
Cinta merubah segalanya..
Membuat segalanya berbeda..
ππππππππππππππ
Di meja makan, ada mama anita yang tengah memikirkan putranya, karna semalam tidak pulang, karna tidak biasanya ardi tidak pulang, meskipun begitu, ardi selalu mengabari dirinya jika ia tidak pulang atau tinggal di apartement, hal itu membuat sang mama hawatir. Namun sayangnya, pikiran itu ditepis dengan kedatangan ardi yang sudah rapi, ia sengaja pulang untuk menjelaskan kemana ia pergi semalam, ardi mengatakan bahwa dirinya akan tinggal di apartementnya, dan hal itu membuat mama anita merasa lega, setidaknya ia tidak perlu cemas jika kedepannya ardi tidak pulang.
Setelah itu ardi pergi ke kamarnya, untuk mengambil barangnya yang ketinggalan, ia menolak ajakan sarapan sang mama karna ia sudah sarapan, bahkan ia merasa sangat kenyang meski hanya sekedar sarapan roti dan susu, karna sekedar itu saja yang membuatnya kenyang, melainkan perhatian mayra yang membuatnya merasa senang.
ββββββββββββ
Di sisi lain, di kelas mayra tepatnya, sedang terlaksana ulangan harian mapel bahasa, dengan guru kekasihnya sendiri, namun adi tidak sendirian, ia ditemani oleh guru magang perempuan, yang dengan jelas memiliki ketertarikan pada adi, bahkan ada beberapa siswa yang menjodoh-jodohkan keduanya, namun mayra tidak perduli, karna sejak awal mayra selalu berpikir, bahwa apa yang akan menjadi miliknya akan kembali padanya, tanpa ia minta, ia tak mau sakit hati dengan berharap pada suatu hal yang tak pasti, pikir mayra.
Meskipun terkadang kenyataan sering berbeda, banyak hal tak terduga yang sering terjadi tiba-tiba, seperti tiba-tiba ia jatuh cinta.πππ π€
Sembari mengawasi ujian, tak jarang beberapa kali guru magang itu mencuri pandang ke arah adi, terpesona akan ketampanan adi, dan sikapnya yang berwibawa, membuat semua wanita jatuh cinta. Hingga tanpa sengaja mayra menangkap saat ia sedang memandang adi dengan senyuman anehnya, melihat hal itu membuat mayra merasa jijik, ia tidak menyangka akan ada wanita yang menyukai adi, mengingat sikap adi pada awal pertemuan mereka yang membuat mayra jengkel.
Sebenarnya, adi mengetahui bahwa guru itu memiliki ketertarikan pada dirinya, namun itu tidak mempengaruhi dirinya, karna hanya ada satu gadis yang sudah menguasai hatinya, dan soal cantik, tidak perlu di pertanyakan lagi, mayra sudah sempurna di matanya.
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Tetttt....
Bel istirahat berbunyi, semua siswa segera mengumpulkan lembar ujiannya di meja, begitu juga mayra, namun bukan hanya lembar ujiannya saja yang mayra kumpulkan, tapi ada secarik kertas kecil yang berisi catatan untuk adi.
β " Teruntuk bapak yang terhormat, semoga anda bisa lebih perhatian pada seseorang yang sedang ingin mencari perhatian bapak, jangan patahkan hatinya."
Adi tersenyum membaca note yang mayra selipkan, ia segera menyimpannya di saku kemejanya, lalu pergi keluar bersama guru magang. Tapi adi menangkap satu hal dari note yang mayra berikan, ia menganggap mayra cemburu padanya, dan sangat memperhatikan dirinya, sehingga ia tau bahwa guru magang tersebut menyukai dirinya, sehingga dirinya mendapat surat teguran cinta yang pertama dari mayra.
"Aku suka ini sayang." batin adi senang.
Adi tersenyum mengingatnya, adi kemudian menuju perpus, namun sebelum itu, ia memanggil seorang siswi untuk memanggil mayra, ia memintanya agar memberitahu mayra untuk ke perpus.
__ADS_1
π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±π±
Mayra yang mendapat panggilan dari adi menghela nafas, membuat kedua sahabatnya tertawa, bahkan mereka mengejek mayra karna selalu mendapat panggilan khusus dari adi.
"Hobi banget pak adi manggil kamu, jangan-jangan dia demen lagi sama kamu say." ejek nana tertawa.
"Betul banget, tapi kalian cocok kok, dan aku setuju." tambah jeni tertawa.
Mayra mendengus kesal, ia segera pergi dari sana, tak ingin mendengar ejekan kedua sahabatnya. Ia juga tak ingin adi marah jika menunggunya terlalu lama, ia juga kembali teringat dengan note yang ia selipkan, berpikir adi memanggilnya karna hal itu, namun ia berharap adi tak akan marah padanya.
Dan ketika tiba di perpus, rupanya adi tengah duduk sembari mengoreksi hasil ujian, melihat hal itu mayra merasa sedikit lega, ia merasa tidak ada yang aneh jika dilihat dari situasi adi saat itu, dan dengan santainya mayra masuk menemuinya. Tapi dugaannya salah, tiba-tiba saja adi menatap mayra tajam, kemudian memintanya mendekat.
"Kemari mayra, lihat apa lembar jawabanmu sudah benar!" tegas adi.
