Di Kejar Cinta Pak Guru

Di Kejar Cinta Pak Guru
KEBENARAN


__ADS_3

πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


...πŸ‚ADA BEBERAPA KEPAHITAN, YANG SERING DI BERI OLEH SEBUAH KEBENARANπŸ‚...


Pagi yang cerah, kali ini ardi sudah siap untuk pergi kekantornya, sementara lina juga sudah tiba lebih awal di kantor, ia segera menyiapkan semua berkas untuk meeting nanti, hari ini ardi akan melakukan meeting kembali bersama romeo, lina mengingat kembali pertemuan mereka yang lalu, tentang ucapan tuan romeo yang terlihat jelas sangat memperngaruhi ardi.


Ardi sudah berangkat menuju kantor, selama perjalan ia terus berpikir tentang ucapan romeo waktu itu, ia berharap jika nantinya romeo akan memberitahunya, tak ingin ada penyesalan jika ardi terlambat mengingatnya.


"Aku harus mengetahui semuanya dari romeo." batinnya.


Di sisi lain, ada pak seto yang juga sudah berangkat ke kantor, ia merasa rindu pada putrinya, padahal baru semalam putrinya pergi bersama adi, ia tidak bisa membayangkan nantinya jika putrinya pergi kerumah suaminya, namun ia merasa senang karna mayra mendapat pasangan yang sangat mencintai dirinya, ia juga percaya bahwa adi akan menjaga putrinya, namun pak seto kembali teringat, dengan hubungan ardi dan mayra, ia merasa aneh tentang keduanya, semenjak kecelakaan yang menimpa ardi, mayra tak pernah lagi menyebut nama ardi, begitupun sebaliknya, tapi hal itu tidak pak seto pikirkan terlalu dalam, ia yakin jika semua yang terjadi sesuai takdir, berharap semuanya adalah yang terbaik, mengingat ardi yang sempat kehilangan sebagian memorinya, pak seto menyadari jika mungkin saja mayra juga terhapus dari ingatannya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Sementara adi dan mayra juga tengah sarapan, keduanya makan bersama sembari menikmati pemandangan yang terlihat dari balkon, mayra tak banyak bicara, ia makan dengan tenang, mengingat kejadian semalam benar-benar membuatnya malu, untungnya saja adi tidak membahas hal itu.


Berbeda dengan adi, yang sebenarnya tau isi pikiran mayra, ia tak ingin membahas kejadian semalam yang nantinya akan membuat mayra merasa tidak nyaman, apalagi mengetahui mayra yang memang sengaja bangun lebih dulu sebelum adi bersiap untuk pulang, menghindari pembicaraan topik semalam, namun hari ini adi meminta mayra untuk tidak pergi kesekolah, ia sudah mengurus surat perizinannya, adi ingin mayra menunggunya di apartement sementara dirinya pergi kekantor,


awalnya mayra menolak, ia tidak ingin bolos, namun jika mayra memilih pulang lalu pergi ke sekolah, itu akan memakan waktu, hingga mayra mengiyakan ucapan adi.


Seperti gadis yang baik dan penurut, mayra mengangguk patuh mendengar ucapan adi, ia melarang mayra untuk pergi kemanapun sebelum adi datang, mendapati kekasih yang patuh, adi tersenyum, ia merasa mayra akan menjadi istri yang patuh nantinya.


"Ingat sayang..aku berangkat dan kamu tunggu di sini, jangan kemana-mana, jika ada sesuatu segera telfon aku, aku sudah mengurus semuanya, kita akan pulang setelah aku selesai." lembut adi, tak lupa satu kecupan hangat terselip di akhir kalimat.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Setelah kepergian adi, mayra memilih duduk disofa, ia menyandarkan tubuhnya, menatap langit-langit menerawang dunia, tiba-tiba saja terbesit di ingatannya tentang ardi, ada rasa penasaran tentang bagaimana keadaan ardi, setelah kecelakaan yang menimpanya, namun hal itu tidak mayra pikir terlalu dalam, karna ia tak mau kembali teringat tentang ardi, tidak ingin menyia-nyiakan usahanya selama ini untuk melupakannya selama ini.

