Di Kejar Cinta Pak Guru

Di Kejar Cinta Pak Guru
MALAPETAKA


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Jam sudah menunjukkan pukul 6 pagi, tapi kali itu, mayra belum terlihat batang hidungnya, sementara bu sinta dan pak seto sudah bangun. Tidak biasanya mayra bangun kesiangan, karna putri mereka adalah gadis yang rajin, lalu pak seto meminta sang istri untuk membangunkan putrinya.


⚑⚑⚑⚑⚑⚑⚑⚑⚑⚑


Bagai tersambar petir di pagi hari, bu sinta mematung kaget setelah membuka pintu kamar putrinya, matanya terbelalak kaget, melihat ardi dan mayra tidur bersama, dengan posisi ardi yang memeluk mayra dari belakang, bisa membuat siapapun yang melihat salah paham. Kebetulan saja, tadi malam mayra lupa mengunci pintu kamarnya.


"MAYRA....BANGUN..!!" bentak sang ibu.


Dan hal itu membuat sang empunya terperanjat kaget, mayra masih terduduk, ia tidak sadar dengan apa yang terjadi saat itu, ia masih mencoba mengumpulkan kesadarannya.


"Kenapa buk? Aku kesiangan ya?" keluh mayra.


Lantas bukannya bicara, sang ibu justru menarik mayra dari sana, kemudian menamparnya.


PLAAKKK....


Satu tamparan, mendarat sempurna di pipi cantikknya.


"Sejak kapan ibu mengajarimu begini? kenapa dia bisa ada disini? Apa yang sudah kalian lakukan berdua lakukan di sini?" bentak bu sinta.


Ardi terperanjat kaget, ia segera menghampiri mayra yang mendapat tamparan dari ibunya, begitu juga pak seto, ia segera berlari ke kamar putrinya mendengar kemarahan sang istri. Pak seto terkejut melihat ardi disana, lalu ia mencoba menenangkan sang istri yang sangat marah, apalagi sudah menampar putrinya.


"Buk, sabar buk, ini masih pagi, tidak enak di dengar tetangga." lembutnya.


"Tidak pak!! Coba lihat mereka! Bagaimana ibuk tidak marah pak? Apa kata orang nanti." jelas bu sinta emosi.


Mayra menangis melihat kemarahan sang ibu, ia memaklumi hal itu, karna itu adalah kesalahannnya, ia terus minta maaf dan berusaha menjelaskan semuanya, tapi sang ibu tidak mau mendengarkannya, bahkan bu sinta pergi meninggalkan mereka begitu saja. Mayra ingin mengejar sang ibu, tapi sang ayah melarangnya, ia justru meminta mayra mandi dan segera bersiap untuk pergi ke sekolah, sementara ia ingin bicara berdua dengan ardi.

__ADS_1


Pak seto pergi meninggalkan keduanya lebih dulu, sementara ardi masih menenangkan mayra, ia meyakinkan padanya bahwa semuanya akan baik-baik saja, barulah setelah itu ia pergi untuk bicara dengan ayah mayra, lalu mayra segera pergi mandi.


Di ruang tengah ardi sudah duduk berdua bersama pak seto, ia menjelaskan semuanya, bahwa apa yang dilihat tidak membuktikan semua kebenaran.


"Saya berani menjamin satu hal, bahwa kami berdua tidak melakukan apapun, dan jika terjadi sesuatu pada mayra, saya akan bertanggung jawab atas semuanya, saya hanya minta maaf pada anda pak, semua ini adalah kesalahan saya, saya yang sudah memaksa mayra untuk tidur dikamarnya, dan itu bukan kesalahan mayra, tapi satu hal yang harus bapak tau, saya sangat mencintai mayra, sejak awal kita bertemu meski mustahil bagi saya untuk mendapatkan mayra pak, saya berharap bapak percaya pada saya dan mayra."jelaa ardi penuh yakin.


Pak seto terdiam, ia yakin bahwa putrinya tidak pernah berbohong, begitu juga dengan ardi, ia percaya apa yang ardi katakan, tapi akan sulit untuk memberi penjelasan pada istrinya.


"Baiklah nak ardi, bapak percaya apa yang kamu katakan, tapi bapak harap, setelah kejadian ini, kamu jangan pernah kemari dengan alasan apapun, kamu pahamkan bagaimana sifat seorang ibu, apalagi kenyataannya mayra sudah bertunangan, akan ada banyak kehawatiran di hatinya, bapak yang mengurus ini semua, kamu jangan hawatir." jelas pak seto.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Ardi menghela nafas, ia kemudian pergi dari rumah mayra meski dengan terpaksa, tak ingin memperumit segalanya, meskipun di hatinya ada kehawatiran tentang perasaan mayra, ia berharap mayra akan baik-baik saja.


Sementara pak seto masih duduk terdiam setelah kepergian ardi, kemudian ia masuk kedalam kamarnya, mencoba menenangkan istrinya, menjelaskan semuanya secara perlahan, tak ingin ada kesalah pahaman diantara anak dan istrinya.