π π π π π π π π π π π π
Mayra segera mendekat berdiri persis di samping adi, hatinya bergidik ngeri mendengar ucapan adi, lalu menatap lembar ujiannya, yang ternyata mendapat nilai sempurna, yang menurut mayra tidak ada yang salah dari hal itu. Dan siapa sangka, dengan sengaja adi menarik tubuh mayra, hingga terduduk di pangkuannya, membuat sang empunya terkejut.
"Nilai yang sempurna sayang, jadi aku harus memanggilmu untuk memberimu hadiah, dan hadiah apa yang ingin kamu minta?" bisik adi di telinganya.
"Aku tidak ingin hadiah apapun pak, biarkan aku pergi dari sini, jika tidak akan ada yang melihat kita." kesal mayra.
Adi justru tersenyum, ia tak menggubris ucapan mayra yang terdengar kesal, dirinya hanya fokus pada wajah cantik ada di depannya, bahkan dirinya tak perduli jika ada yang melihat mereka disana, adi sedang ingin berdua saja. Tak di gubris oleh adi membuat mayra berhenti bicara, ia sangat mengerti apa mau adi saat itu, namun sebelumnya, mayra melihat situasi disana, tak ingin ada masalah setelahnya.
Dan cupp..
πππππππ
Mayra mencium bibir adi, memberikannya serangan dadakan, bahkan mayra tak ragu untuk ******* lembut bibir adi dan mengalungkan tangannya. Adi tak menyangka akan mendapat serangan dadakan dari mayra, ia tersenyum dalam hati sembari menikmati ciuman lembut dari mayra, ia sangat menyukai hal itu, dan tidak menyia-nyiakannya begitu saja.
Meski hanya berlangsung selama 5 menit, adi merasa puas akan hal itu, ia merasa mayra melakukannya dengan penuh cinta, apalagi saat itu mayra menyerangnya lebih dulu tanpa diminta, membuatnya semakin tergila-gila pada mayra. Barulah setelah itu adi membiarkan mayra bangkit dari pangkuannya, tapi adi tetap memutuskan untuk memberi hadiah untuknya, dengan cara ingin mengajak mayra berbelanja, meskipun mayra menolaknya dengan beberapa alasan.
Ia merasa sudah sangat lama ia tidak pernah memanjakan mayra, bahkan mayra menolak blackcard yang adi berikan padanya, dengan alasan dirinya tidak menginginkan apapun, dan jika ia ingin, mayra akan memintanya, apalagi mayra memang tipikal wanita yang tidak terlalu fanatik dengan penampilannya, meskipun kecantikannya tidak pernah berkurang sedikitpun.
__ADS_1
Mayra mengangguk patuh, ia tidak ingin berdebat, kemudian hendak pergi meninggalkan adi, tapi langkahnya terhenti saat adi memintanya untuk kembali.
"Aku belum memintamu pergi sayang, jadi jangan kemana-mana, temani aku disini sampai jam masuk kelas berbunyi, dan ingat, jangan pergi kemanapun sebelum aku datang, jika tidak aku akan benar-benar marah padamu." jelas adi.
ππππππππππππ
Di sisi lain, ada ardi yang tengah bersandar di kursi kebesarannya, ia memejamkan matanya, menerawang ke angkasa lalu teringat pada mayra, gadis cantik dengan senyumannya, ramahnya dan perhatiannya yang sudah memenuhi hatinya. Ardi kembali teringat kejadian semalam, dimana dirinya bisa menikmati waktu yang tenang bersama mayra, tanpa ada gangguan apapun.
Bahkan ia berpikir untuk melakukan hal yang sama untuk seterusnya, karna hanya di waktu itulah, dirinya bisa merasa tenang saat menikmati waktu bersama mayra, semua perhatian mayra hanya untuknya, tidak ada kata berbagi dengan siapapun, bahkan ardi juga menginginkan hati mayra, ia yakin bahwa mayra juga merasakan hal yang sama. Ardi tersenyum, kemudian mengirim pesan pada mayra, bahwa dirinya sangat merindukan mayra, ia terus terbayang dengan wajah cantik yang akan menemani setiap malamnya.
πππππππππππππππ
Sementara di sekolah, bel pulang sekolah sudah berbunyi, mayra baru saja keluar dari kelas bersama kedua temannya, kemudian datanglah roy menghampiri ketiganya, ia datang untuk mengajak nana pulang bersama, membuat jeni dan mayra tersenyum menggoda.
"So sweet sekali sih pasangan ini!" ucap jeni.
"Betul banget, bikin aku meleleh say.." timpal mayra menggoda.
Sontak keduanya tertawa melihat wajah nana yang bersemu merah merona, mereka senang melihat sahabatnya bahagia, mereka juga berharap agar roy bisa menjaga perasaan nana, karna tidak ada yang boleh menyakiti salah satu diantara ketiganya.
Dari situ mayra kembali teringat dengan hubungannya dan adi, ada rasa bersalah yang kembali menghantui, saat dirinya tak bisa berbagi tentang hubungannya dengan adi, mayra sadar, bahwa dirinya telah melukai persahabatan mereka, namun mayra berjanji pada dirinya, bahwa ia akan segera memberitahu kedua sahabatnya tentang hubungannya adi di waktu yang tepat.
πππππππππππππ
Maaf ya semuanya..
setelah sekian purnama mom bisa up lagi..
gagal update untuk kalian..
maaf jika kurang memuaskan dan ada salah" kata dalam pengetikan...
jangan lupa like, love dan komen..
__ADS_1
trimakasih untuk kesabaran dan kesetiann kalian semua..
salam rindu dari momπ€π€π€π€