Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
pertemuan tak di sengaja


__ADS_3

di tempat restoran..


"hah? apa kita akan makan disini ?.. " tanya salah satu karyawan itu kepada menejer nya yang sudah berjalan bersama yang lainya menuju restoran termasuk jeje yang sudah amat senang mengikuti langkah dengan yang lainya


"manajer, apa ini sungguhan kita akan makan disini.. " tanya karyawan satunya lagi dengan wajah penasarannya


"iya ini benar, hari ini kebetulan hari ulang tahunku, jadi kita akan makan enak disini.. " saut manajer itu yang sudah membalikkan tubuhnya sejenak kearah anak buahnya yang sudah menatap dan Melihat mereka yang penuh semangat dan bahagia


"apakah, manajer juga akan mentraktir kita makan steak.. " tanya jeje pada manajernya yang sudah berjalan di depannya


"wah , kenapa hari ultah hanya 1 kali setahun ? sungguh disayangkan sekali!. .. " ujar salah satu karyawan lagi yang sudah berdiri di samping manajernya dengan senyuman merkah dibibirnya


"apa kau tidak salah sebagai memegang keuangan di kantor kami, kau juga bisa telaktir kami semuanya di saat ultah mu tiba.. " saut manajer Yudi itu sembari menepuk pundak anak buahnya beberapa kali


yang membuat anak buahnya pun langsung terdiam kikuk sembari menggaruk lekuk lehernya yang tidak gatal


"haha... aku tidak ada hari ultah , aku juga tidak tahu kapan aku lahir.. " yang membuat karyawan yang lain pun langsung ketawa berbahak-bahak mendengar satu rekannya yang dibilang tak mau rugi itu alias pelit..


"hahahaha!.... hahahahah.!...

__ADS_1


dalam bersamaan dika pun yang sudah berdiri melihat dan memperhatikan sekelompok orang yang sudah berjalan masuk ke sebuah restoran yang dia tuju dengan wajah terkejutnya melihat sosok wanita yang selama ini dia incar


" ckk.. kebetulan? atau memang jodoh? mengapa dia ada disini juga?.. (batin dika) yang sudah berjalan masuk menuju meja yang sudah di pesannya sebelomnya


beberapa menit kemudian.


tap.. tap.. tap..


"halo..


" ah, kau sudah datang rupanya.. " ujar dika yang sudah melihat sosok wanita yang sudah berdiri di hadapannya yang tak lain adalah lalisa dengan penampilan yang sangat cantik dan menggoda para pria mata keranjang


"tidak masalah, aku juga baru datang! . . "saut dika sembari membuka buku menu yang sudah disiapkan di atas mejanya, sama halnya dengan lalisa yang sedang memilih minuman kesukaannya


"aku pilih anggur dulu, aku biasanya suka mencoba anggur , dan restoran ini meyajikan daging kualitas tinggi, tetapi tidak menyediakan anggur tua! . . " ucap lalisa dengan rasa so tahunya di depan dika saat ini , yang membuat dika pun yang mendengar itu tersenyum miring


"anggur yang bagus belom tentu karena penyimpanan yang lama, kuncinya ada pada buah anggurnya.. " saut dika yang sudah menatap lalisa dengan wajah datarnya


"kalau kau ingin minum anggur tua, aku punya pilihan terbaik untukmu. . " saran dika yang sudah menatap wanita itu dengan wajah seriusnya yang membuat lalisa pun langsung terdiam terpaku mendengar itu

__ADS_1


beberapa jam kemudian..


didalam toilet..


syurr... (suara air)


"Mmm.... Mmm... mmm.. wah.. steak sapi muda... rasanya enak sekali... " ujar jeje yang bicara sendiri sembari mencuci tangannya dengan wajah senangnya dengan perutnya yang sudah kenyang


"sungguh makan malam yang luar biasa.. " ujar jeje yang sudah berjalan keluar sembari mengelus-ngelus perutnya yang sudah sedikit buncit namun dengan tiba-tiba ..


"halo..


yang membuat jeje pun langsung berhenti berjalan dan menoleh kearah kiri yang sudah ada sosok laki-laki yang tak asing baginya yang sudah berdiri bersandar di depan toilet dengan kedua tangannya yang sudah di lipat didadanya dengan rasa PDnya


" kau, mahluk aneh yang tempo hari itu'kan ? kenapa kau ada disini.. " tanya. jeje pada laki-laki itu dengan wajah juteknya


yang membuat dika pun langsung kaget dan sedikit kesal mendengar itu


"apa kau bilang! mahl.... mahluk? . . " saut dika yang sudah melotot kearah wanita itu

__ADS_1


__ADS_2