Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
mandi yang begitu lama


__ADS_3

"bukankah aku pernah bilang ? disaat aku tidak bersedia , jangan memaksaku tidur denganmu? " saut jeje yang sudah menampakan wajah malasnya


"jadi, apakah kau ingin menolaknya? " tanya dika yang sudah menatap istrinya itu yang membuat jeje pun terdiam sejenak sembari menghelang nafas beratnya


" uhu~~~tidak juga , apa harus mandi sekarang juga ? "tanya jeje yang sudah menampakan wajah pasrahnya


"kau tak lihat, jam dingding sudah menujukan jam 10:23 lewat ? " saut dika sembari menujuk jam dingding dengan jarinya yang tak jauh dari dirinya dengan wajah datarnya


"bukankah kau juga akan menginap disini dengan magsud lain ?" tanya jeje dengan wajah seriusnya yang membuat dika pun langsung menepis pertanyaan jeje padanya


"kau ingin mandi jam berapa pun terserah? meskipun kau tidak mandi sekalipun? " saut dika dengan masa bodonya yang sudah duduk didepan televisi dengan wajah dinginnya


"bukan begitu, aku hanya sembarangan bicara barusan, baiklah , sekarang aku mau mandi ? " ujar jeje sembari memijat lekuk lehernya yang amat berat beberapa kali dan berjalan menuju kamarnya namun dalam sekejap jeje pun berhenti sejenak sembari mempalingkan wajahnya kearah punggung suaminya itu yang sudah duduk diatas sofa dengan santainya sembari menyalahkan televisinya yang membuat jeje pun menghelang nafas beratnya


"uhu~~~


"apakah karena terlalu sering, ini menjadi yang sudah terlalu biasa? kelihatannya semuanya akan baik-baik saja . . (batin jeje) yang sudah membalikkan tubuhnya sembari berjalan lagi menuju kamar mandinya dan tak lupa membawa baju tidurnya yang berwarna hitam tasparan yang sudah di siapakan sebelumnya oleh dika untuk salin nanti dengan wajah gugup bercampur aduk seperti gado-gado

__ADS_1


klikk... (suara pintu)


"harus bagaimana ini? aku gugup sekali! pasti akan terlihat aku baru pertama kalinya... ya Tuhan.. , tapi lebih baik jika dia menganggap aku sudah berpengalaman, tapi dia sudah tahu aku masih perawan? tetapi... aku harus mengerti sedikit agar dapat berakting dengan baik . . " dumel jeje yang sudah beranjak bangun dari duduk Closetnya dan berdiri menghadap cermin dengan wajah bingung bercampur gelisahnya


"orgasme itu seperti apa? apa seperti orang mabuk minuman? atau pikiran menjadi kosong? ya ampun aku harus bagaimana!!! sudahlah sebaiknya aku mandi dulu.. " gerutu jeje yang bicara sendiri dengan banyangannya langsung membuka bajunya satu persatu dan dimasukan kedalam keranjang baju kotornya dan dirinya pun langsung masuk kedalam betap yang sudah menyuguhkan aroma terapi yang begitu menyengat di hidungnya , yang membuat jeje pun dalam sekejap menghilang dari rasa gugup dan gelisahnya itu dari otaknya yang sudah rileks dengan wangi-wanginan


1 jam kemudian..


klikk... (suara pintu)


"kau mandi sudah 1 jam lebih ! apa kau sedang membersihkan lumpur? "tanya dika dengan wajah herannya


" jika membersihkan lumpur, mungkin lebih dari 1 jam! "saut jeje sembari melepaskan handuknya dari rambutnya yang masih basah dengan sengajanya


"jika kau terlambat 1 menit lagi , aku akan masuk ke kamar mandi dan menangkapmu keluar... " ujar dika dengan wajah datarnya menatap istrinya itu yang kelihatan seger dan pres , yang berbeda sebelomnya yang begitu lesu


"itu sangat bagus sekali! " canda jeje dengan wajah berserinya sembari mengibas-ngibaskan rambutnya beberapa kali , yang membuat dika pun terkejut melihat istrinya itu yang sudah melempar senyuman padanya dengan candaan

__ADS_1


"kau masih bisa bercanda juga ternyata? " tanya dika yang masih menatap punggung istrinya itu yang sudah berjalan menuju rias mejanya


"hahah... paling tidak rambutku harus dikeringkan dulu, bukan? " ujar


jeje dengan sengajanya mencari alesan untuk sedikit menghindar dari suaminya itu yang sudah menunggunya dari tadi di atas ranjangnya


"basah juga tidak masalah bagiku! " saut dika yang sudah menampakan wajah tak sabarannya , yang membuat jeje pun tak bisa mengelak ataupun menghindar lagi yang sudah berdiri dengan wajah gugupnya yang sudah tersembunyikan


"baiklah.kalau begitu aku matikan lampunya nya?


tek...


yang membuat jeje pun dengan gugupnya langsung berjalan menuju ranjangnya dengan tangannya yang sudah gemetar hebat sembari membuka kimononya dan menaruhnya diatas sofanya, yang membuat dika terdiam dengan wajah bengong nya melihat lekuk tubuhnya yang begitu seksi meski di dalam kegelapan yang sudah menelan ludahnya dengan diam-diam


yang membuat jeje pun dengan ketakutan dan was-wasnya langsung beranjak naik keatas ranjangnya dan langsung menyelimuti tubuhnya itu yang sudah membelakangi tubuh suaminya itu dengan jantungnya yang sudah berdetak lebih kencang didalam sana


dag💕.. dig💕.. dug💕..

__ADS_1


__ADS_2