
Kim Sha Pie-then mencoba untuk menghindari Hak-kun setelah apa yang pernah terjadi di antara mereka namun sialnya Kim Sha Pie-then justru terikat kontrak dan kerjasama dengan Hak-kun.
Hal itu membuat mereka berdua semakin sering bertemu dan menghabiskan waktu berdua hingga Kim Sha Pie-then melupakan bahwa dirinya akan berkonsultasi dengan dokter bersama dengan Ryan.
Hak-kun sendiri tidak pernah membahas kejadian yang pernah terjadi di antara keduanya dan hal itu membuat Kim Sha Pie-then beranggapan bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu untuk kedua kalinya.
Hak-kun menganggap Kim Sha Pie-then sebagai modelnya saat mereka dalam jam kerja tapi di luar mereka terlihat sebagai teman.
Sesekali Kim Sha Pie-then mengajak Hak-kun untuk pergi ketika Ryan menolak ajakan Kim Sha Pie-then dengan alasan bahwa Ryan harus membantu Hana menjaga putrinya.
Kim Sha Pie-then sendiri mulai terbiasa dan nyaman bersama dengan Hak-kun.
Kim Sha Pie-then melupakan keinginannya untuk memiliki seorang anak dari Ryan.
Kim Sha Pie-then lebih senang menghabiskan waktu bersama dengan Hak-kun hingga saat mereka terjebak dalam situasi dimana malam itu, Kim Sha Pie-then baru saja melakukan pemotretan dan Hak-kun mengantarkan Kim Sha Pie-then pulang tapi badai salju tiba tiba terjadi.
Seluruh mobil diharapkan untuk menepi dan tidak melanjutkan perjalanan hingga badai berakhir.
Hak-kun memilih untuk menepikan mobilnya dan masuk ke dalam parkiran sebuah toko kecil.
" Setidaknya di sini kita akan aman dan tidak terlalu terkena badai salju." Ucap Hak-kun.
Badai yang semakin besar tentu saja membuat Ryan khawatir, dia langsung menelpon Kim Sha Pie-then .
" Ya, aku baik-baik saja dan aku sudah berada di tempat yang aman mungkin aku akan pulang setelah badai berakhir." Ucap Kim Sha Pie-then.
" Katakan dimana lokasi mu, aku akan memerintahkan orang untuk menjemput ku dengar menggunakan helikopter."
" Tidak perlu, seperti nya badai salju ini hanya sebentar."
" Kau yakin?"
" Ya."
" Baiklah, segera kembali."
Kim Sha Pie-then tersenyum kemudian mematikan ponselnya, ini kali pertamanya dia merasa biasa saja saat Ryan mengkhawatirkan nya.
Kim Sha Pie-then melihat ke arah Hak-kun yang terlihat sibuk dengan ponselnya.
" Hak-kun, beberapa waktu lalu kita pernah...."
__ADS_1
" Lupakan saja, bukankah saat itu kamu mengatakan bahwa aku boleh menganggap kamu sebagai wanita yang belum memiliki suami?"
" Iya, hanya saja kita sudah melakukan hubungan intim, aku minta maaf karena aku membuatmu melakukan itu." Ucap Kim Sha Pie-then sambil menunduk.
" Apa kamu menyesal?"
" Hanya menyesali kebodohan ku karena setiap kali aku mabuk aku tidak bisa mengendalikan diri ku. Aku, aku jadi membuat mu terpaksa melakukan apa yang aku inginkan."
" Tidak apa, aku melakukannya karena memang aku menyukai mu sejak awal kita bertemu di Thailand."
" Apa?"
Hak-kun mematikan ponselnya dan menatap Kim Sha Pie-then.
"Kim Sha Pie-then aku sudah menyukai ku sejak dulu, bahkan sebelum kamu mengenal Ryan. Aku berencana langsung melamar mu tapi kemudian aku tahu bahwa kamu sudah bersama dengan Ryan."
Kim Sha Pie-then terdiam, dia tidak percaya bahwa Hak-kun menyukai nya
" Aku benar-benar menginginkan mu, saat aku mendengar bahwa kamu terluka karena Ryan sudah menikah. Aku mencoba untuk mencari keberadaan mu tapi Jameson Alexander yang bertemu dengan mu lebih dulu."
