Destiny Of Love

Destiny Of Love
AXEL DAN ALEXA ( PART END )


__ADS_3

" Mana istrimu ? " Pertanyaan itu membuat Rey menoleh dan melihat mamanya yang datang bersama dengan Jordy ke rumah sakit tempat Nayla sekarang berada. Ya... Nayla akan melahirkan, mungkin relaksasi yang Rey lakukan padanya siang itu, membuat bayi mereka berontak ingin keluar. Astaga separah apa permainan mereka tadi. Bayangkan sajalah sendiri !


" Nayla ada di dalam, Mah, masih di tangani oleh dokter." Jawab Rey dengan panik, dirinya dari tadi tak mau diam, selalu saja mondar mandir di depan pintu kamar operasi bersalin itu.


Sebagai dokter co-***, Rere juga ikut menemani dokter kandungan untuk memperhatikan cara kerja seorang dokter kandungan. Tentu saja adik dari Rey itupun membantu proses melahirkan kakak ipar sekaligus sahabatnya itu. Sebelumnya Rere berkata, jika Nayla harus menjalani operasi secar karena bayinya kembar, pihak rumah sakit tidak mau mengambil resiko karena ini adalah persalinan pertama bagi Nayla.


Dengan ikhlas Rey menyetujuinya yang penting anak dan istrinya sehat serta selamat.


***


Di ruang bersalin.


Dokter kandungan dan perawat sedang menyiapkan peralatan dan persiapan untuk melakukan operasi secar pada Nayla. Tinggal menunggu waktu yang tepat mereka akan segera mengeluarkan bayi-bayi mungil yang ada dalam kandungan Nayla.


Tapi, saat semua peralatan sudah siap. Tiba-tiba Nayla merasakan kontraksi yang sangat hebat di perutnya, bayi-bayi itu seperti memaksa untuk keluar melalui jalur yang semestinya. Nayla mengerang kesakitan sambil memegang perutnya yang terlihat besar. Dokter pun segera mengambil tindakan, dan mengecek kondisi Nayla dan bayinya. Dokter membuat keputusan Nayla akan melahirkan secara normal. Karena kepala bayinya sudah terlihat hendak keluar.


" Cepat persiapkan lahiran normal, kepala bayinya sudah berada di jalan lahir. " Perintah Dokter pada perawat-perawat yang membantunya di sana. Dengan sigap para perawat itu melakukan tugasnya dengan cepat dan profesional. Begitu pun dengan Rere dengan sigap menyemangati kakak iparnya.


" Mas Rey..." Teriak Nayla di sela rasa sakitnya. Rere mengerti sepertinya Nayla ingin di temani oleh suaminya, dia pun berinisiatif untuk keluar, lalu membawa Rey masuk ke ruangan bersalin menemani istrinya yang hendak melahirkan secara normal.


Rey pun tidak keberatan, dia masuk ke dalam dan dengan sabar memberi semangat pada istrinya tersebut, Rey pun ikhlas saat dirinya menjadi sasaran amukan sang istri ketika menahan rasa sakitnya itu. Mencakar, memukul, bahkan menjambak rambut suaminya dia lakukan untuk mengalihkan rasa sakitnya itu.


Rey hanya bisa pasrah menerima perlakuan istrinya, dengan sabar dia terus mengelus puncak kepala Nayla. Mungkin rasa sakitnya itu belum seberapa bila di bandingkan dengan rasa sakit yang istrinya rasakan ketika harus mengeluarkan kedua bayinya sekaligus. Huh, rasanya Rey sedang berada di medan perang saja.


Setelah melalui drama yang cukup panjang, akhirnya suara tangisan bayi laki - laki menggema di ruangan itu, membuat Nayla dan semua orang disana membuang nafas lega. Tapi itu tak berlangsung lama Nayla kembali merasakan mulas yang luar biasa saat bayi kedua hendak keluar ke alam dunia.


Sungguh ajaib, bayi perempuan itu lahir hanya dalam hitungan detik. Padahal posisi bayi itu sungsang, kakinya lebih dulu menginjak di dunia ini. Dalam sekali tarikan nafas sambil mengejan bayi itu keluar dengan mudahnya.

__ADS_1


Huh.. Kini semuanya benar - benar sudah bisa bernafas lega, perjuangan seorang ibu memang tidak ada duanya. Rey sampai menitikkan air mata melihat dengan mata kepalanya sendiri perjuangan sang istri melahirkan darah dagingnya itu.


Rey mencium wajah istrinya bertubi - tubi, Nayla tampak kelelahan tapi dirinya masih tersadar. Setelah bayi - bayi mungil itu di bersihkan dan beri selimut agar lebih hangat, Rey di beri kesempatan untuk melapalkan adzan dan iqomat di telinga kedua anaknya itu. Terdengar merdu dan Rey begitu terharu dirinya kini sudah menjadi seorang ayah.


Suara tangis bayi itu begitu nyaring hingga terdengar sampai keluar ruangan, tak bisa di pungkiri semua yang sedang menanti disana begitu tidak sabar melihat sang jabang bayi.


