
Beberapa menit Kemudian..
akhirnya mereka pun pulang juga dari club itu, yang saat ini sedang menuju pulang dengan mobilnya yang sudah melajukan dengan maksimal
brumm.. brummm...
" dasar itu berani-beraninya.. " dumel dika yang masih sangat geregetan sembari menyetir mobilnya dengan wajah masih sangat kesalnya , yang membuat jeje pun langsung menoleh melihat suaminya itu
"terimakasih!.. "ujar jeje singkat dengan wajah diamnya yang membuat dika pun langsung menaikan halisnya mendengar itu
" apa?..
"terimakasih telah memberi pelajara kepada Dion! aku seharusnya memberinya beberapa pukulan lagi! biar tahu rasa dia! " ujar jeje yang sedikit tersenyum menatap suaminya itu
__ADS_1
" hahah..kau berencana seperti anak kecil? " tanya dika yang sudah menatap lurus dengan senyumannya
"iya memang benar,dan aku bahagia seperti anak kecil , ini seperti menghabisi dan menindas lebih besar dariku! " ujar jeje yang amat puasnya kepada kaka tirinya itu yang membuat dika pun tertawa lepas mendengarnya
"hahaha...
"meskipun ibu tiriku pasti akan memberiku hari-hari yang sulit, tapi aku masih merasa sangat bahagia! " ujar jeje yang sudah mengempalkan tangannya yang amat geregetan mengingat masa sulitnya bersamanya dulu
"hahaha... ternyata masih ada cara seperti ini yah!.. hehe... " ujar jeje yang tertawa tak biasanya, yang membuat dika pun melirik istrinya itu dengan tatapan herannya
"apa yang kau tertawakan? " tanya dika kepada istrinya itu sembari melihat lurus dengan seriusnya
"tidak, aku hanya membanyangkan bagaimana rupa ibu tiriku ketika dia tinggal di pinggir kota pastinya lucu sekali bukan? selama ayahku tidak harus mengikutinya .. hahah.. kelihatanya aku orang yang masih niat buruk kepada ibu tiriku !.. hahah... rasanya luar biasa bukan. . hahaha!.. ujar jeje yang bicara begitu senangnya sembari ketawa tak henti-hentinya, yang membuat dika pun dengan cepat menghentikan mobilnya dengan tiba-tiba dan langsung mencium istrinya itu yang tanpa aba-aba yang sudah duduk disamping jok pengemudi, yang membuat jeje pun langsung terdiam sembari memejamkan matanya menikamati ciuman dari suaminya itu yang cukup laman
__ADS_1
"mmmuuaaachh💕.. mmeeuuacch.. 💕..
untungnya jalanan raya di malam hari sangat sepi jadi tidak ada yang mengganggu mereka yang sedang memadu kasih ..
tak berselang lama, dika pun melepaskan ciumannya dan menatap istrinya itu yang begitu lekat sembari memegang pipinya yang cabi itu
"aku ingin sekali kau tertawa seperti ini disaat didepanku setiap harinya, berbahagialah dan tertawa lah seperti anak kecil , ini pertama kalinya aku melihatmu tertawa bahagia , wajahmu yang tersenyum terlihat cantik, aku belom pernah melihatmu seperti ini? " ujar dika dengan suara pelannya tersenyum senang menatap istrinya itu, yang membuat jeje tersimpuh malu dengan wajah merah merona di pipinya itu yang sudah menatap kedua bola mata suaminya itu yang begitu dalam
"ini adalah malam dan hari terindah dalam hidupku? "saut jeje dengan suara pelannya menatap suaminya itu yang sudah tersenyum penuh kebahagiaan yang terukir dimatanya
"aku janji padamu aku akan selalu membahagiakanmu setiap harinya? " ujar dika dengan suara khasnya berjanji kepada istrinya itu sembari menatapnya yang begitu lekat dan mencium lagi bibir mungil istrinya itu yang begitu dalam, yang membuat jeje pun tersenyum dengan bahagianya yang sudah berani dan pintar membalas ciuman suaminya itu tanpa henti yang membuat dika pun semakin senang melihat kemajuan istrinya itu yang mulai pandai berciuman yang sudah saling bersahutan dengan nafas yang memburu begitu hebat di dalam mobil Sana
"muuuacchh💕.. mmmuuaacchh💕..
__ADS_1