
" ohh iya, nona jeje tuan dika sudah memesan hotel rossen di kota M? "ujar heru dengan ramahnya memberitahukan kepada kekasih tuannya itu yang sudah duduk dijok pengemudi, yang membuat jeje pun langsung menganggukan kepalanya dengan ramahnya
"baiklah aku tahu! " saut jeje singkat yang sudah menoleh melihat kaca disebelah kirinya dengan wajah diamnya
"seperti ini juga sangat menyenangkan, tapi aku khawatir ini akan berkembang menjadi kebiasaanku nanti.. (batin jeje) dengan rasa bingbangnya didalam hatinya saat ini, dan heru pun dengan siapnya langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju kota M mengantarkan kekasih tuannya itu sampai tujuan dengan selamat
beberapa jam kemudian..
akhirnya jeje pun sudah sampai di tempat hotel yang sudah dipesankan oleh suaminya yang sudah berdiri dengan wajah bengongnya melihat hotel yang begitu besar , yang membuat heru pun pamit pergi menuju penginapan lainnya
" maaf, kamar yang sudah dipesankan atas nama dika nasution Abrams ! " ujar jeje kepada resepsonisnya dengan ramahnya yang membuat Resepsonispun langsung menganggukan kepalanya sembari memberikan kartu kunci kamar hotelnya yang sudah tersenyum ramahnya, dan tak banyak nunggu lagi jeje pun diantar oleh pelayan hotel untuk mengangkat barangnya menuju kamarnya dilantai paling atas
tak... tak... tak...
dan jeje pun akhirnya sampai dilantai atas dan berjalan masuk dengan wajah bengongnya melihat isi kamarnya yang begitu besar dan mewah yang membuat dirinya pun langsung menggelengkan kepalanya sembari menghelang nafas beratnya
__ADS_1
"uhu~~ternyata pria itu! adalah pemborosan yang paling besar!.. (batin jeje) yang sudah melihat setiap sudut kamarnya
"baiklah, nyonya semoga malammu menyenangkan! " ujar pelayan hotel itu yang ingin beranjak pergi namun dengan cepat jeje pun langsung merogoh tasnya dan memberikan uang tips kepada pelayan hotel itu
"ini, terimakasih! " saut jeje dengan ramahnya langsung menyodorkan uang selembar kertas berwarna merah kepada pelayan hotel itu yang membuat pelayan itu pun langsung menganggukan kepalanya sembari menerima uang itu dengan sopanya
"terima kasih, nyonya! " ujar pelayan hotel itu yang langsung beranjak pergi dengan ramahnya dan meninggalkan tamunya yang Sundah berada di dalam kamarnya
klikk... (suara pintu)
"wow! ini luar biasa ! bahkan bak mandinya pun sangat besar sekali! dan tidak ketinggalan pemandangan malam pun sangat indah, aku bahkan sangat beruntung! baiklah sebaiknya aku mandi lalu makan .. " dumel jeje yang Sudah berdiri di jendela kaca kamar mandinya yang begitu luas, sehingga dirinya pun langsung membuka bajunya sambari menyalakan air keran di dalam betapnya dan tak lupa dirinya pun mencampurkan aroma terapinya dan Wangi-wangian kedalam baknya
jeje pun yang sudah masuk kedalam betap iTu sembari mendengarkan musik sahduhya dengan ponselnya yang membuat dirinya begitu rilkes yang Sudah menaruhnya diatas meja disamping dirinya sembari memejamkan matanya , namun dengan tiba-tiba ponselpun berbunyi yang membuat jeje pun langsung membuka matanya dan langsung menekan tombol berwarna hijau
"halo.. apa kau Sudah berada di hotel? " tanya dika disebrang Sana
__ADS_1
"ya! " saut jeje singkat sembari menekan Lospekernya
"sedang apa? " tanya dika yang ingin tahu istrinya saat ini
"sedang mandi apa lagi! " saut jeje dengan suara khasnya
"sepertinya DAri suaramu kau sedang sangat bahagia iya, kan? "tanya jeje yang Sudah berjalan masuk ke lobby utama
"kau benar, aku sangat bahagia sekali! aku seorang diri tinggal dikamar yang begitu mewah dan besar, ini bukannya terlalu berlebihan ? "sindir jeje sembari memainkan busanya dimana-mana dengan senangnya
" ckk..baiklah, bagaimana apa kau Sudah makan? "tanya dika yang masih berjalan melewati resepsonisnya menuju lantai atas tanpa sepengetahuan istrinya iTu yang Sudah datang ke kota M malam itu juga
"nanti setelah mandi aku akan turun kebawah untuk makan!.. " saut jeje dengan senangnya yang tidak tahu akan kedatangan suaminya iTu yang Sudah berada dilantai bawah
"jika kau lelah, kau cukup menelepon layanan kamar! "saran dika kepada istrinya iTu sembari menekan tombol liftnya menuju ke lantai atas
__ADS_1
"tidak perlu, iTu juga tidak buruk aku bisa sendiri! terimakasih.." saut jeje yang masih memainkan busanya sembari menyemburkannya kemana-mana
"baiklah, tidak perlu sungkan , selamat bersenang-senang! " ujar dika yang Sudah tersenyum dengan senangnya sembari mematikan ponselnya yang Sudah berada di dalam liftnya iTu