
"aku tidak bermagsud menyalahkanmu, aku hanya mengatakan kalau berprangsangka pada seseorang Itu Salah! " ujar dika yang sudah menatap istrinya Itu didepannya , yang membuat jeje pun langsung tersenyum kesal sembari menghelang nafas beratnya
"uhu~~iya kau benar! " saut jeje yang ingin meminum kopinya yang belom abis Itu dari tangannya, yang membuat dika pun dengan sontak langsung menghentikanya
"tunggu! apa kau belom menghabisakan kopimu dari tadi? " tanya dika sembari memegang kopi dari tangan istrinya Itu yang membuat jeje pun terkejut melihat tingkah suaminya Itu
"belom, kenapa memangnya? " saut jeje dengan wajah penasaranya melihat tangan suaminya Itu yang sudah mengambil kopinya dari tangannya
"jangan meminumnya lagi! " ujar dika dengan wajah datarnya langsung membuang kopinya ketempat sampah begitu saja yang membuat jeje pun langsung terkejut dengan mata melotonya menatap suaminya Itu
__ADS_1
"kau! selalu saja memerintahku ?
"bukannya ini negosiasi? aku bilang aku Akan membelikan kopi lebih baik Dan lebih Mahal dari yang kau minum barusan lain Kali , bukankah ini juga termasuk negosiasi? " ujar dika dengan wajah PDnya , yang membuat jeje pun langsung mengkerutkan dahinya dengan wajah heranya menatap suaminya Itu
"ckk.. aku tidak pernah melihat orang bernegosiasi ketika berkencan? " tanya jeje dengan suara khasnya menatap suaminya Itu yang sudah saling berhadapan dibawah air hujan
"kau hanya sedang berpura-pura berpengalaman dalam berkencan !aku sudah sudah tahu Itu! "protes dika yang membenarkan kebenarannya pada istrinya Itu yang selalu gengsi padanya , yang membuat jeje pun langsung menampakan wajah Tak terimanya
"bukannya sudah jelas! " saut dika dengan suara tegasnya yang sudah tahu istrinya Itu yang masih perawan di saat mebobolnya beberapa hari yang lalu sembari menatap istrinya Itu yang Tak mau kalah
__ADS_1
"apa kau pikir setiap pasangan dalam hubungan yang begitu romantis harus melakukan ****? sungguh lucu sekali! " Cetus jeje dengan wajah juteknya , yang membuat dika pun langsung terdiam dengan wajah Tak sukanya
"apa mereka tidak Akan? magsudku, aku tidak percaya seorang perempuan yang sering berkencan, tidak melakukan **** sama sekali! "sindir dika sembari merangkul bahu istrinya Itu dari dekapannya sembari memanyunginya Agar Tak terkena cipratan air hujan yang Tak kunjung berhenti Itu , yang membuat jeje pun langsung menoleh melihat suaminya Itu yang Tak terima ,dan dengan sengajanya dirinya pun langsung berbicara sembari memanas-manasin suaminya Itu dengan sombongnya
"magsudmu !adalah aku contohnya? walau aku berkencan dengan banyak laki-laki tapi...
yang membuat dika pun dengan geregetan mendengar istrinya Itu dengan cepat dirinyapun langsung membalikan tubuh istrinya kearah dekapannya yang langsung mencium bibir mungilnya Itu yang begitu dalam yang sudah membuang payungnya begitu saja , yang membuat jeje pun terkejut dengan mata melotonya yang tidak bergerak didalam dekapan suaminya Itu yang begitu erat dibawah air hujan yang begitu derás,
"UkhHh!! meeuuuuccchhhhh💕.. mmmuuuuaacchh💕..
__ADS_1
yang membuat dirinya pun langsung memejamkan matanya menikmati ciuman suaminya Itu yang sudah terbawa suasana romatisnya di malam hari yang sudah diguyur hujan dengan nikmat, Dan mengabaikan beberapa orang yang sudah melihatnya dengan tatapan irinya bagi sepasang kekasih pada umumnya
Dan dika pun yang masih mencium bibir istrinya Itu yang Tak lepas langsung dengan cepat menggedong tubuh istrinya Itu dari dekapannya Dan berjalan dengan hati-hatinya menuju appartementnya yang Tak jauh dari mereka yang sudah basah kuyup dengan nafas mereka yang sudah mengebu-ngebu Tak sabarannya yang begitu lekat , yang membuat satpam pun terkejut tersenyum malu-malu sembari menggelengkan kepalanya beberapa Kali yang sudah menutup wajahnya dengan tangannya Itu, melihat tingkah sepasang pemuda yang sedang memadu kasih dihadapnya yang sudah berjalan masuk menuju lift khusus , Dan untungnya suasana appartementnya lagi sepi pengunjung dibawah lobby yang membuat dika Dan jeje pun leluasa masuk yang masih menggedong istrinya Itu dari dekapannya yang begitu erat