DERITA CINTA AMORA

DERITA CINTA AMORA
AKU MERINDUKANMU


__ADS_3

Sagara pulang dalam keadaan mabuk. Sudah beberapa hari semenjak kematian Amora, lelaki itu selalu pulang ke rumahnya dalam keadaan tidak sadar karena pengaruh alkohol.


Aditya hanya bisa menghela napas saat melihat kelakuan putranya yang semakin hari semakin terpuruk. Ia membiarkan putranya menyesali perbuatannya yang telah menyebabkan istrinya menderita dan akhirnya meninggal dunia. Biarkan saja dia menyesal, agar dia bisa merenungi kesalahannya.


Sementara itu, Rima sudah beberapa hari hanya diam dan tidak melakukan apapun. Setelah kelakuannya bersama dengan Laura terungkap, perempuan itu seperti binatang buas yang kehilangan taringnya.


Rima tidak bisa berkutik saat semua perbuatannya terekam jelas pada kamera cctv yang tersebar luas di rumahnya. Rima merasa menjadi wanita bodoh karena tidak mengira jika hampir di sudut ruangan itu tersimpan beberapa kamera cctv yang keberadaannya memang sengaja disembunyikan oleh Aditya.


Saat Sagara memarahi Laura dan mengusir gadis itu, Rima juga tidak luput dari kemarahan Aditya. Lelaki yang menjadi suaminya selama bertahun-tahun lamanya itu sangat marah karena ia menyiksa Amora.


Aditya benar-benar tidak terima karena dirinya menyiksa Amora. Beruntung, hanya perbuatan saat menyiksa Amora saja yang diketahui oleh Aditya dan Sagara karena di dalam kamar Sagara tidak terdapat cctv, jadi, semua kejadian saat ia dan Laura memberikan obat yang berlebihan pada Amora tidak terungkap.

__ADS_1


Seandainya mereka tahu tentang perbuatannya dan Laura yang telah menyebabkan Amora meninggal dunia, entah apa yang akan dilakukan oleh Aditya saat ini. Kemungkinan besar, lelaki itu pasti akan melaporkannya pada polisi.


Rima sangat tahu bagaimana sepak terjang Aditya. Pria itu adalah pria yang baik. Tidak suka dengan kebohongan apalagi tindak kejahatan. Aditya juga orang yang jujur, dia tidak pandang bulu jika ingin menghukum seseorang.


Pria yang pada dasarnya lemah lembut itu bisa berubah menjadi seekor serigala saat sedang marah. Semenjak menikah dengan Aditya, hidup Rumah memang berubah. Sifat jahatnya juga mulai terkikis karena kebaikan Aditya.


Namun, entah kenapa saat dirinya bertemu dengan Laura dan akhirnya menjadi mertua dari Amora karena Sagara menghamili gadis itu, kejahatannya kembali muncul.


Rima berubah menjadi licik dan jahat, seperti dulu, sebelum dirinya bertemu dengan orang baik seperti Aditya. Entah kenapa, melihat Laura dan ambisinya mengingatkan Rima pada saat dirinya masih muda.


Rima bahkan tidak menyukai Amora dari saat perempuan itu datang ke rumah dan mengatakan kalau dirinya hamil anak dari Sagara. Mengingat begitu banyak kejahatan yang dia lakukan pada Amora, Rima hanya bisa menarik napas panjang.

__ADS_1


Apakah dia menyesalinya? Entahlah! Hanya Rima sendiri yang tahu apakah dia menyesal atau bahkan senang karena sekarang Amora sudah meninggal. Hanya saja, semua tidak berjalan seperti rencananya.


Seharusnya, saat Amora sudah tidak ada hubungan Sagara dan Laura membaik. Sayangnya, di saat tujuannya bersama Laura mulai tercapai, Sagara justru mengetahui semua kebusukan Laura dan juga dirinya.


***


Sagara merenung di kamarnya. Ia baru saja bangun. Keadaannya semakin hari semakin kacau semenjak kematian Amora.


"Amora, Sayang, bisakah kau kembali padaku? Aku benar-benar merindukanmu." Suara tangis Sagara terdengar.


Hatinya terasa sakit menghadapi kenyataan jika Amora benar-benar sudah tiada.

__ADS_1


"Sayang, aku merindukanmu."


BERSAMBUNG ....


__ADS_2