__ADS_1


Mayra kembali teringat, tentang hubungannya dengan adi, ia harus bisa menyadari bahwa ada perasaan yang harus di jaga, mungkin akan lebih baik jika mayra menjauh dari semua hal yang berhubungan dengan ardi, ia juga masih ingat dengan ucapan bu anita yang memintanya menjauhi ardi, mayra hanya berharap, hubungannya dengan adi akan lebih baik kedepannya.


Beberapa saat mayra bangun beranjak dari duduknya, ia ingin berjalan-jalan ke luar apartement, untuk sekedar menghilangkan rasa jenuhnya, mayra membuka pintu dengan ragu, kemudian keluar perlahan, ada rasa bimbang di hatinya mengingat ucapan adi yang memintanya tetap di sana, tapi mayra hanya ingin berkeliling sebentar pikirnya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Namun baru saja keluar, tiba-tiba saja ada yang memanggilnya dari belakang, mayra terdiam, menoleh ke asal suara, dan mayra merasa terkejut saat melihat sosok itu, ia tak lain adalah nyonya juliet.


Berbeda dengan mayra yang merasa terkejut melihat juliet, ia justru merasa bahagia bisa bertemu dengan mayra di sana, ia sarkas menghampiri mayra kemudian memeluknya.


"Akhirnya aku bisa bertemu dengan mu mayra, kau apa kabar? sedang apa kamu disini? apa kau kemari bersama ardi?" cecar juliet senang.


Mayra merasa bingung mendengar rentetan pertayaan dari nyonya juliet, ia juga bingung harus menjelaskan apa tentang ardi, namun belum sempat mayra menjawab pertanyaan juliet, ia sudah di tarik oleh juliet agar ikut ke apartementnya untuk bicara, juliet merasa senang dan tidak sabar ingin berbincang dengan mayra, hingga terpaksa mayra ikut mengekorinya.


Keduanya kini sudah duduk di sofa, dengan posisi ternyaman masing-masing, nyonya juliet tidak ingin mayra terlalu formal dengan dirinya apalagi saat mereka hanya berdua, ia ingin menjadi layaknya seorang teman meski usia keduanya berbeda, juliet mulai mengungkap semua pertanyaan yang ada di hati dan pikirannya tentang mayra dan ardi.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Juliet sangat fokus mendengarkan cerita mayra, ia merasa sangat sedih mendengar cerita mayra, kisah cinta yang harusnya memberi bahagia bukannya luka, apalagi di saat mayra terlihat sedang menahan lukanya, dengan buliran-buliran bening yang masih tertahan di matanya, membendung banyak luka, juliet semakin merasa sesak tak kala melihat air mata mayra yang lolos mengalir di pipinya, menumpahkan sedikit kecewa.


Namun mayra berusaha menahan semuanya, ia segera menyeka buliran bening itu, tak ingin ada kesedihannya yang orang lain ketahui, cukup sesaknya yang terisak dalam diam dan senyumnya, mayra hanya terus menjelaskan bahwa semuanya adalah takdir, dan ia sangat menyesal dengan kesalahan yang ia perbuat apalagi sampai menyakiti hati orang lain meski tidak ia sengaja, dirinya tidak sedikitpun mengasihani dirinya sendiri, ia terus menjelaskan bahwa semua adalah kesalahannya, tak ingin semuanya terulang untuk kedua kalinya.


...πŸƒTIDAK INGIN BERTEMU SIAPAPUN, JIKA SEKEDAR MEMBERI KISAH BURUK, KARNA YANG KEJAM ITU TRAUMANYA.πŸƒ...