"Selamat ya, kakak iparku, keponakan - keponakanku lahir dengan sehat dan sempurna. Kamu hebat Nayla, tidak banyak wanita yang bisa melahirkan secara normal dengan bayi kembar." Puji Rere dengan bangga pada kakak iparnya itu.


Nayla hanya mengulas senyum, walau rasa sakit masih terasa tapi seketika terbayar dengan kehadiran buah hati tercinta.


***


" Wah... cucu - cucu ku imut sekali, mama mau gendong Rey. " Celoteh mama Rania dengan heboh saat menyusul Rey ke ruangan bayi.


Rey memberikan bayi laki - laki yang sedang dia gendong kepada mamanya. " Duh, lucu banget sih kamu ! mirip banget sama kamu waktu bayi Rey. " Seru mama Rania sambil mencubil pipi bayi itu dengan gemas.


" Yang cewek mana Rey ? " Tanya mama Rania sambil celingukan mencari saudara kembar bayi tersebut.


" Kok yang ini enggak ? "


" Yang ini udah tadi. " Rey kembali menggendong bayi nya dan menyimpannya dalam box bayi atas anjuran seorang suster yang merawat bayinya Rey, karena kondisi mereka belum stabil, dan berat badannya pun belum mencapai batas normal sehingga bayi itu masih butuh penyinaran dalam box bayinya.


Dan pandangan mereka kembali teralihkan saat bu Tina dan seorang perawat membawa adik dari si kembar. Lalu menyimpannya bersama sang kakak di dalam box bayi mereka.


" Mereka bayi luar biasa, tak ingin membuat mamanya kesakitan setelah melahirkan mereka memilih jalannya sendiri untuk keluar. " Ujar Bu Tina setelah meletakan bayi itu. Menatap bayi - bayi mungil tanpa dosa begitu terlelap dalam tidur mereka.


" Namanya siapa Rey ? " Tanya mama Rania

__ADS_1


Rey yang sedang menatap kedua anaknya itu jadi menoleh ke arah mamanya. Kemudian beralih lagi pada anak - anaknya itu.


Sambil tersenyum bangga Rey berucap ." AXEL DAN ALEXA. "


Mama Rania dan bu Tina tampak mengangguk tanda setuju. Mereka pun tersenyum senang melihat cucu - cucu mereka itu.


****


Waktu bergulir begitu cepat, tak terasa dua bulan sudah umur Axel dan Alexa. Bayi - bayi itu terlihat lebih gembil dan menggemaskan.


" Ax ... Al ..." Begitu lah sapaan Rey untuk kedua bayi kembar itu, sebelum berangkat bekerja Rey selalu menyempatkan diri untuk bermain bersama anak - anaknya. Rasanya enggan sekali dia meninggalkan kedua anak itu.


" Mas , ini sudah jam berapa ? kenapa belum berangkat juga ? " Tanya Nayla yang kala itu baru kembali dari dapur, membuatkan susu untuk anak - anaknya. ASI Nayla tidak cukup untuk membuat anak - anaknya kenyang jadi harus di bantu oleh susu formula.


Rey mendongakkan pandangan dari bayi nya, lalu menoleh ke arah istrinya. " Sebentar lagi. " Jawabnya malas. Kemudian dia kembali mengajak anak - anaknya berbicara walau mereka sendiri hanya mengoceh tak jelas melihat papanya itu.


Nayla hanya tersenyum masam sambil menggelengkan kepalanya pelan, drama pagi itu selalu terjadi setiap hari. Nayla harus mengingatkan suaminya berkali - kali untuk segera berangkat bekerja. Jika tanduk istrinya sudah keluar Rey baru mau mengakhiri dramanya itu.


Kehidupan mereka kini sudah lengkap, Nayla sangat bahagia sekali memiliki keluarga kecil yang sangat sempurna. Lika - liku kisah cinta dan kehidupannya untuk bersatu Rey sangatlah sulit, walaupun begitu Nayla sangat bersyukur karena dengan kejadian buruk apapun yang telah terjadi pada dirinya tapi Tuhan tetap menjodohkannya dengan orang yang dia cintai. Karena memang semua telah di atur dan di takdirkan oleh sang Maha Kuasa. Dari awal sampai akhir DESTINY OF LOVE seorang Nayla tetaplah Rey seorang.


END.


****


Terimakasih author ucapkan untuk para readers yang masih setia dengan novel ini, semoga ada hikmah dan pembelajaran yang bisa di ambil, mohon maaf bila ada salah kata dari author.


Sampai jumpa di next novel ya...mudah - mudahan author nya masih bisa membuat karya yang lebih baik lagi.

__ADS_1


Masih ada karya author yang masih on going kok, yaitu MY LOVELY IDIOT HUSBAND. jika berkenan mampir disana ya...


Salam hangat dari author...bye...bye...tetap klik LIKE, COMMENT , SHARE DAN VOTE NYA ya walaupun sudah tamat. 😘😘😘


__ADS_2