuk menyingkirkan Amora.


Akan tetapi, bukankah sudah bertahun-tahun berlalu, kenapa orang itu baru melaporkannya sekarang? Laura bahkan sudah bahagia dengan kehidupan barunya menjadi seorang model yang cukup terkenal dan menjadi simpanan seorang pengusaha juga pria lain yang mempunyai banyak uang untuk menunjang penampilannya.


Laura sudah hidup mewah dengan menjadi simpanan pengusaha berusia hampir enam puluh tahun. Namun, wanita itu tidak cukup hanya dengan pencapaian seperti itu saja.


Setelah berhasil menjerat pengusaha berperut buncit itu dengan tubuhnya, Laura kemudian berpetualang dengan pria-pria muda yang selain bisa menunjang dirinya secara materi, pria-pria muda itu juga bisa memuaskannya di atas ranjang. Laura tidak mungkin mau berteman dengan orang yang tidak mungkin memberi keuntungan padanya.

__ADS_1


Laura turun dari mobil polisi dengan kedua tangan diborgol. Wanita itu kini tidak lagi memberontak ataupun menangis seperti sebelumnya.


Laura menunduk, apalagi saat melihat beberapa wartawan ternyata sudah berada di depan kantor polisi. Beberapa petugas menyingkirkan para wartawan yang mereka anggap mengganggu membuat Laura bernapas lega.


Namun, tetap saja kilatan kamera mengarah pada wajahnya. Semua wartawan merasa penasaran sekaligus merasa senang karena mereka mendapatkan berita terbaru dan terpanas dari model yang sedang naik daun itu.


Beberapa petugas membawa Laura masuk dan melindungi wanita itu dari serbuan wartawan yang masih saja berusaha mendekat meskipun polisi sudah melarangnya.


Saat baru saja masuk ke dalam kantor, pandangan matanya bertemu dengan Aditya dan Sagara.


"Aku? Memangnya apa kesalahanku?" Sagara menunjuk pada dirinya sendiri.


"Kau tanya apa kesalahanmu?" Laura melotot. Jika saja saat ini kedua tangannya tidak terborgol, wanita itu pasti sudah menunjuk-nunjuk tangannya ke arah Sagara.

__ADS_1


Lelaki yang dulu sangat dicintainya. Namun, lelaki itu kemudian memilih mencampakkannya setelah istrinya meninggal. Sagara tenggelam dalam kesedihan tidak berujung bahkan hampir menjadi gila setelah wanita bernama Amora itu meninggal dunia.


Setelah kejadian yang menimpa Amora, Laura pergi dari rumah besar itu karena Aditya mengusirnya.


"Kamu lupa, kalau kamu juga ikut menyiksa Amora? Kamu bahkan menyiksanya secara seksual hingga akhirnya Amora mengalami pendarahan dan akhirnya keguguran dan meninggal dunia!" teriak Laura dengan berapi-api.


Sementara itu, Sagara dan Aditya melotot mendengar ucapan Laura. Mereka berdua sangat kaget karena Laura mengungkapkan perbuatan Sagara di depan beberapa para petugas berseragam polisi itu.


"Kau jangan asal bicara, Laura!" Sagara menatap Laura dengan tajam. Kedua tangannya mengepal erat.


"Kenapa? Kau takut?" Laura tertawa sinis.


"Sepertinya kamu lupa, Saga. Sebelum aku mencelakai Amora, kamulah yang terlebih dahulu menyiksa wanita malang itu."

__ADS_1


BERSAMBUNG ....


__ADS_2