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Juliet tercengang mendengar ucapan mayra, ia menyadari sisi dewasa mayra, gadis cantik dan baik, beruntung sekali lelaki yang bisa memiliki mayra pikirnya, namun sayangnya, ardi bukanlah orang itu, kemudian karna merasa kesal pada ardi, juliet meraih ponselnya untuk menelfon sang suami, yah..pasalnya juliet tau bahwa saat itu romeo sedang mengadakan meeting bersama ardi.

__ADS_1


Mayra memohon pada juliet agar tidak mengatakan apapun pada suaminya, tak ingin ardi mengetahui kebenaran tersebut, namun percuma saja, juliet tidak bisa di bujuk, setelah telfonnya tersambung dengan sang suami, juliet segera memberitahu romeo bahwa dirinya sedang bersama mayra, ia juga mengatakan bahwa sekarang kebenaran sudah ia ketahui, bahkan juliet meminta sang suami untuk memperingatkan ardi bahwa ia akan sangat menyesal setelah mengingat semuanya nanti, karna semuanya sudah terlambat.


Di sisi lain romeo juga terkejut, ia penasaran bagaimana bisa sang istri bertemu dengan juliet, namun hal itu tak jadi masalah, yang terpenting juliet sudah bicara dengan mayra, ia juga yakin bahwa saat itu istrinya sedang emosi, mendengar peringatan yang ia berikan untuk ardi, romeo mengiyakan ucapan istrinya sebelum ia mengakhiri telfonnya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Ardi yang sedari tadi memperhatikan romeo merasa curiga, tak kala ia mendapat tatapan aneh dari romeo saat menelfon istri, begitupun lina, ia juga menyadari akan hal itu, namun lina hanya diam, kebetulan saja saat itu meeting mereka sudah selesai.


Sementara mayra hanya bisa mengehela nafas, tak kala melihat juliet selesai menelfon dengan suaminya, ia berharap tidak akan ada masalah setelah itu, akibat semua kebenaran yang ia katakan pada juliet, ia tak ingin ada yang terluka setelah itu, cukup dirinya, hanya saja setelah itu, mayra merasa cukup lega, ada sesak yang baru saja ia ringankan, kemudian mayra pamit pulang pada juliet, ia hawatir adi akan mencarinya, pasalnya sudah terlalu lama ia pergi dari kamarnya.


Meski masih merasa kurang, juliet akhirnya membiarkan mayra pergi, karna kebetulan saja, ia memiliki acara dengan teman-temannya, rasanya sudah cukup untuk cerita hari itu pikir nya, juliet yakin jika nanti mereka akan bertemu lagi.


"Ya sudah mayra, kau boleh pergi, tapi ingat, kita akan bertemu lagi, aku ingin kita menjadi sahabat." jelas juliet tersenyum.


"Trimakasih nyonya." sahut mayra.


Romeo mengerti dengan kebingungan ardi saat itu, namun ia ingin tahu seberapa besar usaha ardi untuk mengetahui kebenaran yang sesungguhnya, meski nanti semuanya sudah terlambat, hanya akan ada penyesalan yang nantinya ardi rasakan.


Namun sebelum romeo pergi, ia meminta yang lain untuk meninggalkan dirinya bersama ardi, ia ingin bicara beberapa hal dengannya, dan setelah mereka hanya berdua, romeo segera mengatakan semuanya.


"Apa kau tau ardi? saat ini istriku sedang bersama gadis itu, gadis cantik dan baik, entah apa yang mereka bicarakan, tapi yang jelas, istriku berpesan bahwa kamu akan menyesal saat mengingat semuanya, karna semuanya sudah terlambat, namun aku yakin satu hal, ada suatu kesalahan yang terjadi diantara kalian, mungkin saja kalian tidak menyadarinya dulu, tapi ya sudahlah, tidak perlu di bahas, lain kali kita akan bicara tapi tidak seperti ini." jelas romeo beranjak dari duduknya.


πŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒπŸƒ


Alhamdulillah bisa up..


mohon maaf apabila ada salah kata..

__ADS_1


trimakasih..😚🀭😚🀭😚🀭😚😚🀭😚😚🀭


__ADS_2