" Tunggu, kamu bilang di awal pertemuan kita bahwa sebelumnya kamu dan Jameson Alexander..."
" Kim Sha Pie-then , tidak mungkin kan aku mengatakan kepadamu bahwa aku menyukaimu sejak awal pertemuan kita. Kamu mungkin tidak akan mempercayainya jadi aku tidak mengatakan apapun dan memintamu untuk menceritakan semuanya agar aku tahu seberapa besar kepercayaan mu kepada ku. Dan aku sangat berterima kasih karena ternyata kamu menceritakan semuanya secara detail kepada aku dan aku merasa bahwa perasaan yang sudah lama aku pendam dan coba aku ikhlaskan kembali tumbuh.
" Awalnya aku sedikit terkejut dengan dirimu yang agresif setelah dirimu maaf tapi kemudian... ah maaf, sebenarnya aku mencoba menahan diri tapi aku tidak bisa menahannya."
" Aku menginginkan mu Kim Sha Pie-then."
" Tapi itu tidak mungkin, aku sudah memiliki suami."
" Ryan menikahimu hanya karena dia tidak bisa mendapatkan kembali nyatanya tapi apakah kamu bisa membayangkan bagaimana reaksinya ketika dia sudah mendapatkan kembali matanya dan mengetahui bahwa wanita yang sudah menghancurkan hidupnya kini sudah menjadi istrinya?"
Kim Sha Pie-then terdiam, untuk sesaat Hak-kun juga membiarkan Kim Sha Pie-then berpikir bahwa apa yang dikatakannya itu benar.
Kim Sha Pie-then melihat ke luar jendela dimana badai salju masih belum menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir justru semakin kembali hingga jarak pandang sangat terbatas.
Kim Sha Pie-then dan Hak-kun bahkan tidak bisa melihat jalanan padahal mereka berada di tepi jalan raya.
" Kim Sha Pie-then, pergilah dari kehidupan Ryan. Ambil lah tidak kan sebelum kamu masuk ke dalam luka kekecewaan yang sama dan kepedihan yang pernah kamu rasakan."
" Hak-kun...."
__ADS_1
" Mulailah hidup yang baru bersama dengan ku."
Hak-kun melihat Kim Sha Pie-then .
" Aku....."
" Aku mencintaimu Kim Sha Pie-then ."
Kim Sha Pie-then terdiam, bahkan saat Hak-kun mendekati bibir nya Kim Sha Pie-then tidak melawan justru ikut hanyut di dalamnya.
Badai salju yang semakin besar meningkatkan udara dingin dan dua insan yang terjebak di dalam mobil membutuhkan kehangatan hingga mereka berbagi kehangatan untuk kedua kalinya, bedanya kali ini mereka melakukannya dengan sadar.
Satu bulan kemudian...
Ryan mengajak Kim Sha Pie-then untuk jalan jalan karena Hana pergi ke rumah orang tua Ryan.
Awalnya mereka hanya jalan jalan biasa hingga tiba tiba Ryan mengajak Kim Sha Pie-then berkonsultasi dengan dokter.
" Untuk apa anda mengajak istri anda berkonsultasi jika istri anda sudah dalam keadaan hamil?" Ucap dokter setelah melakukan pemeriksaan terhadap Kim Sha Pie-then dan Ryan.
" Apa?"Pekik Ryan.
" Dari hasil pemeriksaan Anda tuan Ryan, memang ditemukan sedikit data yang mengatakan bahwa tingkat kesuburan Anda menurun hingga 40%. Tapi, bukan berarti benih anda tidak dapat membuat kehidupan buktinya sekarang istri anda sedang hamil.,"
" Tapi bagaimana mungkin bisa hamil jika selama beberapa minggu ini aku dan istriku berhubungan suami istri?" Ucap Ryan yang membuat Kim Sha Pie-then panik dan dokter itu binggung.
" Mungkin dokter salah dalam memeriksa keadaan saya." Ucap Kim Sha Pie-then .
" Tidak, bahkan menurut hasil USG sudah ada kantung rahim dan bakal janin. Usia nya satu bulan..."
Jeng....
Jeng....
Jeng....
...----------------...
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...