Dicintai Ceo Berhati Iicik

Dicintai Ceo Berhati Iicik
jeje yang marah besar


__ADS_3

beberapa menit kemudian..


mereka pun akhirnya sudah sampai ditempat dimana jeje sangat terkejut bukan main yang sudah berjalan masuk dengan wajah bengongnya


tak.. tak.. tak..


"halo, wakil direktur selamat malam! lama tidak berjumpa ! " sapa menejer clab itu yang sudah berdiri sembari membungkukan tubuhnya sedikit dengan hormatnya


"apa kabar? apa bisa ambilkan kopi kami? jeje apa kau mau susu panas? " ujar dika dengan senyum ramahnya menoleh pada istrinya itu yang sudah bengong sembari menganggukan kepalanya


"iya? " saut jeje singkat


"minum kopi dan susu didalam clab memang ada?.. (batin jeje) yang sudah mengkerutkan matanya menatap suaminya itu


"baiklah, susu hangat dan berikan aku segelas jus buah ! " pinta dika kepada menejer itu yang masih berdiri sembari membungkukan tubuhnya sedikit yang ingin pamit pergi


"baik, saya mengerti tuan! " saut menejer itu singkat


"tempat yang tiba-tiba kau bawa aku pergi ternyata adalah clab, aku baru tahu tahu ternyata didalam discotik ada kopi dan susu, aku sama sekali tidak mengerti!" sindir jeje yang sudah menatap suaminya itu dengan wajah datarnya


"aku juga kau merasa begitu! "saut dika yang sudah tersenyum licik kepada suaminya itu


"banyak sekali orang yang mengenalmu? termasuk menejer tadi? "tanya jeje dengan suara khasnya menatap suaminya itu


"rahasia adalah prinsip bisnis di sini! lihat juga harus berpura-pura tidak lihat , begitu juga dengan mendengar! " saut dika yang sudah memberitahukan kepada istrinya itu yang membuat jeje pun mengerti apa maksud suaminya itu


tak berselang lama minuman dan makanan pun tersaji di atas mejanya yang sudah ditata rapih yang membuat jeje pun hanya bisa terdiam melihat semua makanan diatas mejanya,namun dengan tiba-tiba dika pun meraih dan memegang tangan istrinya itu dengan kedua tangannya yang begitu lembut yang membuat jeje pun sedikit terkejut

__ADS_1


"mau ngapain? " tanya jeje yang sudah melihat tangannya dengan wajah herannya


"tidak apa, bukankah kau bilang kalau aku menggemgam tanganmu, kau akan berpikir petapa baiknya kalau aku benar jadi kekasihmu? " saut dika yang sudah terseyum penuh arti kepada istrinya itu yang membuat jeje pun menghelang nafas beratnya


"uhu~~iya ! " saut jeje singkat yang langsung menarik tangannya dengan perlahan dari genggaman suaminya itu, yang langsung beranjak bangun dari duduknya


"kenapa? kau mau kemana? " tanya dika yang sudah menampakan wajah bengongnya melihat istrinya itu


"aku mau ke toilet!apa kau tahu dimana tempatnya? " saut jeje dengan wajah datarnya


"diujung sebelah kanan, apa aku antar ? " ujar dika yang ingin beranjak bangun dari duduknya, yang membuat jeje pun langsung menoleh melihat suaminya itu dengan wajah sedikit kesalnya


"siapa yang masih butuh diantar ke toilet, jangan bercanda aku bisa sendiri , kau duduk saja! " pinta jeje dengan suara khasnya dengan juteknya yang membuat dika pun tak bisa berkata apa-apa lagi hanya bisa terdiam dan duduk kembali sembari melihat punggung istrinya itu pergi dari pandangannya


beberapa menit kemudian..


jeje pun yang sudah selesai, dari dalam toiletnya namun dengan tiba-tiba dirinya pun bertabrakan dengan seseorang pria


"ahh!!


" wow! tak kusangka ternyata bisa ketemu jeje janey ditempat seperti ini! bener-benar sungguh mengejutkan bukan? "ujar dino Brampton kaka tirinya jeje dari anak ibu tirinya yang sudah berdiri dengan angkuhnya menatap adik tirinya itu, yang membuat jeje pun sangat terkejut bukan main melihat kaka tirinya itu


"hah! kau!.. iya, benar bertemu ditempat seperti ini sungguh sangat mengejutkanku! "saut jeje yang sudah menampakan wajah juteknya didepan kaka tirinya itu


"aku kira aku salah lihat, melihat beberapa kali , ternyata kau datang bersama tuan dika benar, kan? " triak dino dengan suara kerasnya berteriak didepan adik tirinya itu dengan wajah kesalnya, yang membuat jeje pun langsung memundurkan wajahnya sembari menutup hidungnya yang sudah mencium bau akohol dimulut kaka tirinya itu


"memangnya kenapa apa ada masalah? " cetus jeje dengan juteknya

__ADS_1


"ckk., kau tanya ada masalah , aku semakin penasaran bagaiman tuan dika bisa membawamu kesini!" cibir dino yang sudah tersenyum meremehkan


"kalau kau penasaran dan punya keberanian kenapa kau tidak tanya dia langsung? " saut jeje dengan juteknya yang tak pernah takut sama sekali kepada kaka tirinya itu


"kalau mamahku tahu pasti akan senang sekali! hahah..." cibir dion yang tersenyum miringnya menatap adik tirinya itu, yang membuat jeje pun hanya bisa menahan rasa geregetanya yang sudah mengempal tangannya yang begitu kuat


"ingin rasanya kupukul dia!.. (batin jeje)


"tanya saja , dan lihat apa dia akan suka atau malah kebalikanya! " cetus jeje yang sudah menampakan wajah suramnya yang membuat dino pun semakin kesal mendengarnya


"apa kau tidak tahu , dia sedang mendiskusikan pernikahanya dengan lalisa ! " triak dino dengan dengan wajah galaknya


"lalu! " saut jeje singkat yang sudah menatap dengan dinginya


"apa? ..


"lalu, kenapa bila lalisa dan dika belom menikah? kau jangan salah kira, aku juga tidak mau bersama suami lalisa!" ujar jeje dengan wajah kesalnya menatap kaka tirinya itu


"hah! kau berpura-pura polos, padahal paling jago menghianati,emang bagus berpura-pura lebih baik hati dari siapapun, masih saja mempunyai kemampuan seperti itu sungguh menjijikan! "bentak Dion yang sudah melotot kepada adik tirinya itu sembari berkacak pinggang dengan angkuhnya


"kau jangan asal bicara, aku tidak pernah berpura-pura baik ataupun polos, aku tidak pernah menghianati siapa pun! ucampakan itu baik-baik! "triak jeje yang emosi sembari menujuk wajah kaka tirinya itu dengan jarinya, yang membuat dino pun semakin marah tak terima


"sial, kau yang sekarang benar-benar berani menujukku dan berani berteriak padaku hah! " bentak Dion dengan emosinya, yang membuat jeje pun tak mau kalah yang sudah menampakan wajah galaknya


"apa kau bilang barusan! " triak jeje yang emosi


"ada apa, sialan!"triak Dion yang melotot kepada adik tirinya itu yang membuat jeje pun dengan rasa emosi yang tak tertahankan langsung menampar kaka tirinya itu

__ADS_1


plakkkk.....


"dasar bajingan!kau memangnya siapa? beraninya kau memarahiku ditempat seperti ini! " triak jeje dengan rasa emosi dan geregetanya menatap kaka tirinya itu


__ADS_2