"Ibuk percaya sama bapak ya, mayra itu putri kita, kalau ibuk ragu dengan mayra, berarti ibuk ragu dengan didikan bapak, lagipula..nak ardi sudah menjelaskan semuanya pada bapak buk, dia berani bertanggung jawab jika terjadi sesuatu pada mayra, meski bapak tidak membenarkan apa yang sudah mereka lakukan." jelasnya.


Mendengar ketukan pintu di kamarnya, pak seto keluar menghampiri mayra, meninggalkan istrinya sendiri agar bisa istirahat. Ia menghela nafas melihat mata sembam putrinya, ada rasa tak tega melihat hal itu, tapi pak seto tidak bisa berbuat apa-apa, setidaknya mayra harus bisa menyadari bahwa apa yang dia lakukan itu tidaklah benar dan bisa menyakiti banyak orang.


"Apa yang terjadi itu tidak benar mayra, kau putriku jadi apapun yang terjadi adalah tanggung jawab kami sebagai orang tua, semoga setelah ini terjadi, banyak hal yang bisa kamu pelajari mayra, ya sudah, berangkatlah tapi jangan menangis, jangan hawatirkan soal ibumu, kau tetap putriku." jelas sang ayah penuh kasih.


Bahkan, pak seto menanggalkan satu kecupan hangat di kening putrinya, ia tak ingin mayra merasa terasingkan oleh orangtuanya sendiri, ia menyadari bahwa setiap anak bisa berbuat buat salah dan dari sana harusnya mereka belajar, dan itu adalah tanggung jawab mereka sebagai orang tua untuk selalu mengawasi anak-anaknya.


😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌😌


Saat menunggu ojek, tiba-tiba saja mobil adi berhenti di depan mayra, adi juga segera membukakan pintu untuk mayra, namun mayra masih terdiam, ia masih menatap adi di kursi kemudinya, dan kembali teringat dengan kejadian di kantornya. Melihat mayra yang diam mematung, adi merasa tak sabar, ia segara turun dan membawa mayra masuk duduk di mobilnya, setelah itu ia melajukan mobilnya.


Di perjalanan mayra masih terdiam, membuat adi merasa bingung, apalagi melihat mata sembam mayra. Namun adi memilih diam, ia tak ingin membahas hal yang akan merusak paginya, apalagi mayra terlihat tidak baik-baik saja, hingga akhirnya mereka tiba di sekolah. Dan kali ini mayra benar-benar diam, ia turun tanpa bicara satu katapun. Awalnya adi berpikir, jika mayra akan bicara setelah dirinya membawanya turun sampai ke parkiran sekolah, tapi ternyata tidak.

__ADS_1


Adi masih menatap kepergian mayra yang hampir menghilang dari pandangannya, ada sedikit rasa kesal menerima sikap mayra yang pergi begitu saja.


"Kenapa dengannya? aku harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi, dia tidak boleh bersikap seperti ini padaku." batinnya.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Tibanya di kelas, mayra juga masih terdiam, ia tak menghiraukan nana dan jeni yang bicara padanya, membuat keduanya merasa hawatir.


"Mayra kenapa? Bicara sama kita, jangan gini." kompak keduanya.


Tapi hasilnya nihil, mayra diam seribu bahasa, membuat kedua sahabatnya bingung, hingga akhirnya jam pelajaran di mulai.


Di sisi lain, ada ardi yang rupanya pulang ke rumahnya setelah dari rumah mayra, ia merebahkan tubuhnya di kasur, menatap langit-langit, mengingat semua momentnya bersama mayra, tapi hatinya merasa sedikit ngilu, mengingat tamparan yang harus mayra dapatkan, kebahagiannya menjadi malapetaka bagi mayra, dan ardi sangat menyangkan hal itu.


"Aku berjanji akan selalu ada untukmu mayra dalam keadaan apapun." gumamnya.


Sementara di kantor, ada pak seto yang tak fokus dengan pekerjaannya, ia mengingat apa yang terjadi pagi tadi di rumahnya, dan tamparan pertama yang mayra dapat dari ibunya. Ia berharap jika semuanya akan baik-baik saja, tidak akan ada hal buruk yang akan menimpa keluarganya.


Tiba-tiba saja lina datang menghampiri pak seto, ia mengantar beberapa berkas yang harus pak seto periksa ulang, namun kali itu lina datang dengan penuh bahagia, bukan karna apa, melainkan karna hari itu adalah hari gajiannya, membuatnya bahagia dan membuat banyak rencana.


" Pulang dari kantor, aku akan mengambil uang dan belanja di moll, kapan lagi bisa menikmati gaji, setidaknya aku bisa bahagia dengan gajiku, meskipun tidak dengan bossku." batinnya.


🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Alhamdulillah bisa up..


Semoga berkenan di hati..


mohon maaf apabila ada salah kata dll...

__ADS_1


Jangan lupa, like, love dan komen ya guys😌


Trimakasih...


__ADS_2