Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
berdebatan yang tak kujung selesai


__ADS_3

malam pun tiba..


dika pun kembali lagi ke apartmentnya dan menemui istrinya lagi yang masih membahas masalah tadi siang


"meskipun kontraknya berakhir , kau masih harus tinggal bersamaku saat aku bersikeras apa kau tahu !" triak dika yang masih belom terima dengan kenyataannya kepada istrinya itu yang sudah berdiri dihadapanya


"tidak boleh, maksudku tidak bisa seperti ini! "protes jeje dengan wajah sedikit Kesalnya kepada suaminya itu yang terlalu egois


"apakah kau mau berdebat denganku sekarang? dan tidak boleh memberikan uang tau barang untukmu! kenapa? " triak dika yang sudah memegang kedua bahu istrinya itu dengan tatapan marahnya


"lagian tidak ada jumlah lebih yang bisa diberikan , itu cukup bagiku untuk menjadi kekasih + istri sirihmu selama setahun! " saut jeje yang sudah menampakan wajah Kesalnya kepada suaminya itu


"aku tidak pernah menjadikanmu sebagai kekasih atau pun istriku bahkan sekali pun! " bentak dika dengan amarahnya yang membuat jeje pun terkejut mendengar perkataan suaminya itu

__ADS_1


"apa? bukankah kita bertemu Karena hal ini, kau jangan main-main seperti anak kecil... "saut jeje yang sudah menatap suaminya itu yang sedikit rasa kecewanya


"kau benar-benar wanita yang tidak mengerti pria sama sekali! "cetus dika yang sudah menatap istrinya yang begitu peka terhadapnya


"bahkan jika tidak memahami laki-laki , apa yang tidak bisa dilakukan juga pasti bisa melakukannya! " cibir jeje dengan suara khasnya yang membuat dika pun semakin marah dan emosi kepada istrinya


"katakan padaku apa yang membuatmu begitu membenciku disaat bersamaku? aku membiarkan kau bicara! " triak dika dengan suara tegasnya yang sudah salah pengertian kepada istrinya itu yang membuat jeje pun menghelang nafas beratnya dengan diamnya


" ini terlalu baik untukmu , dan terlalu banyak kenangan indah bersamanya!.. (batin jeje) yang sudah menundukan wajahnya terdiam dengan perasaannya saat ini terlalu kacau untuk dikatakan kepada suaminya itu


"kenapa kau malah diam saja! tatapa aku! bagaimana pun juga kita sudah bertemu? apa salahnya kalau kita memperpanjangnya sedikit lebih lama lagi! " ujar dika yang protes kepada istrinya itu dengan wajah marahnya sembari memegang kedua bahu yang begitu erat, yang membuat jeje pun langsung mengadahkan wajahnya sembari menepis tangan suaminya itu dari kedua bahunya dengan kasar


"ckk.. kau bilang hanya sedikit lebih lama? kau ingin terus bersamaku, sampai Saatnya kau menikah dengan wanita lain? menurutmu aku bisa bagaimana? " tanya jeje dengan suara tegasnya menatap suaminya itu yang terlalu egois , yang membuat dika pun terdiam menatap istrinya itu yang sedikit rasa bersalahnya

__ADS_1


"kalau begitu apakah kau ingin menikah denganku? " tanya dika balik yang sudah menatap dengan seriusnya , yang membuat jeje pun langsung menatap suaminya itu dengan rasa marahnya


"aku belom pernah berpikir untuk menikahimu, aku juga tahu betul status dan derajat kita , bahkan aku juga tidak bisa menikah denganmu! "saut jeje dengan suara tegasnya yang menahan rasa perasaannya kepada suaminya itu yang terpendam didalam hatinya


"bukankah lebih baik bertemu dengan keadaan seperti ini? bertemu seperti kekasih yang sedang jatuh cinta? "saran dika yang sudah menatap istrinya itu yang menahan rasa perasaannya yang sedikit kecewa


"apa kau pikir aku tidak punya apa-apa? aku memiliki otak dan hati , apakah kau pikir aku bisa melupakan segalanya begitu aku berbalik nanti? " ujar jeje dengan suara khasnya mengutarakan isi hatinya sembari memegang dan meremas baju dibagian jantungnya yang begitu kuat , yang membuat dika pun mengkerutkan halisnya dengan tatapan rasa bersalahnya


"omong kosong apa ini? " tanya dika kepada istrinya itu


"aku sangat tidak nyaman, sungguh sangat tidak nyaman sekali! waktu bersamamu tidaklah buruk, tapi aku hanya khawatir aku tidak bisa melupakannya , dan aku takut aku akan jadi gila! " triak jeje yang marah langsung membalikan tubuhnya berjalan keluar kamarnya, yang membuat dika pun sedikit terkejut dengan apa yang ucapkan istrinya itu


"jeje! " guman dika yang terdiam berdiri menatap punggung istrinya itu yang pergi begitu saja dari pandangannya yang membuat dirinya pun langsung menundukan wajahnya dengan perasaanya yang kacau saat ini

__ADS_1


__ADS_2