Di Kejar Cinta Pak Guru

Di Kejar Cinta Pak Guru
Buket Bunga


__ADS_3

🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂


Malampun tiba, mayra tengah berbaring sambil menatap layar ponselnya, yah..ia memandangi foto-fotonya bersama adi saat acara pertunangan, ia tersenyum menatap setiap moment yang diambil saat acara pertunangannya, tak menyangka bahwa hubungannya dengan adi akan sampai di titik itu, namun saat melihat sebuah video, mayra melihat sesuatu, yah..video itu adalah video yang diambil saat prosesi pemasangan cincin, dan betapa terkejutnya mayra, saat ia melihat sosok ardi di antara keramaian para tamu, ia menghentikan video itu, mencoba memutarnya beberapa kali untuk memastikan semuanya, dan benar saja, itu benar-benar ardi, ia kembali teringat tentang ponselnya yang kembali setelah ia lupa dimana meninggalkannya.


Ia kembali teringat dengan semuanya, termasuk semua kesalahan yang ia lakukan, juga perasaannya terhadap ardi, perasaan yang harusnya tidak tumbuh di saat ia sudah bersama seseorang, mayra kembali tersadar bahwa melupakan tak semudah membalikkan telapak tangan, ia bangkit dari tidurnya, berjalan kearah jendela menatap keluar, mencari cahaya di tengah-tengah kegelapan malam.


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Rasanya baru beberapa hari ia lupa dan sekarang ia sudah mengingat semuanya kembali, bahkan mayra merasakan perasaan aneh saat itu, ia merasa ada yang sedang mengganggu hati dan pikirannya tapi entah itu apa, ia juga tidak tau, yang jelas mayra tidak ingin menganggu hidup siapapun, setelah rasa bersalah yang mengutuk dirinya.


Di sisi lain, ada adi yang tengah duduk berbincang bersama kliennya malam itu, yah..adi mendapat undangan makan malam di sebuah restoran bersama klien barunya, yang tanpa adi ketahui bahwa klien barunya juga klien bisnis ardi, Romeo.


Namun kali ini romeo tidak ditemani oleh sang istri juliet, ia datang bersama sang sekretaris nino, begitu juga adi yang datang di temani edo, makan malam berjalan dengan lancar begitup dengan kerja sama mereka, romeo sangat senang bisa bekerja sama dengan adi, ia juga ingin mengundang adi lagi untuk makan malam bersama istrinya, mengetahui adi sudah memiliki tunangan, jadi romeo ingin bertemu dengan tunangan adi dan mengenalkannya dengan istrinya.


🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒🫒


Setelah acara makan malam berahir, adi dan edo pulang masing-masing, yah..adi sengaja meminta edo membawa mobil sendiri karna dia masih ingin berhenti ke suatu tempat, yang tak lain sebuah toko bunga, untuk siapa lagi kalau bukan untuk kekasihnya mayra.


Adi berhenti di sebuah toko bunga, ia membeli sebuah buket bunga mawar yang indah khusus untuk mayra, ia berharap mayra akan suka hadiahnya itu, rasanya adi harus bisa romantis, karna sudah lama dirinya tak pernah memberi kejutan untuk kekasihnya itu.


Adi segera melajukan mobilnya ke arah rumah mayra, ia tidak sabar ingin menemui kekasih hatinya itu, hingga beberapa menit kemudian adi sudah tiba di depan rumah mayra, jangan tanya kenapa begitu cepat, karna adi memang menambah kecepatannya menuju rumah mayra, sebelum turun, adi menelfon mayra memintanya untuk keluar ke teras tanpa memberitahu mayra bahwa ia sudah ada di depan rumahnya.


Mendapat telfon dari adi malam-malam membuat mayra hawatir, tanpa banyak bertanya ia segera pergi keluar kamar, tak ingin sesuatu terjadi pada adi, karna belum selesai ia bicara, adi sudah menutup telfonnya lebih dulu.


💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚💚


Mayra membuka pintu, dan ternyata sosok adi sudah berdiri di depan pintu, tersenyum indah padanya, sementara mayra bukannya membalas senyuman adi ia malah menghela nafas lega, adi memicingkan matanya melihat reaksi mayra yang tak sesuai ekspektasinya.


"Kenapa sayang?"tanya adi bingung.

__ADS_1


Mayra menggeleng, merasa kesal pada adi yang masih bertanya ia kenapa, padahal mayra sedang menghawatirkan dirinya.


"Kamu tanya aku kenapa? aku itu hawatir, aku pikir kamu kenapa-napa mas, malam-malam ke rumah." jelas mayra.


Adi tersenyum mendengar penjelasan mayra, ia senang mendengar kekasihnya yang cantik menghawatirkan dirinya, kemudian adi menunjukkan buket bunga yang ia bawa di belakang tubuhnya, ia berharap mayra akan seneng menerima buket bunga yang ia bawa.


"Untukmu sayang." lembut adi tersenyum.


Mayra terkejut, spontan pipinya merona melihat buket bunga yang adi bawa, itu adalah kali pertama ia mendapat sebuah buket bunga dari laki-laki, tak menyangka bahwa adi bisa seromantis itu pikir mayra, tanpa banyak bicara, mayra menerima buket itu dengan bahagia, ia tersenyum dan mengucapkan trimakasih pada adi.


☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


Namun bukan adi namanya, jika ia tak menggoda mayra, di tambah adi yang sadar dengan penampilan mayra saat itu, yah..karna terburu-buru tadi, mayra lupa membawa cardigan, ia keluar begitu saja mengenakan tangtop cream bertali spageti yang panjangnya diatas lutut, di tambah bagian dada yang rendah karna kainnya memang sangat lentur, hingga menampakkan dengan jelas body mayra yang sexy.


"Apa hanya itu cara berterimakasih pada kekasih?" tanya adi mengedipkan alisnya.


Mayra yang mendengar hal itu menghela nafas, ia tidak menyangka adi akan selalu menggodanya begitu, meskipun sebenarnya mayra tetap merasa bahagia mendapat buket bunga dari adi.


"Justru itu yang ku mau!" sarkas adi.


Ia tersenyum pada mayra, kemudian meraih tangannya, memberinya kecupan lembut yang membuat sang empunya merona, adi juga memberitahu mayra bahwa dirinya baru saja datang dari acara makan malam bisnis bersama edo, dan lain kali ia juga ingin mengajak mayra pergi bersama untuk memenuhi undangan dari rekan bisnisnya.


Mayra mengangguk paham mendengar penjelasan adi, karna selama ini mayra selalu percaya pada adi, ia tidak pernah menuntut adi apapun, apalagi bertanya kemanapun adi pergi, karna yang mayra tahu adi pasti pergi untuk urusan penting, ia juga tidak pernah bertanya dengan siapa adi pergi, bahkan mayra masih belum tau pada edo, berbeda dengan adi yang justru sangat posesif padanya.


💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛


Setelah berbincang di teras, mayra meminta adi untuk pulang, agar adi bisa beristirahat, namun adi tak mau pulang begitu saja, ia masih ingin menikmati waktu bersama mayra.


"Harusnya kamu mengajakku masuk sayang, tidak pantas membiarkan tamu di luar." bisik adi.

__ADS_1


Mayra bingung harus mengajak adi masuk atau tidak, karna saat itu kedua orang tuanya sudah tidur, ia berpikir jika orang tuanya masih belum tidur pastinya mereka akan mengajak adi untuk masuk, hingga akhirnya mayra memutuskan untuk mengajak adi masuk.


Adi tersenyum penuh kemenangan, ia masuk mengekori mayra, namun jangan tanya apa yang adi rasakan saat itu, saat melihat mayra yang cantik dan sexy di balut tangtop cream malam itu, juniornya sudah stay on di dalam kandang, melihat keindahan mayra, ditambah aroma wangi yang menyeruak dari tubuh mayra, membuatnya semakin tergoda.


Melihat situasi yang sepi, adi menghentikan langkahnya, ia meraih lengan mayra kemudian menarik tubuhnya kebelakang, masuk kedalam pelukannya, membuat sang empunya terkejut.


Mayra terkejut saat mendapati tubuhnya sudah berada dalam pelukan adi, tangan adi sudah melingkar manja di perutnya, sementara satu tangannya menyibak rambut mayra yang menutupi leher dan bahunya, memperjelas aroma manis yang keluar dari tubuhnya, apalagi saat adi sudah mulai mencium bahu dan lehernya, membuat mayra meraskan gelayar aneh dalam dirinya.


🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭


Adi tau, kalau mayra tidak akan memberontak, karna meskipun memberontak, adi justru tidak akan melepaskannya, karna jika mayra diam, itu akan mempercepat segalanya, ia juga tau kalau mayra tak ingin kedua orangtuanya bangun jika mendengar keributan mereka.


"Sayang...kapan kita bisa bersama seperti ini setiap malamnya, aku ingin bisa memelukmu seperti ini sayang, bagaimana jika besok kita menikah?" tawar adi menggoda.


Mendengar ucapan adi, mayra menghela nafas, ia tahu kalau tidak ada yang salah dari yang adi ucapkan, tapi kesiapan dirinyalah yang belum sempurna, mayra sambil berpikir, bagaimana cara untuk mengakhiri adegan itu, karna ia tak ingin jika tiba-tiba ada yang melihat keduanya, jika tidak besok pagi keduanya akan benar-benar menikah.


Hingga muncullah ide mayra, ia meminta adi menyudahi adegan mereka dengan jaminan besok sepulang sekolah ia akan mampir ke rumah adi, dan adi menyetujui hal itu, karna mayra memang sudah lama tidak mampir kerumahnya, adi setuju kemudian melepas pelukannya, ia menuruti kemauan mayra yang menyuruhnya untuk pulang, namun dengan satu syarat tambahan, yakni satu kecupan, yah..adi bersedia pulang jika mayra memberinya satu kecupan di pipinya, dan terpaksa mayra menuruti memauan adi, tak ingin menambah drama lain jika ia menolaknya.


CUPPP💋💋💋💋


Satu kecupan mendarat sempurna di pipi adi, membuat sang empunya merasa bahagia, berbeda dengan mayra yang justru merasa malu karna ia yang mencium adi, barulah setelah itu adi benar-benar pulang, bukan hanya kecupan yang ia dapat dari kekasihnya itu, ia juga mendapat foto indah bersama kekasihnya yang cantik malam itu, setidaknya untuk mimpi indahnya.


😁😁🤭😁😊😆😄😊🤭😊😄🤭😆😊🤭😄


Alhamdulillah bisa up lagi,...


Semoga kedepannya bisa up lagi..


Jangan lupa like, fav dan komen...

__ADS_1


Mohon maaf jika banyak salah kata..


Trimakasih...🙏🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2